Uang Santunan Kematian Saudaranya Rp 42 Juta Raih Digelapkan Menantu

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Miris dialami Kemas Ronidun, kakek berumur 76 tahun ini. Dirinya terpaksa mendatangi pengaduan Polrestabes Palembang, lantaran sudah menjadi korban penggelapan yang dilakukan oleh menantunya sendiri, kamis (10/9/2026), pagi

Kepada petugas warga Jalan Pasundan Lorong Wakaf Kecamatan Kalidoni, Palembang ini menuturkan peristiswa penggelapan itu terjadi pada Minggu (6/9/2026), sekitar pukul 14.00, di saat dirinya berada dirumahnya.

Berawal, saat korban meminta bantuan menantunya yakni IJ untuk membuat rekening baru bank BNI atas nama dirinya dengan tujuan agar uang santunan kematian BPJS ketenagakerjaan milik saudaranya yakni nyimas Maleha (alm) bisa dicairkan.

” Awalnya saya meminta bantu menantu saya pak, mengurus BPJS ketenagakerjaan milik saudara saya, “‘ungkapnya.

Setelah terlapor membantu pengurusan dana santunan kematian BPJS ketenagakerjaan tersebut milik almarhum tersebut, beberapa hari kemudian dana santunan tersebut cair dan masuk ke rekening korban pada tanggal 01 september 2026.

Setelah dana santunan tersebut cair kemudian korban barulah mengetahui bahwa pada hari minggu tanggal 06 september 2026 jam 14.00 dana santunan tersebut sudah tidak ada lagi di rekeningnya. ” Saya tahu pak satunan itu masuk. Tetapi pada tanggal 6 September uang tersebut Rp 42 juta sudah tidak ada lagi, ” katanya.

Panik, korban mengecek ke bank BNI ternyata dana santunan kematian BPJS ketenagakerjaan saudaranya sudah berpindah ke rekening terlapor. Akibat kejadian tersebut orban telah mengalami kerugian dana santunan kematian saudaranya Rp 42 juta.

‘Saya berharap atas laporan saya pelaku ditangkap pak, ” Harapnya.

Sementara, Pamapta Piket Polrestabes Palembang Ipda Eko Demy Saputra, membenarkan adanya laporan korban terkait LP aksi penggelapan uang,” Laporan korban sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan, ” tutupnya

Penulis : Kiki

Editor : Jaks

Berita Terkait

Diknas Sumsel Sudah Antisipasi Dampak Kabut Asap Sejak Pertengahan Agustus
Biaya Pengemasan Tinggi Penyebab Beras Premium Kemasan 5 Kg Langka di Pasaran Sumsel
Polisi Jelaskan Tidak Ada Aksi Pelaku Penculikan
Mediasi Buntu, Warga Kenten Raya ‘Tagih’ Air Bersih PDAM Tirta Betuah di Pengadilan
Sidang Suap Smart Board-Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Abi Kenalkan Cory Saat Survei di Jakarta
Gelapkan 80 Dus Bir, Arianto Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang
Menyikapi Dampak Kabut Asap Karhutla, Korsatpel Terminal Jakabaring Bagikan Ratusan Masker Gratis
Pertamina Patra Niaga Pastikan Avtur Siaga, Dukung Operasi Udara Pemadaman Karhutla di Sumsel

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 15:11 WIB

Uang Santunan Kematian Saudaranya Rp 42 Juta Raih Digelapkan Menantu

Rabu, 9 September 2026 - 18:09 WIB

Biaya Pengemasan Tinggi Penyebab Beras Premium Kemasan 5 Kg Langka di Pasaran Sumsel

Rabu, 9 September 2026 - 18:05 WIB

Polisi Jelaskan Tidak Ada Aksi Pelaku Penculikan

Rabu, 9 September 2026 - 18:03 WIB

Mediasi Buntu, Warga Kenten Raya ‘Tagih’ Air Bersih PDAM Tirta Betuah di Pengadilan

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Sidang Suap Smart Board-Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Abi Kenalkan Cory Saat Survei di Jakarta

Berita Terbaru

Kota Palembang

Uang Santunan Kematian Saudaranya Rp 42 Juta Raih Digelapkan Menantu

Kamis, 10 Sep 2026 - 15:11 WIB