Wah ! Harga Tiket Masuk Borobudur Jadi Rp750 Ribu

- Redaksi

Minggu, 5 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Candi borobudur.
Foto: net

Candi borobudur. Foto: net

SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Candi Borobudur menjadi trending topic di media sosial Twitter setelah pemerintah mengumumkan harga tiket masuk ke kawasan candi untuk wisatawan domestik jadi sebesar Rp750 ribu. Pengumuman tarif baru ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

“Kami juga sepakat untuk membatasi kuota turis sebanyak 1.200 orang per hari, dengan biaya 100 dollar untuk wisman dan turis domestik sebesar 750 ribu rupiah. Khusus untuk pelajar, kami berikan biaya 5.000 rupiah saja,” ujar Luhut melalui akun Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan, Sabtu (4/6) dikutip cnn Indonesia, Minggu (5/6/2022).

Tarif baru yang dianggap terlalu tinggi tersebut mengundang berbagai komentar dari warganet, Minggu (5/6) pukul 10.24 WIB, kata kunci Borobudur di twitter telah mencapai lebih dari enam ribu cuitan.

Salah satu cuitan datang dari akun @snap_chalkzone yang menyebut dirinya akan berpikir ulang jika akan berkunjung ke Borobudur sekarang.

“Mikir ulang buat ke Borobudur dengan harga segitu. 750rb bisa buat jalan-jalan ke Jogja 4-5 hari,” katanya.

Komentar lain datang dari akun @si_gembira yang menyebut tarif masuk tersebut hampir setara dengan setengah upah minimum regional (UMR) Yogyakarta.

“Tarif masuk borobudur ki setengahe umr jogja yo,” ujarnya.

Lebih lanjut, salah satu warganet bernama @danangps melontarkan candaan untuk menggunakan seragam saat berkunjung ke Borobudur agar tarif masuknya murah.

“Tips, kalo mau masuk Borobudur, pakailah baju seragam sekolah, karena hanya bayar 5000 saja,” ujarnya.

Meski demikian, salah seorang warganet mengaku setuju dengan kenaikan tarif masuk ini. Menurut akun @DipoNiarto, harga tiket masuk kawasan Candi Borobudur yang telalu murah menyebabkan kawasan candi cepat rusak karena wisatawan.

“Setuju!! Saking murahnya tiket borobudur sekarang, banyak wisatawan norak yg suka ngerusak: naik-naik stupa buat foto dll,” kata dia. (*)

Berita Terkait

Aksi Teatrikal Pantomim Pelajar Palembang Suguhkan Kehidupan Pinggiran Sungai Musi
Kain Tenun Tajung Ciri Khas Palembang Tetap Eksis hingga Sekarang
BRI Sabet Penghargaan Global Berkat Transformasi Digital melalui BRIAPI
Masjid Lawang Kidul, Rumah Ibadah Islam Tertua Ketiga di Palembang
Jabat Ketua IKKM, Barkudin Ingin Lestarikan Budaya Komering
Air Terjun Suban Kedubu, Objek Wisata Eksotis yang Belum Banyak Diketahui
Dua Cagar Budaya Dirusak, Seniman Palembang Lapor Polisi
Datang ke Bangka, Wajib Kunjungi Mercusuar Menyaksikan Pemandangan Laut Lepas yang Indah

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 10:06 WIB

Aksi Teatrikal Pantomim Pelajar Palembang Suguhkan Kehidupan Pinggiran Sungai Musi

Selasa, 10 Desember 2024 - 17:26 WIB

Kain Tenun Tajung Ciri Khas Palembang Tetap Eksis hingga Sekarang

Jumat, 22 November 2024 - 15:42 WIB

BRI Sabet Penghargaan Global Berkat Transformasi Digital melalui BRIAPI

Senin, 1 April 2024 - 16:08 WIB

Masjid Lawang Kidul, Rumah Ibadah Islam Tertua Ketiga di Palembang

Minggu, 3 Maret 2024 - 20:29 WIB

Jabat Ketua IKKM, Barkudin Ingin Lestarikan Budaya Komering

Berita Terbaru

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru saat diwawancarai langsung, Senin (9/6/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Herman Deru Segera Usulkan Plt Bupati Muara Enim Pasca OTT KPK

Selasa, 9 Jun 2026 - 17:43 WIB

Foto : Muchlis stafsus gubernur sumsel

Kota Palembang

Stafsus Gubernur Sumsel Mukhlis: Masyarakat Jangan Terpancing Isu Sara

Selasa, 9 Jun 2026 - 17:02 WIB