Telan Dana Hampir Rp. 1 Trilyun, RSUD Siti Fatimah Bidik Rujukan Internasional

- Redaksi

Senin, 17 September 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK, Palembang: Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumatera Selatan resmi menyandang nama baru sebagai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Fatimah. Nama baru RSUD terbesar se-Indonesia ini diresmikan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, di lapangan parkir RSUD Siti Fatimah Palembang, Senin (17/9/2018)

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, mengungkapkan, RSUD Siti Fatimah yang memakan biaya hampir 1 trilyun rupiah ini merupakan rumah sakit yang dibangun dengan dana APBD Provinsi Sumatera Selatan dan APBN.

Meskipun bantuan dari Pemerintah untuk RSUD Siti Fatimah seperti perelengakapan dan peralatan medis belum sepenuhnya terealisasi, Alex yakin bahwa rumah sakit ini akan menjadi salah satu rumah sakit yang memiliki kualitas yang tidak kalah dengan rumah sakit di Singapura atau Malaysia.

“Bayangkan bila RS dengan biaya hampir 1 trilyun ini memungkinkan semuanya untuk yang biasa berobat ke Singapura tidak perlu lagi kesana, bahkan lebih baik dari Malaysia atau Singapura yang akan berobat kesini karena kualitasnya sama baik, namun di sini lebih murah,” ujar Alex dalam sambutannya sebelum peresmian.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin juga menyaksikan penandatanganan kerjasama antara RSUD Siti Fatimah dan BPJS Kesehatan. Dengan fasilitas yang dimilikinya, RSUD Siti Fatimah menjadi salah sartu RS rujukan tingkat provinsi di Sumatera Selatan

Nama Siti Fatimah diberi nama dari nama salah seorang paramedis asal Sumatera Selatan yang dianggap memiliki layanan besar dizaman perjuangan kemerdekaan. Siti Fatimah juga adalah istri dari tokoh pejuang Sumatera Selatan, Noerdin Pandji, yang tidak lain merupakan ayah dari Gubernur Alex Noerdin. (FKA).

Berita Terkait

Kasus Super Flu Masuk di Sumsel, 5 Orang Terjangkit
Kasus Bocah SD Lebam di Kedua Matanya, Ini Tanggapan Dokter Spesialis di Palembang
88 Persen Siswa SD di Palembang Alami Gigi Berlubang dan Penumpukan Kotoran Telinga
Imbas Siswa Keracunan, MBG di SDN 178 Palembang Distop Sementara
Antisipasi Kenaikan Kasus DBD, Dinkes Segera Sebar Larvasida
Bocah Kelamin Ganda Segera Dioperasi, Orangtua: Semoga Berjalan Lancar
Bayi 10 Bulan Idap Penyakit Hipospedia, Berharap Dapat Bantuan Pemerintah
RSUD Palembang BARI Siapkan Ruang Isolasi Pasien Mpox

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 20:17 WIB

Kasus Super Flu Masuk di Sumsel, 5 Orang Terjangkit

Selasa, 4 November 2025 - 17:28 WIB

Kasus Bocah SD Lebam di Kedua Matanya, Ini Tanggapan Dokter Spesialis di Palembang

Jumat, 26 September 2025 - 22:38 WIB

88 Persen Siswa SD di Palembang Alami Gigi Berlubang dan Penumpukan Kotoran Telinga

Jumat, 26 September 2025 - 16:13 WIB

Imbas Siswa Keracunan, MBG di SDN 178 Palembang Distop Sementara

Rabu, 20 November 2024 - 16:15 WIB

Antisipasi Kenaikan Kasus DBD, Dinkes Segera Sebar Larvasida

Berita Terbaru