Tag: Ratu Dewa

  • Silahturahmi Perayaan Natal 2025, Ratu Dewa Kunjungi Keuskupan Agung Palembang

    Silahturahmi Perayaan Natal 2025, Ratu Dewa Kunjungi Keuskupan Agung Palembang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Melalui perayaan Natal 2025, Walikota Palembang Ratu Dewa silahturahmi di kediaman Uskup Agung Palembang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono yang berlokasi di Jalan Tasik, Kambang Iwak Palembang, Kamis (25/12).

    Tidak hanya Walikota Palembang, Gubernur hingga Kapolresta Palembang juga terlihat hadir di Keuskupan Agung Palembang guna bersilahturahmi dalam perayaan Natal 2025 tersebut.

    Walikota Palembang, Ratu Dewa menyampaikan, dalam perayaan Natal 2025, dirinya juga turut mendoakan akan kebahagiaan seluruh umat dan terus mendapatkan kedamaian.

    “Kita dari Pemerintah kota Palembang juga sejak kemarin, saya sudah meninjau beberapa Gereja agar suasananya aman, tertib, damai dan lancar,” kata Ratu Dewa.

    “Alhamulillah Syukur, pelaksanaan Misa Natal kemarin telah berlangsung dengan tertib,” tambahnya.

    Tidak hanya itu saja, orang nomor satu di kota Palembang itu juga berharap akan toleransi umat beragama dapat terus terpelihara dengan baik.

    “Dan kita juga mengharapkan kota Palembang tetap zero konflik dan tetap kita jaga untuk terus menghormati satu sama lainnya,” ucapnya.

    Sementara itu, Uskup Agung Palembang melalui Vikjen Keuskupan Agung Palembang, Romo Yohanes Kristanto menjelaskan, bahwa Persatuan Gereja Indonesia dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) tahun ini mengangkat tema Natal “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”.

    “Secara spesifik tema ini bersentuhan langsung dengan kehidupan keluarga. Kita tahu bahwa keluarga keluarga zaman sekarang dihadapkan dengan persoalan persoalan, baik itu dari dalam maupun dari luar. Maka dari itu harus ada pertahanan khusus untuk keluarga saat ini,” kata Romo Yohanes Kristanto.

  • Bersama PU PR Wali Kota Ratu Dewa Tinjau Genangan Air di SU II, Longsor Gandus

    Bersama PU PR Wali Kota Ratu Dewa Tinjau Genangan Air di SU II, Longsor Gandus

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, turun langsung meninjau genangan air di Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, pada Sabtu (6/12/2025).

    Kunjungan tersebut dilakukan sebagai langkah cepat Pemerintah Kota Palembang menyikapi tingginya genangan air yang dikeluhkan masyarakat.

    Peninjauan lapangan dilakukan bersama Kepala Dinas Kominfo Adi Zahri, pejabat setempat, serta Komunitas Peduli Sungai dan Banjir, sebagai bentuk kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi persoalan lingkungan.

    Ratu Dewa mengatakan bahwa dirinya telah menginstruksikan Dinas PUPR untuk menelusuri jalur drainase secara menyeluruh agar penyebab genangan dapat teridentifikasi secara pasti.

    “Saya sudah meminta Dinas PUPR untuk menelusuri drainase hingga kita tahu pembuangan air ini jatuhnya ke mana, dan juga langsung kita cek Dinas PUPR yang sedang bekerja agar warga sini tidak lagi kebanjiran,” ujarnya.

    Wali Kota Palembang ini juga menyalurkan sejumlah bantuan paket sembako bagi warga kurang mampu yang terdampak banjir.

    Selain penanganan banjir, Ratu Dewa memastikan seluruh program pengentasan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tetap berjalan. Pemerintah Kota Palembang bekerja sama dengan pemerintah pusat dan Forum CSR, menargetkan 3.067 RTLH direnovasi.

    “Tadi sudah kita cek ada beberapa rumah warga yang terdampak banjir juga terdata akan diperbaiki. Bahkan target kita tahun 2026 semua RTLH sebanyak 3.067 selesai,” jelasnya.

    Sebelum meninjau genangan air, Wali Kota Ratu Dewa juga meninjau lokasi tanah longsor di Jalan Pangeran Ing Kenayan, Sungai Jong, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus.

    Longsor di sekitar area jembatan tersebut berdampak pada sejumlah rumah warga.

    Ratu Dewa memastikan proses penanganan di lapangan berlangsung cepat dengan menurunkan alat berat dari Dinas PUPR.

    “Saya sudah minta PUPR menurunkan alat berat sehingga bisa mengangkat serpihan-serpihan maupun bebatuan. Saya targetkan tujuh hari selesai,” tegasnya.

    Ia menegaskan bahwa pemerintah kota berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan lingkungan demi keamanan dan kenyamanan masyarakat Palembang.

  • Di HUT ke-80 PGRI, Ratu Dewa Ultimatum Guru: Tingkatkan Kompetensi Stop Pungli

    Di HUT ke-80 PGRI, Ratu Dewa Ultimatum Guru: Tingkatkan Kompetensi Stop Pungli

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG —Wali Kota Palembang,Ratu Dewa, menghadiri peringatan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sekaligus Hari Guru Nasional 2025 yang digelar di The Sultan Convention Center, Palembang, Rabu (3/12/2025).

    Acara berlangsung meriah dengan beragam rangkaian kegiatan,mulai dari tari massal oleh para siswa yang mengenakan busana adat Nusantara, pengumpulan donasi untuk korban bencana alam di Sumatera, pemberian penghargaan bagi guru berprestasi,hingga pengundian hadiah bagi peserta. Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat, mulai dari jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Palembang dan Provinsi Sumsel, Forkopimda,hingga para pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

    Dalam sambutannya,Wali Kota Ratu Dewa mengajak seluruh elemen pendidikan untuk memperkuat komitmen mewujudkan Program Palembang Cerdas.

    “Di momentum ini, kita mengajak semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan Palembang Cerdas,”ujarnya

    Ratu Dewa juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para guru.Pemerintah Kota Palembang, kata dia,menargetkan setiap sekolah memiliki setidaknya satu guru dengan kualifikasi pendidikan S2.Untuk mendukung hal itu,Pemkot akan mengupayakan bantuan pendidikan bagi guru yang ingin melanjutkan studi.

    “Kita menargetkan satu sekolah satu guru S2.Saat ini,Pemkot terus mengupayakan dukungan pendidikan bagi para guru,” ungkapnya.

    Dalam kesempatan tersebut,ia juga mengingatkan para guru untuk lebih bijak dalam bermedia sosial serta menegaskan larangan praktik pungutan liar di lingkungan sekolah.

    “Saya minta para guru berhati-hati menggunakan media sosial.Selain itu, jangan sampai ada pungli di sekolah.Jika ditemukan,akan langsung kami tindak,” tegasnya.

    Sementara itu,Ketua PGRI Kota Palembang, Ahmad Zulinto, menekankan pentingnya kemampuan adaptasi guru di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

    “Pada era digitalisasi ini,para guru diharapkan terus mengembangkan diri dan beradaptasi dengan kemajuan zaman,”ujarnya.

    Zulinto juga mengingatkan pentingnya pembaruan pendekatan pembelajaran agar interaksi antara guru dan siswa tetap positif serta menghindarkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,”pungkasnya.

  • Perkuat Komitmen ASN Hadirkan Pelayanan Publik yang Prima

    Perkuat Komitmen ASN Hadirkan Pelayanan Publik yang Prima

    PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Wali Kota Palembang, H. Ratu Dewa, membuka Diklat Pengembangan Kompetensi Sosial Kultural Pejabat Pengawas Pelayanan Dasar di Lingkungan Pemerintah Kota Palembang.

