Tempat Hiburan Malam Langgar Aturan PPKM, Satpol PP Merasa Dikelabui

- Redaksi

Selasa, 27 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Istimewa/Reza Mardiasyah

Photo: Istimewa/Reza Mardiasyah

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dalam upaya menegakkan aturan peneraan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Palembang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) merazia sejumlah tempat hiburan malam, pada Senin malam (27/7/2021).

Dalam razia tersebut, Satpol PP Provinsi Sumatera Selatan menemukan sebuah tempat hiburan malam yang nekat beroperasi saat PPKM darurat yang berlokasi di kawasan Belanja Ramayana.

Hend’s, warga Sukarami mempertanyakan aturan yang di jalankan Satgas COVID-19 tersebut. Menurutnya, pembatasan tersebut harus di jalani oleh semua usaha tanpa terkecuali.

“Kami masyarakat bae lagi di batasi oleh aturan PPKM itu,ngapo diskotik tempat wong bekumpul idak di tindak tegas kato pemerintah tu kalu bekumpul pacak menimbulkan klaster baru,” ujarnya.

Dilain pihak, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumsel, Aris Saputra menjelaskan, jika saat ini kota Palembang dan beberapa daerah di Provinsi Sumsel berada dalam zona merah sebaran COVID-19 dan tengah menerapkan PPKM Level 4.

Untuk itu tim satgas COVID-19 dan Satpol PP Sumsel selalu melakukan razia penegakan protokol kesehatan (Prokes) di tempat keramaian.

“Kita juga membubarkan dan menutup cafe, Bar, dan tempat makan yang masih buka lewat pukul 21.00 WIB. Ini sesuai Permendagri nomor 14 tahun 2021 yang mengatakan pengetatan jam malam maka Cafe, Bar dan Tempat makan sudah tutup pukul 20.00 WIB,” kata Aris.

Aris juga menyayangkan adanya kecurangan dari beberapa pengelola cafe, tempat makan ataupun Bar yang coba menipu petugas dengan seolah olah memperlihatkan bahwa tempat mereka (Cafe, Bar, Tempat makan) tutup jika dilihat dari luar. Namun, ketika dibuka dan masuk ke dalam ternyata tempat itu buka dan ramai pengunjung yang tak menerapkan Prokes.

“Ini yang lebih memprihatinkan, dan terjadi dibeberapa tempat hiburan yang kami datangi. Untuk itu kami bubarkan tempat itu, selain telah melewati jam malam juga tidak menerapkan prokes,” ungkapnya.

Terkait adanya Kafe yang kembali buka usai ditertibkan saat usai masa buka yang ditetapkan. Aris menjelaskan akan kembali menegaskan Kafe tersebut.

“Jika ada yang seperti itu artinya perlu di peringatkan lebih tegas lagi. Kita lakukan ini agar sebaran kasus Posotif Covid-19 ini bisa kembali meredam dan harapan terbesar tentu dapat menyudahi pandemi dan kembali hidup normal,” katanya. (ANA)

Berita Terkait

Lima Wakil Sumsel Siap Bawa Misi Budaya ke Ajang Nasional Putri Anak dan Remaja 2026
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Perkuat Pengawasan BBM Subsidi, 8.589 Nopol Diblokir
Kaca Mobil Dipecah  Uang Rp 4,8 Juta dan HP Raib
Dua PPPK Jadi Tersangka OTT Dana Sekolah, SIRA Minta Polda Telusuri Aktor di Baliknya
Dua Pelajar Naik Motor Tanpa Helm Berhenti di Zebra Cross Petugas Satlantas Palembang Beri Hukuman Hormat Bentuk Pembinaan 
Viral di Media Sosial, Polda Sumsel Tangkap Pelaku Kekerasan Terhadap Anak
Semarak Honda DBL 2026 Bersama Astra Motor Sumsel
Dukung Petugas Satgas Karhutla, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Kembali Salurkan Bantuan Logistik ke Posko BPBD Sumsel

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:00 WIB

Lima Wakil Sumsel Siap Bawa Misi Budaya ke Ajang Nasional Putri Anak dan Remaja 2026

Minggu, 20 September 2026 - 13:03 WIB

Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Perkuat Pengawasan BBM Subsidi, 8.589 Nopol Diblokir

Sabtu, 19 September 2026 - 18:10 WIB

Kaca Mobil Dipecah  Uang Rp 4,8 Juta dan HP Raib

Sabtu, 19 September 2026 - 17:00 WIB

Dua PPPK Jadi Tersangka OTT Dana Sekolah, SIRA Minta Polda Telusuri Aktor di Baliknya

Sabtu, 19 September 2026 - 16:57 WIB

Dua Pelajar Naik Motor Tanpa Helm Berhenti di Zebra Cross Petugas Satlantas Palembang Beri Hukuman Hormat Bentuk Pembinaan 

Berita Terbaru