WALHI Sumsel Desak Pemkot Jalankan PTUN

- Redaksi

Selasa, 11 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapublik.id PALEMBANG-Belum tuntas masalah banjir 25 Desember 2021 lalu, lagi-lagi banjir melanda Kota Palembang beberapa hari lalu bahkan berlangsung sampai dua hari di beberapa titik jalan protokol.

Banjir ini karena Pemkot Palembang yang tidak melaksanakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sesuai Perda 15/2012 tentang RTRW Kota Palembang tahun 2012/2023,

Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sumatera Selatan (Sumsel) pun melakukan untuk rasa di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang, Selasa (11/10/2022).

Devisi Hukum dan Ham WALHI Sumsel Yusri Arafat mengatakan, WALHI menang menuntut Pemerintah Kota Palembang atas banjir 25-26 Desember 2021.

Maka, sesuai dengan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) beberapa bulan lalu, menyatakan WALHI Sumsel dan perwakilan masyarakat menang dalam gugatan permasalahan banjir kepada Pemkot Palembang.

Sebagai tergugat yang kalah, Pemerintah Kota Palembang diwajibkan memenuhi tuntutan masyarakat dalam pengendalian banjir.

Diantaranya pembenahan drainase dan kolam retensi, lalu menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH), dan upaya pengendalian banjir lainnya.

“Karena berdasarkan pembuktian di pengadilan, bahwa drainase ataupun kolam retensi tidak mampu menampung debit air sehingga terjadilah banjir,” katanya.

Bahkan, menurutnya tuntutan dari WALHI yang mewakili masyarakat Palembang ini belum dilaksanakan oleh pemerintah.

“Kita sudah menyerahkan surat pelaksana sukarela ke walikota, tapi tidak ada eksekusi dari walikota,” katanya.

WALHI meminta DPRD Kota Palembang untuk memprioritaskan eksekusi tuntutan tersebut.

Mengawasi dan mengawal juga mengutamakan dengan penganggaran terkait infrastruktur penanganan banjir di Palembang.

“Jika tidak ditindaklanjuti ini akan jadi masalah besar bagi Pemkot dan DPRD, karena akan mengancam keselamatan warga,” katanya.

Kabag Fasilitasi DPRD Kota Palembang Yohanalia mengatakan, pihaknya menerima aspirasi yang disampaikan oleh WALHI.

“Karena anggota dewan sedang dinas luar, maka akan kami sampaikan hasil dari pertemuan dengan WALHI ini besoknya,” katanya.

Berita Terkait

Buron ke Lampung, Deo Pelaku Jambret Akhirnya Ditangkap Unit Ranmor
Pemutihan Pajak Sumsel Dongkrak Pembayaran PKB, Tembus 160.801 Kendaraan
Honda Genergy Hadir di SMK PGRI 3 Palembang, Jadi Wadah Ekspresi dan Kreativitas Siswa
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Kesiapan Bisnis UMKM Sumbagsel melalui UMK Academy 2026
Penyerangan Di Pertahanan Ujung,Ketua RT, RW Dan Satu Warga Jadi Korban Pembacokan Senjata Tajam 
Larangan Vape Berlaku Nasional, Polda Sumsel Ingatkan Personel dan Pengunjung Patuhi Aturan
Polda Sumsel Bergerak Cepat, Pria 31 Tahun Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Diamankan
Semangat Hari Sumpah Pemuda, PLN UP3 Bengkulu Gelar Aksi Donor Darah

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 16:04 WIB

Buron ke Lampung, Deo Pelaku Jambret Akhirnya Ditangkap Unit Ranmor

Senin, 2 November 2026 - 16:00 WIB

Pemutihan Pajak Sumsel Dongkrak Pembayaran PKB, Tembus 160.801 Kendaraan

Senin, 2 November 2026 - 15:54 WIB

Honda Genergy Hadir di SMK PGRI 3 Palembang, Jadi Wadah Ekspresi dan Kreativitas Siswa

Senin, 2 November 2026 - 15:17 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Kesiapan Bisnis UMKM Sumbagsel melalui UMK Academy 2026

Senin, 2 November 2026 - 15:03 WIB

Penyerangan Di Pertahanan Ujung,Ketua RT, RW Dan Satu Warga Jadi Korban Pembacokan Senjata Tajam 

Berita Terbaru

Kota Palembang

Buron ke Lampung, Deo Pelaku Jambret Akhirnya Ditangkap Unit Ranmor

Senin, 2 Nov 2026 - 16:04 WIB