    Acara yang digelar di Venue Kebon Gede pada Kamis (27/11/2025) ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen ASN dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat Kota Palembang.

    Wali Kota Ratu Dewa mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah abdi negara dan abdi masyarakat. Oleh karena itu, disiplin, keramahan, dan profesionalisme adalah harga mati.

    Diklat kompetensi sosial kultural ini, menurut Ratu Dewa, bukan sekadar pelatihan pelengkap, melainkan harus menjadi kemampuan utama yang wajib dimiliki setiap pejabat.

    “Tugas kita bukan hanya melayani, tetapi melayani dengan sepenuh hati dan penuh tanggung jawab. Kemampuan memahami karakter masyarakat, nilai budaya lokal, dinamika sosial, serta kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi dengan empatik adalah fondasi penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang humanis, inklusif, dan responsif,” paparnya.

    Diklat yang berfokus pada penguatan empati dan pemahaman budaya ini ditujukan khusus bagi pejabat pengawas pada sektor vital seperti pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, sosial, dan layanan publik lainnya, yang perannya dinilai sangat menentukan kualitas layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

    “Kita ingin memastikan bahwa setiap layanan pemerintah baik di kecamatan, kelurahan, puskesmas, sekolah, hingga Perangkat Daerah mampu memberikan pengalaman pelayanan yang ramah, cepat, tepat, dan berintegritas. Untuk itu, kualitas SDM aparatur adalah kunci,” pungkasnya.

  • Wali Kota Ratu Dewa Pastikan Perbaikan 1.500 RTLH di 6 Kecamatan Dimulai Tahun Ini, Fokus di Enam Kecamatan Prioritas

    Wali Kota Ratu Dewa Pastikan Perbaikan 1.500 RTLH di 6 Kecamatan Dimulai Tahun Ini, Fokus di Enam Kecamatan Prioritas

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG , – Pemerintah Kota Palembang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Senin (17/11/2025) usai rapat tindak lanjut bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PKP) secara virtual di rumah dinas Wali Kota Palembang.

    Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, sebanyak 1.500 unit RTLH akan segera diperbaiki tahun ini, menyusul bantuan yang telah dipastikan dari pemerintah pusat dan pihak swasta.

    Dia mengatakan, Pemkot Palembang telah memetakan kawasan yang akan mendapatkan bantuan tersebut, 1.000 unit RTLH akan dibiayai langsung oleh Kementerian PKP, sementara 500 unit lainnya berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dan swasta yang beroperasi di wilayah Palembang.

    “Kami bersyukur atas dukungan dari pemerintah pusat dan dunia usaha. Ini adalah langkah nyata untuk mengurangi angka rumah tidak layak huni di Palembang,” ujar Ratu Dewa.

    Ratu Dewa mengungkapkan, total ada 3.067 unit RTLH di Palembang , Pemkot menetapkan enam kecamatan sebagai titik fokus perbaikan berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), yakni Kecamatan Gandus, Seberang Ulu 1 (SU 1), Seberang Ulu 2 (SU 2), Bukit Kecil, Ilir Barat 1 (IB 1), Ilir Barat 2 (IB 2).

    “Kecamatan-kecamatan ini dinilai memiliki konsentrasi RTLH tertinggi dan menjadi prioritas dalam pelaksanaan program bantuan,” tegasnya.

    Bahkan, dalam waktu dekat Menteri PKP Maruarar Sirait akan meninjau langsung kawasan yang akan mendapatkan program RTLH tersebut.

    Sebagai bentuk dukungan langsung, Menteri PKP dijadwalkan akan melakukan kunjungan lapangan pada awal Desember 2025, Selain meninjau kondisi RTLH, kunjungan tersebut juga akan mencakup program pemberdayaan ekonomi mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Palembang, sebagai bagian dari pendekatan pembangunan yang holistik.

    Ratu Dewa juga menegaskan bahwa untuk sisa 1.500 unit RTLH yang belum tersentuh bantuan, Pemkot akan membuka sistem lelang terbuka kepada pihak pengembang, BUMN, BUMD, dan swasta. Estimasi biaya perbaikan satu unit rumah dipatok sebesar Rp30 juta dengan harapan proses ini dapat berjalan transparan dan efisien.

    “Kami akan mengundang mitra pembangunan dari berbagai sektor untuk ikut serta dalam proses lelang. Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi juga soal keadilan sosial dan pemberdayaan masyarakat,” tegas Ratu Dewa.

    Dengan begitu, kata orang nomor satu di kota tertua di Indonesia ini, program ini diharapkan dapat: meningkatkan kualitas hunian warga berpenghasilan rendah. mengurangi risiko kesehatan akibat kondisi rumah yang tidak layak. mendorong pemerataan pembangunan di wilayah pinggiran kota menumbuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan.

  • Pengembangan SDM ASN Dishub Palembang Ikuti Diklat Disiplin dan Peningkatan Kompetensi Teknis

    Pengembangan SDM ASN Dishub Palembang Ikuti Diklat Disiplin dan Peningkatan Kompetensi Teknis

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Ratusan ASN di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang ikuti Diklat Disiplin dan Peningkatan Kompetensi Teknis yang digelar di Asrama Haji Palembang, Kamis (13/11).

    Bukan tanpa alasan, kegiatan ini sengaja dilakukan atas instruksi langsung dari Walikota Palembang, Ratu Dewa beberapa waktu lalu kepada pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kota Palembang dan Dishub kota Palembang.

    Dikatakan Ratu Dewa, bahwa apa yang dilakukan tersebut tak lain guna memberikan pemahaman bagi para ASN Dishub kota Palembang sehingga dapat lebih memahai tugas pokok dan fungsi.

    “Sehingga nantinya mereka juga tahu bagaimana tata cara pengaturan lalu lintas, pengaturan parkir dan lain sebagainya. Sehingga nantinya SOP juga bisa ditaati serta acuan dan peraturan perlalulintasan juga bisa dipahami,” kata Ratu Dewa usai membuka langsung Diklat Disiplin ASN Dishub Palembang.

    Orang nomor satu di kota Palembang itu juga berharap, kegiatan tersebut diikuti dengan seksama serta dapat diterapkan saat selesai pendidikan dan pelatihan.

    Sementara itu, Kepala BKPSDM kota Palembang, H Muhammad Yanurpan Yani, S.Sos MM menjelaskan, bahwa apa yang dilakukan tersebut tak lain guna meningkatkan kemampuan SDM, khususnya di Dinas Perhubungan kota Palembang.

    “Dan ini memang Reques langsung dari bapak Walikota. Karena memang ini salah satu OPD yang menata wajah kota Palembang, baik dari kemacetwn dan lainnya,” jelasnya.

    Masih dikatakannya, secara teknis, kegiatan tersebut juga diikuti oleh para pejabat-pejabat, khususnya pejabat Adminisrator Esselon Tiga.

    “Mereka ikut juga bersama para pegawai lainnya, baik itu bagian pelaksana lapangan, pengawas maupun dari PPPK, dan di sini kita juga bekerjasama dengan pihak TNI yakni Jasdam, pihak Poltabes serta Jasaraharja,” tuturnya.

    Yanurpan juga menyampaikan, dari kurang lebih 200 peserta, kegiatan yang akan dilaksanakan selama 3 hari tersebut juga akan melalui sebuah peraktek lapangan secara langsung.

    “Bapak Walikota juga berharap, nantinya akan ada peringkat 5 terbaik dan akan diberikan penghargaan. Namun, yang lebih penting lagi, usai pelatihan ini akan ada perubahan di lapangan, baik itu tehnik pengaturan lalulintas dan lain sebagainya,” pungkasnya.

  • Ratu Dewa Sosialisasi kan Unit Pengendalian Gratifikasi

    Ratu Dewa Sosialisasi kan Unit Pengendalian Gratifikasi

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Walikota Palembang, Ratu Dewa secara langsung hadiri kegiatan sosialisasi Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 16 Tahun 2025 tentang pengendalian gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Palembang, Selasa (04/10).

