Teman Bus Sepi Penumpang, Dirut PT TMPJ Bilang Begini

- Redaksi

Sabtu, 9 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARPUBLIK.ID, PALEMBANG – Teman Bus yang dilelola PT Trans Musi Palembang Jaya (TMPJ) tidak kunjung menunjukan adanya lonjakan penumpang, semakin hari justru kian menurun. Padahal, Teman Bus sudah beroperasional hampir satu tahun.

Pantauan di lapangan, Teman Bus yang beroperasional dari OPI Mall menuju kawasan Tegal Binangun hingga ke Plaju, di wilayah Sebwrang Ulu Palembang, nampak sepi dari penumpang. Demikian pula di kawasan Seberang Ilir, yang beroperasional dari Alang-Alang Lebar menuju Soekarno Hatta.

Direktur PT TMPJ Anthoni Rais, tidak menampik jika operasional Bus TMPJ sepi penumpang. Sebab, rute Teman Bus yang diajukan Dinas Perhubungan dan dikaji Kementerian Perhubungan, lebih diperuntukkan sebagai feeder LRT.

“Seperti halnya peralihan Koridor 1 yang sebelumnya Alang-Alang Lebar menuju Ampera melalui Kolonel Haji Burlian, di rerouting melalui sorkarno hatta. Hal ini memang merupakan keinginan Kementerian agar Teman bus dapat menjadi feeder LRT,” jelas Anthoni, Sabtu (9/10/2021).

Lalu belum lagi koridor 2 Sako-Asrama Haji melalui Jalan Kebun Sayur, serta Koridor 3 Tegal Binangun, semuanya diarahkan menuju LRT.

“Sebagai operator yang menjalan operasional sesuai kontrak dari Kemenhub, kita melayani koridor dalam pusat kota yang telah di kaji oleh Dinas perhubunhangan,” katanya.

Menurutnya, pengeoperasian Teman Bus ini menjadi layanan pertama program buy the service (BTS), di mana transportasi ekonomis mudah, andal dan nyaman yang hadir sebagai angkutan transit penunjang.

“Bus ini gratis bagi masyarakat Palembang. Kita dibayar layanan per kilometer. Biayanya bukan menggunakan dana APBD, namun dari Kementerian Perhubungan,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying
Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia
Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib
Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati
Jangan Asal Salahkan Gubernur, DPRD Sumsel Ungkap Fakta Kewenangan Jalan Rusak di Sumsel
86 Solution Ikut Sukseskan Konser Spektakuler Slank di Palembang

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:53 WIB

Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 17:30 WIB

Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:08 WIB

Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib

Senin, 25 Mei 2026 - 17:03 WIB

Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB