Tiga Daerah Naikkan Status Siaga, Sumsel Siapkan Langkah Antisipasi Hadapi Puncak Musim Hujan

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arsip - Kepala BPBD Sumsel M Iqbal Alisyahbana. Foto: Tia

Arsip - Kepala BPBD Sumsel M Iqbal Alisyahbana. Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG Tiga kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi menyusul potensi peningkatan curah hujan pada Desember 2025 hingga awal 2026.

Pemerintah Provinsi Sumsel menyampaikan tengah menyiapkan kebijakan serupa guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel M Iqbal Alisyahbana menyampaikan bahwa penetapan status siaga oleh sejumlah daerah menjadi langkah awal dalam meningkatkan koordinasi penanggulangan bencana di wilayah Sumsel.

“OKU sudah lebih dulu menetapkan status siaga, dan saat ini Pagar Alam serta Prabumulih turut menyusul,” ujar Iqbal, Rabu (3/12/2025).

Sebagai tindak lanjut, Pemprov Sumsel akan menggelar rapat koordinasi persiapan penetapan status siaga tingkat provinsi pada Kamis 4 Desember 2025.

Seluruh pemangku kepentingan, termasuk unsur TNI dan Polri, dijadwalkan hadir dalam pertemuan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa status siaga bertujuan memastikan seluruh unsur pemerintah daerah dan masyarakat berada dalam kondisi siap menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang diprediksi meningkat pada puncak musim hujan.

Oleh sebab itu, diharapkan langkah antisipatif ini dapat memperkuat koordinasi lintas sektor sehingga respons kebencanaan di Sumsel dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

“Melalui penetapan status siaga, personel maupun peralatan bisa dipersiapkan lebih optimal. Bantuan logistik juga telah kami distribusikan ke sejumlah wilayah prioritas dan rawan bencana untuk mempercepat penanganan ketika kejadian berlangsung,” ucap dia.

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Utama Kebijakan yang Tepat Sasaran
Mensos-BPS Jamin Akurasi Data Siswa Sekolah Rakyat
Open House Sekolah Rakyat Palembang, Gus Ipul Tekankan Kejujuran Penjangkauan Siswa
PCX Bikers Playland, Astra Motor Sumsel Ajak Komunitas Honda Pererat Kebersamaan Bersama Keluarga
Tim Karate Polda Sumsel Tembus Peringkat Ke-8 Tingkat Nasional Piala Kapolri
Begal Sadis yang Tikam Korban 11 Kali Akhirnya Dibekuk, Seluruh Pelaku Curas di Jakabaring Ditangkap
Polda Sumsel Putus Jalur Peredaran Ekstasi Medan-Palembang, Dua Kurir Dibekuk
Ombudsman RI: Ada Lima Pelanggaran SPMB di Sumsel

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:51 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Utama Kebijakan yang Tepat Sasaran

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:40 WIB

Mensos-BPS Jamin Akurasi Data Siswa Sekolah Rakyat

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:58 WIB

Open House Sekolah Rakyat Palembang, Gus Ipul Tekankan Kejujuran Penjangkauan Siswa

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:34 WIB

PCX Bikers Playland, Astra Motor Sumsel Ajak Komunitas Honda Pererat Kebersamaan Bersama Keluarga

Minggu, 28 Juni 2026 - 17:05 WIB

Tim Karate Polda Sumsel Tembus Peringkat Ke-8 Tingkat Nasional Piala Kapolri

Berita Terbaru

Caption: Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti dalam rangkaian kegiatan Semarak Sensus Wong Kito di Benteng Kuto Besak Palembang, Minggu (28/6/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Utama Kebijakan yang Tepat Sasaran

Minggu, 28 Jun 2026 - 23:51 WIB

Menteri Sosial RI, Syaifullah Yusuf saat diwawancarai langsung usai acara Open House Sekolah Rakyat di SRMA 7 Palembang, Minggu (28/6/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Mensos-BPS Jamin Akurasi Data Siswa Sekolah Rakyat

Minggu, 28 Jun 2026 - 21:40 WIB