    Kegiatan yang digelar oleh Inspektorat Kota Palembang di Ballroom Hotel Zuri Palembang tersebut diharapkan dapat menjadi langkah yang baik dalam pengendalian terkait Gratifikasi.

    Bahkan, Walikota Palembang juga mendukung penuh atas kegiatan sosialisasi yang digelar tersebut.

    “Ini adalah langkah yang cukup baik dari Inspektorat Kota Palembang kita dalam mensosialisasikan Perwali ini, kaitannya dengan yang mana masuk Gratifikasi yang mana yang tidak,” kata Ratu Dewa.

    Ratu Dewa juga berharap, bahwa kegiatan yang digelar tersebut tidak hanya sebatas sosialisasi, namun Perwali yang telah diatur itu juga dapat benar-benar di Implementasikan di tingkat unit kerjanya masing-masing dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

    “Makanya tadi saya harapkan betul, paling tidak para kepala OPD, para Camat ataupun Kepala Bagian, minimal Eselon III nya, Sekretaris atau Kepala Bidangnya untuk benar-benar mengikuti kegiatan ini secara seksama,” tuturnya.

    “Sehingga bisa dilaksanakan seluruh materi yang ada di unit kerja perangkat daerah masing-masing,” tambahnya.

    Selain itu, Ratu Dewa juga berkeinginan pengimplementasian Perwali Nomor 16 Tahun 2025 secara langsung mendapatkan pendampingan dari Korsupgah KPK.

    “Sehingga kita memang bisa benar-benar mengurangi gratifikasi, suap maupun pungli yang ada di lapangan,” tungkasnya.

  • Walikota Ratu Dewa manfaatkan Teman Bus Menuju Lokasi Giat Pertama

    Walikota Ratu Dewa manfaatkan Teman Bus Menuju Lokasi Giat Pertama

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Walikota Palembang, Ratu Dewa, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum (GNKAU). Pada hari Selasa di pekan pertama bulan ini, Ratu Dewa meninggalkan mobil dinasnya dan memilih menggunakan moda transportasi publik Teman Bus (Bus Rapid Transit) menuju lokasi kegiatan pertamanya.

    Ratu Dewa yang mengenakan seragam dinas berwarna cokelat tersebut tampak santai dan akrab dengan penumpang lain di dalam bus. Ia memulai perjalanannya dari titik pemberhentian bus di kawasan Tanjung Pisang—dekat kediamannya—menuju lokasi giat pertama yang dijadwalkan di The Zuri.

    Langkah ini merupakan implementasi nyata dari kebijakan Pemerintah Kota Palembang yang mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Pemkot untuk menggunakan transportasi umum setiap Selasa pada minggu pertama setiap awal bulan.

    Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Walikota dan bertujuan untuk mengurangi kemacetan, menekan polusi, serta menjadikan ASN sebagai teladan bagi masyarakat dalam membiasakan diri menggunakan transportasi publik.

    “Ini bukan hanya soal aturan, tetapi tentang perubahan perilaku menuju kota yang lebih tertib, nyaman, dan berkelanjutan,” ujar Ratu Dewa di sela perjalanannya.

    Dalam perjalanan, Ratu Dewa juga terlihat berinteraksi dengan penumpang, menanyakan langsung mengenai kenyamanan dan pelayanan Teman Bus.

    “Kita ingin masyarakat melihat bahwa angkutan umum seperti LRT, Teman Bus, dan Feeder Bus kita sudah nyaman dan layak digunakan sehari-hari. ASN harus menjadi pelopor,” tegasnya.

    Aksi Walikota Ratu Dewa ini diharapkan dapat semakin mendorong peningkatan minat masyarakat Palembang untuk beralih ke angkutan umum, seiring dengan semakin lengkapnya infrastruktur transportasi publik di Kota Pempek.

  • Ratu Dewa Apresiasi Program Pemberdayaan Ekonomi bagi Eks Napi Restorative Justice

    Ratu Dewa Apresiasi Program Pemberdayaan Ekonomi bagi Eks Napi Restorative Justice

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG- Sebanyak 30 gerobak dibagikan kepada eks napi yang restorative justice, di Kajari Palembang, Selasa (14/10/2025).

    Walikota Palembang, H. Ratu Dewa mengapresiasi terhadap sebuah program inovatif yang digagas oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang, bekerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI), untuk memberikan pemberdayaan ekonomi bagi warga yang telah menjalani proses restorative justice.

    Program ini bertujuan memutus mata rantai kemiskinan dan potensi kejahatan akibat tidak adanya mata pencaharian.

    “Program yang diinisiasi oleh Pak Kajari benar-benar positif. Karena kadang-kadang modal jadi kendala utama untuk usaha,” ujar Ratu Dewa.

    Ia menambahkan, program kerja sama dengan BNI ini mencakup 30 penerima manfaat dan merupakan aksi kemanusiaan sekaligus pemberdayaan ekonomi umat.

    Jolly James Jentje, Wakil Regional Area Head BNI Wilayah Palembang (W03), menyatakan kesiapan BNI untuk mendukung penuh.

    Program ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret untuk menanggulangi kemiskinan dan mengentaskan potensi residivisme kejahatan.

    “Serta menjadi contoh sinergi positif antara lembaga penegak hukum, pemerintah daerah, dan sektor perbankan,” tukasnya.

  • Gubuk Reyot Yunus Kini jadi Layak Huni, Ratu Dewa Serahkan Kunci Rumah Program Bedah Rumah

    Gubuk Reyot Yunus Kini jadi Layak Huni, Ratu Dewa Serahkan Kunci Rumah Program Bedah Rumah

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Senyum bahagia tak henti-hentinya terpancar dari wajah pasangan suami istri, Yunus (60) dan Suhana (53), warga Lr. Air Tawa No47 RT/RW 29/10 Kelurahan 30 Ilir Kecamatan IB II. Rumah reyot yang selama ini mereka tempati akhirnya berganti menjadi rumah layak huni, setelah secara resmi kunci diserahkan langsung oleh Wali Kota Palembang, Drs. Ratu Dewa, Selasa (19/08/2025).

    “Alhamdulillah hari ini rumah ke 23, tahun ini ada 48 rumah target program bedah rumah. Memang masih banyak rumah warga yang tidak layak huni, tapi akan terus kita upayakan melalui APBD, APBN, forum CSR, REI, maupun donatur lainnya. InsyaAllah bertahap akan kita selesaikan,” ujar Ratu Dewa.

    Menurutnya, proses pengajuan bantuan dimulai dari RT dan RW setempat.

    “Warga yang kondisi rumahnya tidak layak diminta melapor agar bisa segera ditindaklanjuti pemerintah,” katanya.

    Ketua Baznas Kota Palembang, Kgs. Muhammad Ridwan Nawawi, menambahkan bahwa rumah Yunus merupakan rumah ke-23 yang rampung tahun ini dari total target 48 unit. Ia mengakui, rumah lama keluarga Yunus sebelumnya sudah nyaris roboh dan sangat tidak layak huni.

    “Baznas memang tidak bisa sekaligus membangun banyak, rata-rata tiga rumah. Tapi tahun ini ada bantuan tambahan dari Baznas pusat sebanyak 12 unit. Jadi kita optimis target 48 rumah bisa selesai tepat waktu,” jelasnya.

    Dengan anggaran Rp50 juta per unit untuk tipe 5×5 meter, program ini terbagi menjadi dua kategori: rehab rumah dan bedah rumah total. Rumah Yunus sendiri masuk kategori bedah rumah total karena kondisinya rusak berat.

    Yunus, yang sehari-hari bekerja serabutan sebagai buruh bangunan, tak bisa menyembunyikan rasa harunya. Begitu juga sang istri, Suhana, yang membantu ekonomi keluarga dengan mencuci dan membersihkan rumah tetangga.

    “Alhamdulillah bantuan ini sangat berarti bagi kami. Rumah lama sudah hampir roboh, sekarang kami bisa punya rumah layak huni. Terima kasih kepada Pak Wali Kota, Baznas, dan semua yang membantu. Rumah ini jadi tempat kami berteduh dengan tenang,” ungkap Yunus dengan mata berkaca-kaca.

    Program bedah rumah ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah dan berbagai pihak untuk menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Palembang.

  • Ratu Dewa Dukung Program Pengelolaan Sampah Dengan menyediakan Satu Kelurahan Satu Bank Sampah

    Ratu Dewa Dukung Program Pengelolaan Sampah Dengan menyediakan Satu Kelurahan Satu Bank Sampah

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG– Wali Kota Palembang Ratu Dewa,  meresmikan program satu  kelurahan satu bank sampah dihalaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang.

    Ditempat yang sama juga, orang nomor satu di kota tertua di Indonesia ini meresmikan Taman Edukasi Pengelolaan Sampah 4R.

    Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya dan memberikan pemahaman sejak dini, sangat penting untuk mendidik anak anak dan membiasakan agar menjaga kebersihan lingkungan.

    “Taman Edukasi Pengelolaan Sampah yang mana diperuntukan untuk anak – anak agar memahami pentingnya kebersihan sejak usia dini,”kata Walikota Palembang Ratu Dewa Didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Palembang Ahkmad Mustain. selasa (20/05/2025) di Halaman Kantor DLH

    Dikatakan Ratu Dewa, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus berupaya untuk menambah bank sampah disetiap kelurahan, meski sejauh ini memang belum semua kelurahan memiliki bank sampah.

    “Sebanyak 37 Bank Sampah baru disiapkan guna memenuhi target setiap Kelurahan memiliki Bank Sampah,” tegasnya.

    Kegiatan yang langsung diikuti camat se- Kota Palembang ini menekankan,  salah satu solusi untuk mengurangi sampah ialah dengan cara menambah bank sampah, terlebih 37 bank sampah baru ini telah siap beroperasional.

    “Insyallah segera terwujud satu kelurahan satu bank sampah,” ungkapnya.

    Dewa juga meminta kepada para vamat untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan di wilayahnya masing – masing.

    Melalui Program Anti Mager (Males Gerak) Ratu Dewa berharap para camat dapat menemukan titik permasalahan dan penyelesaiannya.

    “Baik itu masalah sampah, penerangan, jalan dan banjir harus kita selesaikan,” terang Dewa.

    Usai acara peresmian Dewa memberikan hadiah kepada petugas DLH sebagai bentuk apresiasi atas kinerja para pejuang kebersihan.

    Total sebanyak 16 orang petugas kebersihan yang terbagi dari sopir, penyapu jalan dan pengawas mendapatkan hadiah berupa Televisi, Kulkas, sepeda dan bingkisan menarik lainnya.

    Serta pemberian hadiah tambahan bagi petugas kebersihan yang telah mengabdi selama 30 tahun lebih.

    “Kita sangat mengapresiasi kepada para petugas DLH sebagai ujung tombak dalam menjaga kebersihan jalan – jalan di Kota Palembang, pesan saya tetap semangat dan hati – hati dalam bekerja,” tutup Dewa.

  • Stadion Kamboja Siap Direvitalisasi! Kolaborasi Pemkot dan Askot PSSI Palembang Bangkitkan Sepak Bola

    Stadion Kamboja Siap Direvitalisasi! Kolaborasi Pemkot dan Askot PSSI Palembang Bangkitkan Sepak Bola

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menunjukkan komitmennya terhadap kemajuan sepak bola kota dengan meninjau langsung kondisi Stadion Kamboja, Selasa (30/4). Stadion legendaris yang berada di lokasi strategis itu direncanakan menjadi home base Askot PSSI Kota Palembang.

    “Stadion ini sudah lama berdiri dan letaknya sangat strategis. Di bawah kepengurusan baru Askot PSSI Kota, kami ingin menjadikan Stadion Kamboja sebagai markas utama. Karena itu, saya punya niat untuk merevitalisasinya, hal ini juga sebagai support penuh saya kepada Askot PSSI Kota Palembang” ujar Ratu Dewa saat kunjungan lapangan.

    Langkah konkret pun mulai dijalankan. Saat ini, beberapa pengembang telah mengajukan konsep revitalisasi stadion. Pemerintah Kota Palembang menggelar pemaparan dari pihak pengembang, melibatkan Ketua Askot PSSI dan pimpinan OPD terkait untuk menilai konsep terbaik.

    “Sudah ada pengembang yang mengajukan konsep. Kami undang mereka memaparkan ide mereka, dan kami hadir bersama Ketua Askot PSSI serta kepala OPD terkait untuk mendengar langsung dan menilai mana yang paling layak,” tambahnya.

    Ratu Dewa juga menyampaikan bahwa dukungan dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota sangat dinantikan agar rencana revitalisasi ini bisa segera terealisasi dan memberikan dampak positif bagi olahraga di Palembang.

    Langkah ini diharapkan menjadi awal kebangkitan sepak bola Palembang, sekaligus menjadikan Stadion Kamboja sebagai ikon baru persepakbolaan kota.

    Harapan besar datang dari Asosiasi Kota (Askot) PSSI Palembang terkait revitalisasi Lapangan Kamboja. Ketua Askot PSSI Kota Palembang, M. David, menyatakan bahwa Lapangan Kamboja berpotensi menjadi home base resmi bagi PSSI dan Sekolah Sepak Bola (SSB) di kota empek-empek tersebut.

    “Lapangan Kamboja bisa menjadi wadah bagi anak-anak Palembang untuk menyalurkan dan mengembangkan bakat mereka di dunia sepak bola. Sudah saatnya kita punya pusat pembinaan yang representatif,” ujar M. David.

    Tak hanya Kamboja, revitalisasi juga direncanakan untuk Lapangan Hatta, yang berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota Palembang. Fokus utama perbaikan adalah pada kualitas rumput agar lapangan layak digunakan untuk latihan maupun pertandingan.

    “Kita utamakan pembenahan rumput dulu agar lapangan bisa digunakan secara optimal. Kami juga menunggu paparan dari pihak investor mengenai jenis rumput yang paling cocok. Sementara untuk tribun, perbaikannya bisa dilakukan secara bertahap,” tambahnya.

    Revitalisasi ini diharapkan mampu mendorong perkembangan sepak bola usia dini di Palembang dan menciptakan regenerasi pemain yang berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.

  • Stadion Diserahkan, Dana Disiapkan: Era Baru Sepak Bola Palembang Dimulai

    Stadion Diserahkan, Dana Disiapkan: Era Baru Sepak Bola Palembang Dimulai

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG -Muhammad David bersama puluhan pengurus Asosiasi Kota (Askot) PSSI Palembang resmi dilantik oleh Walikota Palembang, Ratu Dewa, pada Kamis (10/4/2025) di Ruang Parameswara, Kantor Walikota Palembang.

    Pelantikan tersebut juga dihadiri perwakilan PSSI Sumatera Selatan, yaitu Sekretaris Jenderal PSSI Sumsel, Syahril Musa, yang membacakan sumpah dan susunan kepengurusan baru.

    Dalam sambutannya, Walikota Ratu Dewa menekankan pentingnya peran sekolah sepak bola (SSB) dalam mencetak pemain muda berbakat. Ia juga menyoroti perlunya revitalisasi Stadion Kamboja dan Lapangan Hatta sebagai sarana latihan dan pertandingan yang layak bagi para pemain muda.

    “Stadion Kamboja bisa menjadi home base Askot PSSI Palembang. Dalam penggunaannya, Askot PSSI Palembang akan kita prioritaskan,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Ratu Dewa memberikan tugas besar kepada pengurus Askot PSSI Palembang periode 2024–2028 untuk mengembalikan kejayaan sepak bola di kota ini.

    “Sudah saatnya sepak bola Palembang kembali bangkit seperti masa kejayaan Sriwijaya FC dan era Belanda dulu,” kata Ratu Dewa. Ia juga berkomitmen mendukung penuh setiap event yang diselenggarakan, termasuk memberikan hadiah sebesar Rp10–20 juta untuk turnamen rutin, seperti antar sekolah atau kelompok usia dini.

    Sementara itu, Ketua Askot PSSI Palembang yang baru, Muhammad David, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Walikota dan Pemerintah Kota Palembang atas dukungan yang diberikan.

    “Terima kasih kepada Pemkot, khususnya Walikota Palembang yang telah menyerahkan penggunaan Stadion Kamboja. Kami siap membangkitkan kembali sepak bola Palembang dengan menyelenggarakan turnamen seperti Liga Arena dan Turnamen Askot PSSI Palembang,” ujarnya.

    David juga menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan konsolidasi internal untuk menyusun kalender kegiatan sepanjang tahun. Ia menargetkan minimal ada satu turnamen bergengsi setiap kuartal sebagai ajang unjuk kemampuan para pemain muda di Palembang.

    “Kami ingin bukan hanya sekadar kompetisi, tapi juga proses scouting. Jadi dari setiap turnamen akan kita pantau pemain-pemain potensial yang nantinya bisa dibina lebih lanjut, bahkan disiapkan untuk jenjang yang lebih tinggi,” ujar David dengan penuh optimisme.

  • Arya Aditia Sebut, Elektabilitas Tinggi Peluang RD dan Prima Salam Berpeluang Besar Mendapat Dukungan Partai

    Arya Aditia Sebut, Elektabilitas Tinggi Peluang RD dan Prima Salam Berpeluang Besar Mendapat Dukungan Partai

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pasangan Bakal Calon Walikota dan wakil walikota Palembang Ratu Dewa-Prima Salam berpeluang besar mendapatkan partai pendukung dalam konstelasi politik Pilkada Palembang tahun 2024.

    Demikian disampaikan Praktisi Hukum Arya Aditia kepala Akselnews. Com, Rabu (07/082024).

    “Berdasarkan hasil survey yang dirilis oleh beberapa lembaga survey yg kredibel yg menunjukkan tingginya elektabilitas Ratu Dewa, membuat masih terbuka lebar peluang RD untuk mendapatkan dukungan dari Parpol yg tersisa, “ungkap Arya.

    Dimana saat ini kedua bakal calon Walikota dan wakil walikota tersebut mendapatkan dukungan dari partai Gerindra memiliki 8 kursi.

    ” Gerindra memiliki 8 kursi artinya untuk memenuhi syarat untuk 10 kursi membutuhkan 2 kursi lagi, apa lagi jika mendapat dukungan dari sisa partai yang ada DPRD Palembang cukup banyak kursi, “jelas dia

    Praktisi Hukum Muda Kota Palembang, optimis jika kedua pasangan tersebut akan mendapatkan kursi tambahan dari sisa parpol yang ada.

    “Peluang mendapatkan dukungan parpol lain masih terbuka, ” Terang nya

    Selama pendaftaran bakal calon Walikota san Wakil Walikota Palembang belum di tutup, mungkin ada kejutan dari kedua pasangan ini dalam memeriahkan pesta Demokrasi Pilkada Palembang.

  • Resmi Maju Pilwako Palembang RD Berpamitan Hadapan ASN

    Resmi Maju Pilwako Palembang RD Berpamitan Hadapan ASN

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa telah memasuki masa purna tugas atau pensiun, hari terakhir menjabat Sekda Kota Palembang Ratu Dewa, Senin (29/7/2024) berpamitan didepan ribuan abdi negara di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

    Dewa resmi mengumumkan pengumuman dirinya saat apel bersama seluruh pegawai Pemerintah Kota Palembang di Benteng Kuto Besak (BKB) dan akan maju sebagai Calon Wali Kota Palembang pada Pilkada 2024.

    Penjabat (Pj)  Wali Kota  Palembang (Pj) Ucok Abdulrauf Damenta yang menjadi pembina dalam apel tersebut mengumumkan komitment  Ratu Dewa untuk maju dalam kompetisi di Pilkada mendatang.

    “Pagi ini kita akan melepas bersama sosok abdi negara yang berpotensial yang telah banyak bersumbangsi dalam membangun kota Palembang,” kata Darmenta.

    Meski belum genap dua bulan menjabat sebagai orang nomor satu di Kota Palembang, Ratu Dewa dimata Darmenta sosok yang bertagung jawab dan penuh komitmen menjalankan tugasnya sebagai abdi negara untuk memajukan kota Palembang.

    “Hari ini mungkin adalah salah satu hari yang cukup bermakna dalam hidup saya, sejak dilantik sebagai Pj. Wali Kota Palembang, karena hari ini merupakan hari dimana kita akan melepas salah satu pegawai terbaik Pemerintah Kota Palembang, kebanggaan kita semua, penuh dedikasi serta inovasi dalam membangun Kota Palembang, yakni H. Ratu Dewa Sekretaris Daerah Kota Palembang,”ungkapnya.

    tambahnya, Berbagai prestasi telah beliau terima selama beliau menjadi Sekretaris Daerah dan juga Pj. Wali Kota Palembang, selama menjadi Sekda beliau pernah menjadi salah satu dari penerima Muslim ChoiceAwards di tahun 2020, dan saat menjadi Pj. Wali Kota beliau berhasil membawa Kota Palembang mendapatkan 19 Penghargaan, terakhir beliau berhasil meraih penghargaan LeadingPublic Service Innovationdari CNN Indonesia Awards 2024.

    “Saya berpesan kepada seluruh ASN agar tidak bermain dirana politik ditahun mendatang, tetap bekerja dan fokus melayani masyarakat karena sikap netralitas ASN harus tetap terjaga,” pesanya.

    Ditempat yang sama menyambung sambutan Sekda kota Palembang Ratu Dewa menegaskan, bahwa dirinya izin dan pamit kepada ribuan ASN dan Non PNSD untuk berjuang membawa dan memperhatikan masyarakat dan membawa aspirasi ASN.

    “31 tahun mengabdi menjadi ASN, banyak sekali suka cita seperti rintangan dalam menjalankan tugas. Sekilas riwayat kinerja saya, jika dulunya saya pernah menjadi orang saya sama seperti bapak ibu. Bekerja dilapangan dan pernah dimarah oleh atasan bahkan di pecat dari jabatan dan non job,” katanya.

    Saya pamit, mundur dari PNS dan berkompetensi di pilkada nanti.

    “Saya mohon maaf kepada bapak ibu sekalian jika saat menjabat saya pernah marah atau ada yang tersinggung,”tutupnya.

  • Sah Ratu Dewa Berpasangan Prima Salam Di Pilkada Kota Palembang Berdasarkan Surat DPP Gerindra 

    Sah Ratu Dewa Berpasangan Prima Salam Di Pilkada Kota Palembang Berdasarkan Surat DPP Gerindra 

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG- Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra dengan resmi memberikan dukungan kepada Ratu Dewa Sebagai Calon Walikota dan Prima Salam Sebagai Wakil Walikota Palembang pada pilkada November 2024 mendatang.

    Surat rekomendasi bakal calon Walikota dan wakil wakil walikota Palembang ditandatangani langsung Ketua Umum Partai Gerindra H Prabowo Subianto dan Sekretaris Jenderal H Ahmad Muzani pertanggal 23 Juli 2024.

    Bersama ketua DPC Gerindra Sumsel Kartika Sandri Dewi, Ratu Dewa Bersama Prima Salam menerima surat rekomendasi bakal calon Walikota dan wakil walikota Palembang.

    Wakil Ketua DPRD Palembang Adzanu Getar Nusantara merupakan politisi partai Gerindra membenarkan jika DPP partai Gerindra menunjuk Ratu Dewa dan Prima salam dalam pemilihan Kepala daerah kota Palembang.

  • Penyematan Satyalancana karya Satya Bagi ASN,Ratu Dewa Sebut Kebutuhan Guru SD Masih Sangat Banyak

    Penyematan Satyalancana karya Satya Bagi ASN,Ratu Dewa Sebut Kebutuhan Guru SD Masih Sangat Banyak

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG- Sebanyak kurang lebih 400 Aparatur Sipil Negara (ASN) masa bakti 10, 20 dan 30 tahun di lingkungan Pemerintah Kota Palembang terima penyematan Satyalancana karya Satya yang diberikan melalui Sekretaris Daerah (Sekda) kota Palembang, Ratu Dewa di Aula Dinas Pendidikan kota Palembang, Selasa (25/06).

    Adapun ratusan ASN yang menerima penyematan Satyalancana karya Satya tersebut terdiri dari beberapa unit kerja, baik dari Guru, Tenaga Kesehatan serta berbagai OPD lainnya.

    Dikatakan Ratu Dewa, bahwa terkait banyaknya para ASN yang akan memasuki masa pensiun itu sendiri, Pemerintah kota Palembang juga terus melakukan upaya untuk mengisi kekosangan tersebut, khususnya di bidang guru pengajar di tingkat Sekolah Dasar (SD).

    “Kita pastinya sangat membutuhkan di angka 3000an. Maka dari itu, kita selalu mengusulkan formasi terkait guru itu sendiri, tidak hanya formasi CPNS tetapi juga formasi PPPK,” kata Ratu Dewa.

    Disampaikannya, dengan usulan formasi yang dilakukan oleh Pemerintah kota Palembang, jumlah kebutuhan guru pengajar itu sendiri diharapkan dapat terus tertutupi.

    “Karena yang pensiun kan semakin hari pastinya semakin banyak, khususnya para guru,” ujarnya.

    “Maka dari itu terkadang kita harus mengambil dari para pegawai yang non-PNSD untuk menutupi kekurang itu,” tutupnya.

  • Pj Walikota Palembang Resmi Berganti, Ucok Abdul Rauf Prioritaskan Inflasi Terjaga Hingga Turunkan Stunting

    Pj Walikota Palembang Resmi Berganti, Ucok Abdul Rauf Prioritaskan Inflasi Terjaga Hingga Turunkan Stunting

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG- Ucok Abdul Rauf yang sebelumnya menjabat sebagai Inspektur II Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) kini secara resmi dilantik menjadi Penjabat (Pj) Walikota Palembang menggantikan Ratu Dewa.

    Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Pj Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fathoni di Griya Agung, Rabu (19/6/2024).

    Dalam kesempatan ini, Pj Gubernur Agus Fathoni mengucapkan selamat kepada Pj Walikota Palembang yang baru beserta istri sebagai Pj Ketua TP PKK Palembang yang baru.

    “Semoga amanah ini bisa dijalankan dengan baik sesuai peraturan perundang-undangan,” ucapnya.

    Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Pj Walikota Palembang sebelumnya Ratu Dewa beserta istri yang sudah bertugas dengan baik dalam kurun waktu 2023/2024.

    “Sudah banyak yang dilakukan, begitu juga dengan terobosan baru, sinergi yang terus terjalin bisa menghasilkan karya yang memuaskan. Banyak yang sudah dicapai Kota Palembang dan ini merupakan kebanggaan kita semua sebagai ibu kota provinsi dan banyak karya fundamental selama menjabat Pj Walikota Palembang,” bebernya.

    Selanjutnya, Pj Walikota Palembang Ucok Abdul Rauf mengungkapkan bahwa dirinya akan segera bersinergi dengan jajaran terkait apa saja yang utama akan dikerjakan dalam melayani warga Palembang.

    “Dalam waktu sesingkat mungkin ya tentu saya dengan seluruh OPD akan membuat skala prioritas, yang utama inflasi harus tetap kita jaga itu yang disampaikan pak gubernur tadi kemudian penanganan stunting dan lainya,” kata Ucok.

    Sementara itu, Ratu Dewa menuturkan bahwa setelah ia tidak lagi menjadi Pj Walikota kini dirinya kembali ke posisi sebelumnya yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang.

    “Sesuai dengan regulasi dari kementrian, maka pada hari ini saya kembali kepada jabatan definitif saya sebagai Sekretaris Daerah, tentunya saya tidak mau lari dari tugas pokok sebagai seorang Sekda. Saya akan membantu Pj Walikota yang baru pak Ucok semoga saya tetap menjalankan amanah ini dengan sebaik baiknya mohon doa dan dukunganya,” tutupnya.

  • PJ wako Palembang Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2023, Siap Dibahas di Komisi-komisi 

    PJ wako Palembang Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2023, Siap Dibahas di Komisi-komisi 

     

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Palembang gelar Paripurna membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palembang tahun anggaran 2023 sudah disampaikan, Rabu (12/6/2024) ruang utama DPRD Palembang Jalan H Gubernur Bastari Jakabaring.

    Raperda tersebut disampaikan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Palembang Ratu Dewa dalam Rapat Paripurna ke-7 MP.II yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Palembang Sudirman.

    “Raperda ini kami sampaikan dengan harapan dewan sependapat dan disetujui serta menetapkan sebagai peraturan pemerintah Kota Palembang,” sampai Dewa.

    Adapun laporan realisasi anggaran tahun anggaran 2023 menunjukan jumlah pendapatan Rp 4.194.409.370.231,2 atau 98,60 persen dari anggaran sebesar Rp 4.253.920.290.954.

    “Sedangkan jumlah belanja terealisasi sebesar Rp 4.077.732.592.510,82 atau 89,81 persen dari anggaran sebesar Rp 4.540.518.436.557,” ungkap Dewa.

    Neraca pemerintah Kota Palembang kata Dewa, hingga 31 Desember 2023 ditutup dengan jumlah aset sebesar Rp 18.254.675.127.407,75 dan kewajiban sebesar Rp 216.671.908.286,54 serta likuiditas dana Rp 18.038.003.219.121,21.

    “Dalam jumlah aset tersebut nilai aset tetap sebesar Rp 15.567.630.453.664,98,” kata Dewa.

    Ketua DPRD Kota Palembang Zainal Abidin mengungkapkan bahwa setelah mendengar laporan Raperda Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2023 nantinya akan dibahas oleh komisi-komisi di DPRD Kota Palembang.

    “Komisi-komisi akan membahas Raperda tersebut, lalu para anggota dewan ini akan menyampaikan pandangan-pandangannya terkait Raperda itu dalam paripurna selanjutnya,” ungkap Zainal.

  • Pj Wako Palembang Serahkan Bantuan Kepada Siswa Siswi Penerima Manfaat KPM

    Pj Wako Palembang Serahkan Bantuan Kepada Siswa Siswi Penerima Manfaat KPM

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pj Walikota Ratu Dewa terus bekerja menunjukan kepedulianya pada warga Kota Palembang, kali ini penyaluran bantuan diberikan kepada para wali murid siswa di SD Negeri 85 dan SMP Negeri 35 Palembang.

    Bantuan kali ini diberikan khusus bagi orang tua siswa yang terdata oleh Pemerintah Kota Palembang sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

    Hal itu bertujuan agar bantuan yang diserahkan tepat sasaran untuk wali murid yang benar-benar membutuhkan.

    Kehadiran orang nomor satu di Palembang ini pun sontak saja membuat suasana sekolah menjadi heboh, begitu juga dengan masyarakat yang ingin foto bersama dengan Ratu Dewa.

    Pj Walikota Palembang Ratu Dewa mengungkapkan, sebanyak lebih dari 300 paket bantuan dibagikan kali ini.

    “Membagikan beras dan juga paket sembako lainya kepada masyarakat khususnya orang tua sebagai KPM,” ujarnya.

    Ia menuturkan bahwa ini merupakan tanda kepedulian pemerintah kepada sesama dan diharapkan bisa bermanfaat kepada penerima.

    “Tanda kita peduli dan berbagi kepada sesama dan bisa meringankan ataupun membantu mereka dari sisi perekonomian, karena kita tau KPM di Palembang cukup banyak,” bebernya.

    Pada kesempatan ini juga, Ratu Dewa menginformasikan bahwa Jalur afirmasi yang ditetapkan Pemerintah Kota Palembang untuk PPDB tahun ini sebanyak 30%.

    “Itu artinya kami memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk mereka yang masuk dalam DTKS (Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial) untuk mendapatkan akses Pendidikan di Kota Palembang ini,” ujarnya.

    Kepada Kepala Dinas Sosial untuk memastikan wali murid yang hadir sudah terdaftar di DTKS dan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang untuk didata dengan rinci, anaknya kelas berapa, agar dapat diusulkan sebagai calon penerima PIP.

    “Jadi PIP ini merupakan salah satu dari Program Pemerintah yang juga bertujuan untuk memberikan akses pendidikan kepada seluruh Masyarakat, setiap tahunnya selalu kami menyampaikan daftar usulan sebanyak banyaknya,” tutupnya.

  • Ratu Dewa, Serahkan Alat Bantu Pendengaran Hingga Sembako, Penyandang Disabilitas

    Ratu Dewa, Serahkan Alat Bantu Pendengaran Hingga Sembako, Penyandang Disabilitas

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Mulai dari bantuan sembako hingga alat bantu pendengaran bagi masyarakat penyandang disabilitas diserahkan langsung oleh Pj Walikota Ratu Dewa, Jumat (7/6/2024).

    Ini merupakan penyerahan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Kementrian Sosial Sentra Budi Perkasa di Palembang Tahun 2024 yang berlangsung di Halaman Kampung Literasi 26 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil.

    Bantuan kebutuhan dasar yang diserahkan terdiri dari paket sembako, alat kebersihan diri, selimut, handuk dan sarung.

    Sedangkan alat bantu terdiri dari alat bantu dengar, kursi roda dan kasur decubitus.

    Kemudian juga penyerahan bantuan gerobak bakso untuk permodalan kewirausahaan bagi masyarakat.

    Diketahui penyaluran bantuan ini diberikan di empat Kecamatan yaitu Kecamatan ilir Timur I, Kecamatan Sukarami, Kecamatan Jakabaring dan Kecamatan Bukit Kecil.

    Pj Walikota Ratu Dewa mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi tingginya kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia Direktorat Jendral Rehabilitasi Sosial melalui Sentra Budi Perkasa di Palembang kepada masyarakat Kota Palembang, khususnya bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia.

    “Pada kesempatan ini saya berharap kegiatan bantuan ATENSI bagi penyandang disabilitas dan lanjut

    usia dapat senantiasa dilakukan, untuk membantu meringankan beban masyarakat penyandang disabilitas dan lanjut usia di Kota Palembang,” ujar Ratu Dewa.

    Mudah-mudahan, lanjut Ratu Dewa, kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat Kota Palembang, agar bisa turut peduli dan bertindak langsung untuk meringankan beban saudara – saudara penyandang disabilitas dan lanjut usia yang ada di sekitar.

    Ia menegaskan bahwa jajaran Pemerintah Kota Palembang memberlakukan hal yang sama kepada setiap warga, begitu juga dengan penyandang disabilitas.

    “Termasuk kemarin saya meresmikan puskesmas di Palembang yang kita buat pelayanan bagi penyandang disabilitas dan ini juga saya dorong ke puskesmas-puskesmas yang lain,” ujarnya.

    Kepedulian Ratu Dewa kepada penyandang disabilitas juga dibuktikan dengan memikirkan kesejahteraan mereka untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

    “Kita buka kesempatan agar para penyandang disabilitas juga bisa ikuti seleksi PNS maupun PPPK,” tutupnya.

  • Warga Talang Kepuh Gandus Menikmati Terangnya Jalan Pada Malam Hari

    Warga Talang Kepuh Gandus Menikmati Terangnya Jalan Pada Malam Hari

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Masyarakat kota Palembang, khususnya yang berada di Jalan Talang Kepuh, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus Palembang nampaknya kita dapat semakin tersenyum berkat adanya penambahan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) melalui Program Developer Peduli.

    Bahkan, pemasangan lampu PJU tersebut langsung di saksikan oleh Pj Walikota Palembang, Ratu Dewa bersama para OPD terkait serta pihak developer sendiri, salah satunya developer dari Gadang Berlian.

    Dalam peninjauannya, Ratu Dewa menyampaikan bahwa sebanyak kurang lebih 100 titik lampu PJU akan dipasang menyebar di kawasan Gandus Palembang.

    Bukan tanpa alasan, Ratu Dewa juga menyampaikan alasannya dipilih daerah Gandus Palembang sebagai lokasi prioritas atas pemasangan lebih kurang 100 titik lampu.

    “Daerah Gandus Palembang ini memang sangat minim untuk lampu penerangan jalan dan cukup gelap. Maka dari itu, kita telah menyisir dan kita pasang lampu di daerah Talang Kepuh ini,” kata Ratu Dewa, Senin (27/05).

    Masih dikatakannya, bahwa apa yang dilakukan tersebut juga tak lepas dari bantuan atau sumbangan dari Program Developer Peduli.

    Menurutnya, saat ini Pemerintah kota Palembang sangat terbatas terkait pemasangan lampu jalan itu sendiri, baik dari sisi anggaran dengan jumlah titik lampu baru yang cukup banyak, yakni kutang lebih 30 ribuan titik lampu baru.

    “Belum lagi lampu lampu yang rusak yang banyak tersebar di wilayah kota Palembang. Maka dari itu kita Pemerintah Kota cukup terbantu sekali dengan Program Developer Peduli,” ujarnya.

    “Dan ini akan terus berlanjut, setelah ini kita akan sisir dan mencari titik titik yang lain di Kecamatan Gandus Palembang ini,” tutupnya.

    Sementara itu, Camat Gandus Palembang, Jufriansyah mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang titik-titik lampu PJU yang telah dipasangkan di Kecamatan Gandus Palembang guna membantu penerangan masyarakat, khususnya para para pengendara yang melintas.

    “Rencana pemasangan 100 titik lampu PJU ini akan segera dituntaskan. Kami berharap untuk masyarakat dapat menjaga bersama sama keamanan, keindahan dan memiliki rasa memiliki bersama sama,” ucapnya.

    “Selain itu, kami juga berharap kepada para pemilik usaha yang lain di Kecamatan Gandus untuk dapat berpartisipasi juga membantu masyarakat sekitar melalui CSRnya,” tungkasnya.

  • Ratu Dewa Pesan 1.491 PPPK dan PNS Agar Bekerja Dengan Tangung Jawab

    Ratu Dewa Pesan 1.491 PPPK dan PNS Agar Bekerja Dengan Tangung Jawab

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pj Walikota Palembang Ratu Dewa melantik 1.491 Perjanjian Kerja (PPPK) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Halaman Rumah Dinas Walikota Palembang Jl. Tasik Senin Pagi (27/5/20/2024).

