Masjid Lawang Kidul, Rumah Ibadah Islam Tertua Ketiga di Palembang

- Redaksi

Senin, 1 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Jalur sungai menjadi alternatif untuk melakukan syiar agama Islam. Seperti Masjid Lawang Kidul yang berada di tepian Sungai Musi Palembang menjadi salah satu tempat penyebaran agama Islam.

Masjid ini dibangun Mgs. H. Abdul Hamid (Ki Marogan) pada tahun 1881 silam. Meski usianya yang sudah ratusan tahun. Namun, tidak merubah keaslian bangunan masjid yang bergaya Tiongkok dan Nusantara.

Kiagus M Fauzi selaku pengurus Masjid Lawang Kidul mengatakan, Masjid Lawang Kidul merupakan Masjid tertua ketiga setelah Masjid Agung dan Masjid Ki Marogan di Kertapati Palembang.

“Masjid Lawang Kidul ini merupakan kembaran masjid Ki Marogan, karena yang buat kedua masjid orang yang sama, yakni Mgs. H. Abdul Hamid,” kata Fauzi saat ditemui di Masjid yang berada di Jalan Slamet Riyadi, Lorong Lawang Kidul, Kelurahan 5 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang, Minggu (1/4/2024).

Dinamakan Masjid Lawang Kidul sendiri karena posisi masjid yang menghadap sisi Selatan Sungai Musi atau bagian Hilir.

“Jalur sungai menjadi alternatif penyebaran agama Islam di Kota Palembang sejak dahulu, dari itulah Kgs Abdul Hamid atau Ki Marogan membangun masjid Lawang Kidul di tepian Sungai Musi ini,” ungkap Fauzi.

Dijelaskan Fauzi bahwa bangunan masjid bergaya Tiongkok dan Nusantara ini dibuat mirip dengan Masjid Agung Palembang.

“Atapnya berbentuk Limas berundak dan dihiasi tanduk, ada tambahan mustaka juga di puncak kubah utama,” jelas Fauzi.

Sementara di dalam masjid ditopang empat tiang soko guru dan tiang penyanggah lainnya.

Tiang masjid terbuat dari kayu unglen, keunikan masjid juga terlihat dari mimbar masjid yang indah dengan ukiran khas Palembang.

“Masjid Lawang Kidul mampu menampung hingga 1.500 jemaah,” terang Fauzi.

Saat Ramadan kegiatan keagamaan juga makin giat dilaksanakan, seperti tausiah dan khatam Al-quran.

“Di Masjid Lawang Kidul juga ada kegiatan buka puasa bersama,” tutur Fauzi. (ANA)

Berita Terkait

Terungkap! Sopir Truk yang Ditemukan Tak Bernyawa di Betung Meninggal karena Serangan Jantung
Dua Anggota DPRD Palembang Diperiksa sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek Lampu Jalan
Remaja 16 Tahun Tewas dalam Tabrakan Dua Motor di Plaju, Dua Korban Kritis
Vonis 1 Tahun Penjara, Eks PNS Dispora Palembang Terbukti Gelapkan Dana Tiket dan Hotel Perjalanan Dinas
Cekcok Soal Utang Rp15 Juta, Rahmat Sidik Divonis 12 Tahun Penjara
Tuntutan Kasus Vape Etomidate Ditunda, JPU Akui Berkas Belum Siap
Polres Empat Lawang Borong Prestasi, Raih Juara III Inovasi Pelayanan Publik Reskrim Tingkat Polda Sumsel
Honda Corner Ramaikan Nyanyian Riang Gembira, Hadirkan Aktivitas Seru dan Promo Spesial

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Terungkap! Sopir Truk yang Ditemukan Tak Bernyawa di Betung Meninggal karena Serangan Jantung

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:50 WIB

Dua Anggota DPRD Palembang Diperiksa sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek Lampu Jalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:42 WIB

Remaja 16 Tahun Tewas dalam Tabrakan Dua Motor di Plaju, Dua Korban Kritis

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:40 WIB

Vonis 1 Tahun Penjara, Eks PNS Dispora Palembang Terbukti Gelapkan Dana Tiket dan Hotel Perjalanan Dinas

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:38 WIB

Cekcok Soal Utang Rp15 Juta, Rahmat Sidik Divonis 12 Tahun Penjara

Berita Terbaru