Warga Bakal Ramai Kunjungi BKB, Rayakan Tahun Baru

- Redaksi

Sabtu, 25 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, yang terlihat ramai dikunjungi warga, Jumat malam (24/12/2021).
Foto: ike/SP

Suasana kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, yang terlihat ramai dikunjungi warga, Jumat malam (24/12/2021). Foto: ike/SP

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Meskipun pemerintah kota Palembang melarang kegiatan kerumunan dan perayaan tahun baru. Namun di BKB Palembang, tetap bakal dipenuhi masyarakat. Walaupun hanya sekedar makan dan menikmati malam di pinggir Sungai Musi.

Hal itu diakui pedagang makanan di BKB, Indah, Jumat (24/12/2021). Pada momen tahun baru pendapatan para pedagang dapat meningkatkan dua kali lipat dari hari biasa, yakni dari Rp. 500.000 menjadi sampai Rp. 1 juta. “Biasa kalau momen perayaan tahun baru ada peningkatan pendapatan,” ujar dia.

Pada saat momen tahun baru, para pedagang juga bisa buka sampai dengan jam 3 atau 4 subuh. Para pelancong biasanya juga nongkrong bersama, selesai momen tahun baru pukul 12 tengah malam.

Adapun untuk tarif parkir yang tinggi di kawasan tersebut, tidak menjadi penghalang masyarakat untuk datang. “Iya emang disini masih sering terdengar harga tarif parkir yang dipungut lumayan besar,” ujar Indah.

Sementara untuk tarif harga parkir di kawasan BKB, kisaran harga dari Rp. 2000 – Rp. 5000 untuk motor, dan mobil kisaran Rp. 3000 – Rp. 10.000 perkendaran.

Kebanyakan para pengunjung tidak keberatan dengan tarif tersebut. Sebab, jika mereka mengunjungi mal ataupun hotel tarif parkir juga dihitung perjam. Dan satu jam biayanya bisa sampai Rp 2000-3000.

“Iya, kalo menurut saya sih tidak ada masalah, soalnya juga di Mall maupun hotel menerapkan tarif parkir perjam. Dan kita di sini berkunjung bisa sampai 3 sampai 4 jam, wajar sih menurut saya (tarid parkir yang berlaku,” tutup Novi. (Ike)

Berita Terkait

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying
Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia
Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib
Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati
Jangan Asal Salahkan Gubernur, DPRD Sumsel Ungkap Fakta Kewenangan Jalan Rusak di Sumsel
86 Solution Ikut Sukseskan Konser Spektakuler Slank di Palembang

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:53 WIB

Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 17:30 WIB

Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:08 WIB

Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib

Senin, 25 Mei 2026 - 17:03 WIB

Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB