Tekan Kasus LGBT di Sumsel, Dinas PPPA Beri Layanan Konseling Gratis

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PPPA Sumatera Selatan, M. Zaki Aslam saat diwawancarai langsung usai rapat koordinasi di ruang Bina Praja pada, Rabu (24/6/2026). Foto: Tia

Kepala Dinas PPPA Sumatera Selatan, M. Zaki Aslam saat diwawancarai langsung usai rapat koordinasi di ruang Bina Praja pada, Rabu (24/6/2026). Foto: Tia

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sumatera Selatan menyediakan layanan konseling secara gratis melalui jajaran UPTD guna menekan angka kasus LGBT yang terus meluas.

 

Penyediaan fasilitas tanpa pungutan biaya ini dioptimalkan untuk memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan ruang konsultasi langsung di tengah maraknya fenomena tersebut.

 

“Apabila masyarakat membutuhkan konsultasi atau ingin berdiskusi, Dinas PPPA memiliki UPTD yang memberikan layanan perlindungan perempuan dan anak, termasuk layanan konseling secara gratis,” ujar Kepala Dinas PPPA Sumatera Selatan, M. Zaki Aslam saat diwawancarai langsung usai rapat koordinasi di ruang Bina Praja pada, Rabu (24/6/2026).

 

Zaki mengatakan langkah penyediaan fasilitas konsultasi cuma-cuma ini menjadi instrumen penting bagi para orang tua agar bisa memberikan penanganan yang tepat dan tidak salah langkah ketika mendapati anak mereka berada dalam kondisi tersebut.

 

“Semakin hari fenomena ini semakin marak dan semakin terbuka seiring dengan kemajuan teknologi. Dengan perkembangan teknologi, mereka memanfaatkan simbol-simbol dan kelompok-kelompok yang menyamarkan identitas,” katanya.

 

Menurut data yang dihimpun dari perbincangan di grup-grup daring, angka kelompok LGBT di Sumatera Selatan diperkirakan telah mencapai hampir 20 ribu orang, sementara data Dinas Kesehatan mencatat ada 316 kasus yang melapor serta menjalani pengobatan.

 

“Namun kemungkinan jumlah yang tidak terdata bisa lebih banyak dari itu. Dengan kondisi yang semakin meningkat tersebut, kita berharap ada langkah pencegahan agar tidak semakin meluas. Mereka tetap manusia dan saudara kita yang harus disayangi. Mudah-mudahan dengan perlakuan dan pendekatan yang baik, mereka dapat kembali ke jalan yang benar,” tuturnya.

 

Guna memitigasi dampak luas di sektor kesehatan, sosial, dan anak-anak, Dinas PPPA Sumsel mengimbau jajaran kabupaten/kota untuk aktif mendampingi korban agar terhindar dari aksi bullying yang memicu trauma masa depan.

 

Zaki juga mengingatkan agar penanganan di tingkat keluarga difokuskan pada rentang usia anak, remaja, hingga usia produktif 40 tahun dengan pendekatan yang menyentuh aspek fisik, mental, sekaligus spiritual.

 

“Orang-orang yang terdampak juga tidak bisa kita beri stigma yang tidak baik. Mereka adalah korban yang harus kita rangkul. Jangan sampai karena mendapatkan stigma buruk, mereka kemudian menyendiri dan membentuk komunitas yang semakin sulit dijangkau,” imbuhnya.

 

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kini tengah menggodok konsep pembentukan satuan tugas (satgas) komprehensif dengan mencari informasi dari provinsi-provinsi lain yang dinilai sukses untuk kemudian ditiru dan dimodifikasi sesuai kondisi lokal.

 

“Terkait rencana pembentukan satgas, kami akan segera melaporkan kepada pimpinan dan menyusun konsepnya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat data dan informasi yang dibutuhkan sudah lengkap, sehingga konsep tersebut dapat segera disusun. Namun, dalam membuat suatu aturan tentu harus melalui pembahasan yang matang dan beberapa kali diskusi agar hasilnya benar-benar tepat,” pungkasnya.

Penulis : Tia

Editor : Jaks

Berita Terkait

Cabuli Pelajar, AN Diserahkan Keluarga Korban ke Polisi
SIRA Bakal Demo di Pemprov Sumsel, Soroti Dugaan Pelanggaran PT Samora Usaha Jaya
Herman Deru Ajak Masyarakat Sumsel Perkuat Gotong Royong Hadapi Kemarau dan Karhutla
Wamen Kesehatan WamenDagri kunjungi RSUD Bari Palembang Pastikan Layanan Terbaik 
Honda Sumsel Bersama Kodam II Sriwijaya Gaungkan Budaya #Cari_Aman
Kejari Palembang Periksa Dua Staf PT Amanda Tiga Mandiri Kasus Penyidikan Kasus Lampu Jalan 
Dipukuli Pakai Helm, Rio Kemudian Dikejar Pelaku Sambil Bawa Pisau
Polda Sumsel Proses 20 Tersangka dari 16 Kasus Karhutla
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Cabuli Pelajar, AN Diserahkan Keluarga Korban ke Polisi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:55 WIB

SIRA Bakal Demo di Pemprov Sumsel, Soroti Dugaan Pelanggaran PT Samora Usaha Jaya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Herman Deru Ajak Masyarakat Sumsel Perkuat Gotong Royong Hadapi Kemarau dan Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:28 WIB

Wamen Kesehatan WamenDagri kunjungi RSUD Bari Palembang Pastikan Layanan Terbaik 

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Honda Sumsel Bersama Kodam II Sriwijaya Gaungkan Budaya #Cari_Aman

Berita Terbaru

Sumsel

Penerapan Sila-Sila Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Rabu, 26 Agu 2026 - 02:05 WIB