Waspada Cuaca Ekstrem, Masyarakat Diminta Hindari Pohon Besar dan Baliho

- Redaksi

Jumat, 5 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala BPBD Pagar Alam, Herdensi. (Photo: Delta Handoko)

Plt Kepala BPBD Pagar Alam, Herdensi. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pagar Alam, meminta masyarakat yang berada di deerah rawan bencana selalu dapat meningkatkan kewaspadaan.

Terlebih lagi, sekarang sudah memasuki musim penghujan, yang intensitasnya cukup tinggi. Di mana, sejumlah wilayah di Pagar Alam tanahnya banyak yang labil dan rentan terjadi longsor hingga bencana alam lainnya.

“Kita ada peringatan dini. Jadi, berdasarkan data analisis BMKG, kita bisa mengambil langkah antisipasi bencana alam, seperti halnya banjir maupun tanah longsor. Sejauh ini, untuk kejadian longsor belum terpantau,” ujar Pelaksana Tugas Kepala BPBD Pagar Alam, Herdensi, Jum’at (5/11/2021).

Terpenting, kata dia, dengan kondisi cuaca yang kurang bersahabat, aktivitas di luar rumah sedikit dikurangi. Jika berada di luar, sebisa mungkin untuk dapat menghindari pohon besar, gorong-gorong, maupun baliho.

“Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, kewaspadaan dan kehati-hatian masyarakat harus ditingkatkan. Makanya kita senantiasa mengingatkan kepada masyarakat akan bahaya bencana alam yang bisa terjadi. Terlebih di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat,” ungkapnya.

Mengantisipasi hal tidak diinginkan, sambung Herdensi, pihaknya mengimbau masyarakat harus menyiapkan diri. Bila keluar rumah bisa menghindari pohon besar, gorong-gorong yang bisa meluap.

“Bagi masyarakat yang bermukim di daerah rawan longsor, diminta untuk berhati-hati. Terutama ketika ditemukan ada ciri-ciri rembesan air yang keluar dari tanah berada di tebingan, agar segera melapor dan segera untuk berpindah tempat ke daerah lebih aman,” imbuhnya.

Ciri-ciri dari longsor itu sendiri, sebutnya, dimulai dari adanya rembesan air yang berwarna keruh. Bila mendapati ciri-ciri tersebut, khusus masyarakat yang bermukim di daerah berada di daerah yang memiliki tingkat kecuraman lebih dari 45°, kiranya untuk dapat menghubungi petugas BPBD.

Sedangkan untuk titik-titik lokasi atau daerah yang rawan longsor di wilayah Pagar Alam, yakni mulai dari seputaran Endikat, Kelurahan Atung Bungsu, yang beberapa bulan lalu sempat ada tanah longsor menutupi badan jalan.Kemudian di daerah seputaran Lematang, serta untuk di kawasan Gunung, ada di daerah Antan Delapan, Kelurahan Dempo Makmur, Kecamatan Pagar Alam Utara.

“Kita selalu mengimbau kepada maayarakat untuk senantiasa mewaspadai bencana longsor di tengah kondisi cuaca tak bersahabat,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah
Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi
Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi
Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas
Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor
Puluhan Hektar Lahan Area Bandara Atung Bungsu Jadi Santapan Si Jago Merah, Armada STN Turut Berjibaku Lakukan Pemadaman
Ratusan Pendaftar Siap Pecahkan Rekor Bentangkan 2026 Meter Sang Saka Di Atap Dempo 
Pemkot Pagar Alam Dukung Pecahkan Rekor di Atas Awan! Bentang Bendera 2026 Meter di Puncak Dempo

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor

Berita Terbaru

Sumsel

Menemukan Pancasila dalam Pengalaman Hidup Saya

Sabtu, 15 Agu 2026 - 23:26 WIB

Empat Lawang

Bupati Joncik Kukuhkan Paskibraka Empat Lawang

Sabtu, 15 Agu 2026 - 22:51 WIB