4 Kali Terbakar TPA Sukawinatan Tetap Tampung Sampah 

- Redaksi

Selasa, 3 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARALUBLIK.ID, PALEMBANG – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan Kota Palembang belum sepenuhnya padam dari terbakar untuk yang keempat kalinya sejak kemarin. Meski api telah hilang namun kondisi di tumpukan gunung sampah masih panas dan berasap untuk itu tim satgas masih tetap membasahi tumpukan sampa tersebut.

Meski masih dalam kondisi panas, TPA Sukawinatan Kota Palembang hingga saat ini masih tetap menampung sampah. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang, Akhmad Mustain mengatakan kebakaran yang terjadi tidak mempengaruhi sampah yang masuk, sebab TPA Sukawinatan memiliki lahan seluas 25 hektar.

“Sampah dari masyarakat masih ditampung di TPA Sukawinatan karena luasannya kan 25 hektar dan kalau sampah baru masuk itu basah jadi tidak mungkin terbakar. Area yang terbakar kemarin karena sampah lama di tumpukan lama dan cuaca panas sehingga rentan terbakar,” ungkapnya.

Diungkapkan Mustain, sampah yang masuk ke TPA Sukawinatan rata-rata mencapai 800-900 ton per hari.

“Karena yang terpakai baru 18 hektar lokasi di TPA Sukawinatan, sehingga semua sampah di Kota Palembang masih bisa ditampung,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa tidak ada unsur kesengajaan dalam kasus kebakaran di TPA Sukawinatan tersebut. Menurutnya, kebakaran yang terjadi di TPA Sukawinatan disebabkan oleh terbentukanya segitiga api yang terdiri dari gas metan, oksigen dan suhu yang panas.

“Jadi kebakaran itu tidak meluas hanya satu titik kemudian ada lagi titik lainnya. Tapi kalau ditotalkan dari kebakaran yang terjadi kemarin sekitar 2 hektar luasnya,” kata dia.

Mustain menyebut saat ini sudah tidak ada lagi titik api yang terlihat. Namun, tim masih terus melakukan penyiraman untuk memastikan area bawah tetap basah dan tidak dalam kondisi panas.

Pihaknya juga menegaskan sejak kejadian kebakaran yang kedua, DLHK telah melakukan patroli 24 jam dan menetapkan jadwal patroli karena cakupan area yang luas dan kondisi yang panas.

Berita Terkait

Tidak Memberikan Uang Parkir, Driver Online Alami Penganiayaan
Kapolrestabes Palembang Tegaskan Flyer Ajakan Pawai LGBT di BKB Hoaks
Siap-siap Akan Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Sumsel
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi
Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang
Usai Dilimpahkan ke JPU, PH Iwan Tuaji: Semua Akan Diuji di Persidangan
Tiga Remaja Diduga Curi Kabel PJU di Palembang, Diamankan Polisi
Asap Tebal Selimuti Jalan Sudirman Palembang, Gedung Tinggi Nyaris Tak Terlihat

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 11:59 WIB

Kapolrestabes Palembang Tegaskan Flyer Ajakan Pawai LGBT di BKB Hoaks

Jumat, 25 September 2026 - 17:57 WIB

Siap-siap Akan Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Sumsel

Jumat, 25 September 2026 - 17:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi

Jumat, 25 September 2026 - 13:46 WIB

Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang

Jumat, 25 September 2026 - 11:57 WIB

Usai Dilimpahkan ke JPU, PH Iwan Tuaji: Semua Akan Diuji di Persidangan

Berita Terbaru

Sumsel

Hijaukan Lahan Wujudkan Ketahanan Pangan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:09 WIB