Walikota Ajak Warga Palembang Sigap Hadapi Banjir

- Redaksi

Selasa, 28 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), menginisiasi apel siaga banjir di halaman kantor dinas PU PR, Selasa (28/12/2021).

Apel siaga ini merupakan salah satu respon cepat akan dampak La Nina. Apel ini langsung dipimpin Walikota Palembang, Harnojoyo, didampingi Kapolrestabes Kombes Irvan Prawira Satyaputra, Kasdin 0418 Letkol Inf M. Dasam, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Ratu Dewa.

Harnojoyo mengatakan, akhir-akhir ini curah hujan yang melanda kota Palembang cukup tinggi. Hujan ekstrem pun telah terjadi pada malam Sabtu (25/12/2021). “Hujan yang terjadi Sabtu lalu paling tinggi dalam 32 tahun terakhir,” kata Harnojoyo.

Rilis dari BMKG, kata orang nomor satu di kota tertua di Indonesia ini, curah hujan yang terjadi kemarin lalu, tercatat sebesar 159.7 mm.

“Ini karena aktifnya fenomenal La Nina, dan terjadi curah hujan yang sangat tinggi yang langsung berdampak genanganh disejumlah titik kota ini yang mencapai ketinggian genangan air 1,5 meter, termasuk daerah yang tidak terjadi genangan,” katanya.

Harnojoyo mengimbau, terjadinya curah hujan yang sangat tinggi itu, untuk lebih menjadi perhatian untuk sigap dan siaga pada titik-titik kawasan yang berpotensi banjir.

Harnojoyo juga mengungkapkan, saat banjir terjadinya dirinya langsung melakukan pengecekan pompanisasi di kawasan Sungai Bendung, dan diketahui dari enam pompanisasi hanya dua pompa yang bekerja secara maksimal.

“Dengan adanya peristiwa kemarin, saya harapkan adanya rekontruksi terhadap sistem pompanisasi,” tegasnya.

Mengantisipasi terjadinya genangan ini, diperlukan meningkat fungsi saluran air terutama gorong gorong. “Diperlukan juga pendekatan lebih intesif kepada masyarakat akan sosialisasi akan pentingnya menjaga lingkungan dan meningkatkan gotong royong,” ajaknya.

Dan tak kalah pentingnya untuk menertibkan bangunan bangunan yang menyalahi peruntukan menutupi saluran air. “Kita juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif mewaspadai cuaca ekstrim ini,” ajaknya lagi. (ANA)

Berita Terkait

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying
Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia
Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib
Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati
Jangan Asal Salahkan Gubernur, DPRD Sumsel Ungkap Fakta Kewenangan Jalan Rusak di Sumsel
86 Solution Ikut Sukseskan Konser Spektakuler Slank di Palembang

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:53 WIB

Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 17:30 WIB

Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:08 WIB

Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib

Senin, 25 Mei 2026 - 17:03 WIB

Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB