Open House Sekolah Rakyat Palembang, Gus Ipul Tekankan Kejujuran Penjangkauan Siswa

- Redaksi

Minggu, 28 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Open House Sekolah Rakyat Palembang, Gus Ipul Tekankan Kejujuran Penjangkauan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Palembang, Gus Ipul Tekankan Kejujuran Penjangkauan Siswa

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa kejujuran menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan Program Sekolah Rakyat, terutama pada proses penjangkauan calon siswa. Menurutnya, program yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin itu harus dijalankan secara transparan agar tepat sasaran.

 

Penegasan tersebut disampaikan Gus Ipul saat menghadiri Open House Sekolah Rakyat untuk Orang Tua dan Calon Siswa di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 7 Palembang yang berlokasi di Sentra Budi Perkasa Palembang, Minggu (28/6/2026).

 

“Program ini harus dimulai dengan kejujuran dan keterbukaan. Tidak ada pendaftaran, yang ada adalah penjangkauan. Keluarga-keluarga yang memenuhi kriteria di dalam DTSEN dijangkau oleh petugas baru ditetapkan menjadi siswa Sekolah Rakyat,” katanya.

 

Open House digelar untuk memberikan kesempatan kepada calon siswa, orang tua, pemerintah daerah, serta masyarakat melihat secara langsung perkembangan pembelajaran siswa Sekolah Rakyat yang telah berjalan hampir satu tahun.

 

Turut hadir Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Kepala BPS Provinsi Sumatera Selatan Moh. Wahyu Yulianto, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan Syafitri Irwan, Plt Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan Elman Zamhari, jajaran Forkopimda Sumatera Selatan, Kepala SRMA 7 Palembang Diana Nursanti, serta kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan Sekolah Rakyat se-Sumatera Selatan.

 

Saat ini terdapat lima Sekolah Rakyat rintisan yang beroperasi di Sumatera Selatan, yakni SRMA 7 Palembang, Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 31 Palembang, SRMA 8 Ogan Ilir, SRT 15 Empat Lawang, dan SRMA 45 Ogan Komering Ulu. Khusus SRMA 7 Palembang menampung 96 siswa, sementara sebanyak 60 calon siswa baru diperoleh melalui mekanisme penjangkauan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 dan 2.

 

Gus Ipul menegaskan kejujuran harus dijaga sejak proses pendataan hingga pengelolaan program.

 

“Setelah itu pengelolaannya juga harus dengan kejujuran. Tidak boleh ada korupsi, sogok-menyogok, ataupun tindakan yang tidak terpuji karena program ini diperuntukkan bagi mereka yang selama ini terpinggirkan dan belum terbawa dalam proses pembangunan,” tegasnya.

 

Senada dengan itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan keberhasilan Sekolah Rakyat membuktikan bahwa data statistik tidak hanya menjadi kumpulan angka, tetapi mampu membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

 

“Statistik ternyata bukan sekadar angka, tetapi statistik bisa memberikan makna yang luar biasa bagi anak-anak kita di Sekolah Rakyat. Statistik bisa memberikan dampak sehingga mereka memiliki mimpi-mimpi untuk masa depan mereka,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, sebagian besar siswa yang dijangkau berasal dari keluarga desil 1 dan 2 DTSEN, sekaligus menjadi evaluasi bagi BPS untuk terus meningkatkan akurasi data.

 

Kedatangan Gus Ipul disambut berbagai penampilan siswa SRMA 7 Palembang, mulai dari baris variasi, tari Kuda Lumping, Tari Gending Sriwijaya, karate, pidato empat bahasa, paduan suara hingga pembacaan puisi.

 

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul juga berdialog dengan sejumlah siswa dan orang tua. Salah satunya Nur Aziza, siswi kelas 10 yang bercita-cita menjadi dokter. Saat ditanya pesan untuk Presiden Prabowo, Nur mengaku bersyukur karena melalui Program Sekolah Rakyat dirinya dapat kembali mengenyam pendidikan.

 

Dialog juga dilakukan dengan calon siswa M. Fariz Al Afiz (10), yang belum pernah bersekolah akibat keterbatasan ekonomi keluarganya. Bagi Gus Ipul, kisah Fariz menjadi bukti masih adanya anak-anak yang belum tersentuh layanan pendidikan sehingga Program Sekolah Rakyat harus dijalankan secara jujur dan tepat sasaran.

 

Menurut Gus Ipul, lulusan Sekolah Rakyat nantinya akan diarahkan memiliki dua pilihan, yakni melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau menjadi tenaga kerja terampil sesuai potensi masing-masing.

 

“Sambut kesempatan ini dengan sungguh-sungguh. Antarkan anak-anak kita meraih cita-citanya dengan baik,” pungkasnya.

 

Acara ditutup dengan menyanyikan lagu Indonesia Pusaka bersama. Suasana semakin meriah ketika salah seorang calon siswa, David Aditya (15), tampil membawakan lagu Andaikan Kau Datang dan mendapat tepuk tangan dari seluruh peserta.

Editor : Jaks

Berita Terkait

Mensos-BPS Jamin Akurasi Data Siswa Sekolah Rakyat
PCX Bikers Playland, Astra Motor Sumsel Ajak Komunitas Honda Pererat Kebersamaan Bersama Keluarga
Tim Karate Polda Sumsel Tembus Peringkat Ke-8 Tingkat Nasional Piala Kapolri
Begal Sadis yang Tikam Korban 11 Kali Akhirnya Dibekuk, Seluruh Pelaku Curas di Jakabaring Ditangkap
Polda Sumsel Putus Jalur Peredaran Ekstasi Medan-Palembang, Dua Kurir Dibekuk
Ombudsman RI: Ada Lima Pelanggaran SPMB di Sumsel
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Sukarami dan Bhayangkari Salurkan 50 Paket Sembako kepada Warga 
Motor Diparkir Saat Belanja di Indomaret, Buruh di Palembang Jadi Korban Curanmor

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:40 WIB

Mensos-BPS Jamin Akurasi Data Siswa Sekolah Rakyat

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:58 WIB

Open House Sekolah Rakyat Palembang, Gus Ipul Tekankan Kejujuran Penjangkauan Siswa

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:34 WIB

PCX Bikers Playland, Astra Motor Sumsel Ajak Komunitas Honda Pererat Kebersamaan Bersama Keluarga

Minggu, 28 Juni 2026 - 17:05 WIB

Tim Karate Polda Sumsel Tembus Peringkat Ke-8 Tingkat Nasional Piala Kapolri

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:10 WIB

Begal Sadis yang Tikam Korban 11 Kali Akhirnya Dibekuk, Seluruh Pelaku Curas di Jakabaring Ditangkap

Berita Terbaru

Menteri Sosial RI, Syaifullah Yusuf saat diwawancarai langsung usai acara Open House Sekolah Rakyat di SRMA 7 Palembang, Minggu (28/6/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Mensos-BPS Jamin Akurasi Data Siswa Sekolah Rakyat

Minggu, 28 Jun 2026 - 21:40 WIB