Warga Prabumulih Jadi Korban Copet di Bawah Jembatan Ampera

- Redaksi

Senin, 28 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban usai membuat laporan Polisi di Polretabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

Korban usai membuat laporan Polisi di Polretabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Maksud hati ingin jalan jalan, menikmati indahnya Sungai Musi dan keramaian di kota Palembang, pemuda dari Prabumulih ini malah kecopetan saat tepat berada di bawah jembatan Ampera.

Korbannya kali ini adalah Aril Andika Pratama (20), bersama temannya ia mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Minggu (27/4/2025).

Kepada petugas piket korban mengatakan jika peristiwa yang biasa alami terjadi pada Sabtu (26/4) sekitar pukul 15.30 wib, di Jl Tengkuruk tepatnya dekat Pos Sat Pol PP dibawah Jembatan Ampera.

“Kejadiannya cepat, saat hilang saya bingung, dan sekarang saya laporkan ke Polisi berharap pelaku bisa ditangkap, dan Handphone saya masih bisa kembali,” harapnya.

Ia menjelaskan jika mulanya kedatangannya ke Kota Palembang yakni untuk jalan jalan melihat lihat di sekitaran benteng Kuto Besak (BKB) dan Jembatan ampera. “Saya dari Prabumulih pak, di Palembang ini rencananya mau jalan jalan saja,” jelasnya.

Kemudian saat korban berada di bawah Jembatan Ampera, tepatnya depan Pos Jaga Sat Pol PP, tiba tiba ada orang tidak dikenal yang menabrakkan badannya ke korban. Namun korban tidak menyadari jika saat itu handphone yang saya letakkan miliknya sudah hilang diambil oleh pencopet.

“Saya baru sadar ketika aaat sesudah ditabrak orang yang tidak dikenal itu, teman saya menanyakan ada barang yang hilang tidak, saat diperiksa, ternyata handphone saya yang diletakkan di saku jaket depan sudah tidak ada,” terangnya.

Merasa curiga, lalu korban dan temannya ini berusaha mencari orang yang menabraknya tadi, dan mencoba menanyakan handphone miliknya.

“Kami curiga orang yang memepet saya adalah pencurinya, jadi kami cari dan ketemu, tapi saat ditanya dan mau diperiksa, orang itu marah dan langsung kabur, ciri ciri orangnya tinggi hitam Pakai topi dan tas,” sebutnya.

Atas kejadian tersebut korban kehilangan handphone merek Vivo Y29 warna putih marmer miliknya yang ditaksir seharga Rp2,4 juta.

Laporan tersebut diterima oleh petugas piket SPKT Polrestabes Palembang, dengan dugaan Pencurian Biasa UU Nomor 1 tahun 1968 tentang KUHP senagaimana dimaksud dalam Pasal 362.

Kepala SPKT Polrestabes Palembang, melalu Panit II, Erwinsyah mengatakan laporan pelapor sudah diterima petugas piket dan akan diteruskan ke Satreskrim untuk segera ditindak lanjuti.

“Ya laporan akan kami teruskan ke Satreskrim supaya bisa segera di proses dan ditindaklanjuti,” tuturnya. (ANA)

Berita Terkait

Komplotan Pembobol Kabel PLN Digulung di Jambi, Dua Anggota Masih Buron
Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Pasutri, Wanita di Palembang Lapor Polisi
SAT Reskrim Polres Empat Berhasil Ungkap Kasus Kepemilikan Senpi Raritan Dan Bahan Peledak Ilegal
Polda Sumsel Tangkap Pemilik Senpi Rakitan di OKU Timur, Amankan Revolver dan Peluru Tajam
Honda CRF Milik Mahasiswa Hilang Saat Diparkir di Tempat Kerja, Kerugian Capai Rp38 Juta
Komplotan Pencuri Besi Dermaga 7 Ulu Dibongkar, Satu Pelaku Ditangkap Polisi
Setelah Sempat Kabur, DPO Kasus Curat di Ogan Ilir Akhirnya Diciduk Tim Rimau Batu
Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis, Ribuan Warga Serbu Bakti Kesehatan Polda Sumsel

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:20 WIB

Komplotan Pembobol Kabel PLN Digulung di Jambi, Dua Anggota Masih Buron

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:20 WIB

Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Pasutri, Wanita di Palembang Lapor Polisi

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:59 WIB

SAT Reskrim Polres Empat Berhasil Ungkap Kasus Kepemilikan Senpi Raritan Dan Bahan Peledak Ilegal

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:02 WIB

Polda Sumsel Tangkap Pemilik Senpi Rakitan di OKU Timur, Amankan Revolver dan Peluru Tajam

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:59 WIB

Honda CRF Milik Mahasiswa Hilang Saat Diparkir di Tempat Kerja, Kerugian Capai Rp38 Juta

Berita Terbaru