Tegur Pengendara, Buruh Dikeroyok-Diancam Pakai Pedang

- Redaksi

Senin, 7 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban membuat laporan ke SPKT Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

Korban membuat laporan ke SPKT Polrestabes Palembang. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Seorang buruh harian lepas (BHL) menjadi korban pengeroyokan. Tidak tanggung-tanggung, terlapor sebanyak empat orang sambil membawa senjata tajam (Sajam). Korban M Arfan (41) akhirnya tak berani melawan lalu dipukul dengan menggunakan tangan kosong.

Tidak terima atas kejadian ini, warga Jalan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring Palembang ini, akhirnya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Minggu petang (6/11/2022).

Diceritakannya, peristiwa yang terjadi di Jalan Silaberanti pada Jumat pagi (4/11/2022) sekira pukul 10.00 WIB, berawal saat korban dan saksi Amran (kakak) sedang bekerja mengangkut pasir di tempat kejadian perkara (TKP). Lalu, tidak lama melintas terlapor mengendarai motor.

Saksi berujar ‘woi jangan seram kan wajah mu‘, dan terlapor langsung pergi. Tidak lama kemudian terlapor datang kembali menemui korban, sambil berkata ‘bicara apa tadi‘. Dan dijawab korban tidak tahu.

Lalu terlapor kembali pergi dari sana. Terlapor ternyata kembali lagi menemui korban, namun tidak sendirian, melainkan mengajak teman-temannya.

“Ada sekitar orang 4 sambil membawa senjata tajam semua. Ada yang bawa pedang. Jadi saya dihampiri dan langsung dipukul dengan tangan kosong,” kata korban, ditemui usai membuat laporan di SPKT Polrestabes Palembang.

Lanjut korban, saat itu dirinya tidak berani melakukan perlawanan. “Mereka ramai dan membawa Sajam, jadi saya tidak bisa berbuat apa. Takut terjadi hal tidak diinginkan. Namun terlapor tetap memukul pakai tangan kosong. Saya minta keadilan sehingga membuat laporan polisi di Polrestabes Palembang ini,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Haris Dinzah, membenarkan adanya laporan dari korban pengeroyokan dan sudah diterima di SPKT Polrestabes Palembang.

“Laporan korban tindak pidana Pasal 170 KUHP kita terima di SPKT, dan akan diteruskan ke Sat Reskrim untuk diproses lebih lanjut,” ujarnya. (ANA)

Berita Terkait

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan
Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Tak Butuh Waktu Lama, Pelaku Pencurian Alkan Dibekuk Polisi
Motor Baru Dibelinya Cast Raib Dicuri, Pelaku Terekam CCTV 
Atas Laporan Warga HI Diamankan, Diduga Bakar Lahan di Kawasan Kalidoni
DPO Begal Sadis di kota Palembang Ditangkap Unit Ranmor
Tiga Pelaku Begal Beraksi, Gasak Motor Dikawasan Jembatan Musi 6

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Tak Butuh Waktu Lama, Pelaku Pencurian Alkan Dibekuk Polisi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Motor Baru Dibelinya Cast Raib Dicuri, Pelaku Terekam CCTV 

Berita Terbaru

Foto diduga Premanisme

Kota Palembang

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:05 WIB