    Rasa bahagia tidak bisa di tutupi ribuan pegawai pemerintah kota Palembang, pelantikan ini sudah di nanti – nanti setelah dinyatakan lulus tahun 2023 lalu.

    “Saya atas nama Pemerintah Kota Palembang memberikan ucapkan selamat kepada semua PPPK dan PNS sekalian yang telah lulus dan saat ini telah resmi berstatus Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan PPPK,” Sampai Dewa.

    Dalam kesempatan itu, Ratu Dewa mengatakan, tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini menciptakan para Pegawai Negeri Sipil yang mampu menanamkan nilai nilai baik terutama core values berAKHLAK (berorientasi kepada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif).

    “Hari ini saya melantik PPPK dan CPNS tercatat ada sebanyak 1.491 orang dengan rincian 3 (Tiga) CPNS, 4 PNS, dan 1.484 PPPK,” Katanya.

    Adapun formasi dari masing-masing yang dilantik ini, yaitu 3 CPNS dari pengangkatan CPNS bedasarkan formasi Pola Pembibitan Daerah STTD Kementerian Perhubungan.

    Kemudian, 4 (Empat) PNS akan mengambil Sumpah Janji PNS dan 1.484 (Seribu Empat Ratus Delapan Puluh Empat) PPPK dari Tenaga Kesehatan, guru dan tenaga teknis.

    “Saya berharap kepada yang dilantik dapat melaksankan sumpah/janji, menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan berikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” Ujarnya.

    Hal ini sejalan dengan Pemerintah Pusat ingin membangun Good Government di dalam sistem tata kelola pemerintah dengan menempatkan yang mempunyai keahlian di bidang masing-masing.

    “Kepada para, PNS ataupun PPPK yang dilantik pada hari ini, Kota Palembang sangat menunggu inovasi dan gebrakan yang dapat diberikan untuk kemajuan Kota Palembang,” Pungkasnya.

  • Dilantiknya Pengurus Dewan Pendidikan Kota Palembang yang Baru, Ratu Dewa Memiliki Harapan Besar Kedepannya

    Dilantiknya Pengurus Dewan Pendidikan Kota Palembang yang Baru, Ratu Dewa Memiliki Harapan Besar Kedepannya

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Secara langsung dilantik oleh Ratu Dewa, para pengurus Dewan Pendidikan kota Palembang yang baru telah resmi dilantik. Bertempat di Aula Drs H. Aidil Fitri Syah MM Universitas PGRI Palembang ada disampaikan beberapa harapan untuk pendidikan Kota Palembang kedepan, Kamis (16/05/2024).

    Pada pelantikan yang diadakan di Gedung Science and Business Center lantai 5 PGRI Palembang, Ratu Dewa berharap dapat menjadi tempat diskusi mengenai pendidikan kedepan.

    “Harapan saya pelantikan Dewan Pendidikan kota Palembang ini bisa memberikan masukan, saran, rekomendasi pada Walikota Palembang terkait semua hal kaitannya dengan Pendidikan,” Kata Ratu Dewa.

    Dengan resminya pelantikan Dewan Pendidikan kota Palembang Periode 2024-2029, Pj Walikota Ratu Dewa juga menyampaikan pentingnya dewan pendidikan ini.

    “Dewan Pendidikan ini menjadi sesuatu yang penting apalagi tantangan begitu berat, menghadapi proyeksi dunia pendidikan,” Katanya.

    Ditengah membahas pentingnya dewan pendidikan, terdapat juga harapan pada dewan pendidikan yang baru untuk dapat membantu Pemerintah Kota Palembang kaitannya dengan pendidikan.

    “Mulai dari membangun karakter, juga masalah kompetensi dan literasi, ini menjadi pekerjaan rumah bagi pendidikan, sehingga saya sebagai pejabat dan pimpinan kedepan dapat terbantu,” Ujar Ratu Dewa.

    Selain berharap adanya perkembangan pada dunia pendidikan, Ratu Dewa menyatakan siap membantu dan berkontribusi pada Pendidikan yang ada di kota Palembang.

    “Seragam sekolah untuk anak SD dan juga SMP, nanti akan saya minta dengan kepala dinas pendidikan kota untuk menganggatkan dan juga kajian yang bisa kita realisasikan,” Kata Pj Walikota Palembang tersebut.

    Akhir penyampaian oleh Ratu Dewa ditutup dengan pesan mengenai soal menjaga suatu amanah sebagai cerminan pendidikan yang berkualitas.

    “Maka pesan saya pandai-pandai lah kita dalam menjaga suatu amanah, amanah apapun itu.” Tutup Ratu Dewa

  • Dinilai Sukses Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan, Mendagri Berikan Ratu Dewa Penghargaan Hari Otoda 2024

    Dinilai Sukses Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan, Mendagri Berikan Ratu Dewa Penghargaan Hari Otoda 2024

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Tepat setelah mengikuti upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) XXVIII Tahun 2024 di Balai Kota Surabaya, Pj Walikota Palembang Ratu Dewa sukses menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Kamis (25/4/2024).

    Penghargaan tersebut diserahkan oleh purnawirawan jenderal polisi bintang empat itu kepada Ratu Dewa atas
    Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan Skor 3,4541 dan Status Kinerja Tinggi Berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2023.

    Ratu Dewa sukses menghantarkan Kota Palembang menjadi satu-satunya Kota di Provinsi Sumatera Selatan yang meraih penghargaan bergengsi tersebut.

    Pj Walikota Ratu Dewa mengungkapkan bahwa penghargaan itu diberikan hanya kepada 5 provinsi, 10 kota dan 14 kabupaten se-Indonesia yang memiliki kinerja terbaik.

    “Alhamdulillah Palembang berada di peringkat ke 7 kota Se Indonesia dan satu-satunya di Sumsel, tentunya akan kita tingkatkan lagi kedepanya,” ujarnya.

    Atas raihan tersebut, Ratu Dewa beserta jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi warga Kota Palembang.

    “Semua ini kami persembahkan untuk warga Kota Palembang, sekali lagi kami ucapkan terimakasih,” bebernya.

    Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian mengucapkan selamat kepada pemerintah daerah yang sukses meraih penghargaan di Hari Peringatan Otonomi Daerah Ke-28 ini.

    Ia menegaskan bahwa penghargaan diberikan murni karena prestasi dan sudah melalui tahapan penilaian yang panjang.

    “Penilaian dalam pemberian penghargaan tidak dilakukan kemendagri sendiri tapi dilakukan oleh panel yang tergabung dari semua unsur pemerintah yang terkait, termasuk sekretaris militer mengecek,” ujarnya.

    Berbagai pihak eksternal pun dilibatkan, baik itu dari kalangan akademisi dan yang lainya.

    “Juga lembaga-lembaga internasional yang ada di indonesia yang kredibel dan tidak bisa di intervensi, peraih penghargaan perlu bangga karena bukan pesanan melainkan penilaian objektif yang cukup panjang,” tutupnya.

  • Ratu Dewa Lanjutkan Pembagian Sembako Ke Masyarakat

    Ratu Dewa Lanjutkan Pembagian Sembako Ke Masyarakat

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pasca Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Pj Walikota Ratu Dewa kembali melanjutkan program pembagian Sembako dan jemput bola pembuatan dokumen kependudukan, Kamis (18/4/2024).

    “Alhamdulillah syukur kita sudah saksikan sama-sama masyarakat cukup antusias, apalagi ada kuis tadi pertanyaan yang menghibur dan termasuk ada pertanyaan-pertanyaan yang memberikan pemahaman pada masyarakat,” kata Pj Walikota Palembang.

    Total Sembako yang dibagikan pada warga Jakabaring yang tersebar di beberapa kelurahan ini berjumlah 580 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), namun 100 paket sudah dibagikan sebelumnya.

    “580 paket sembako sesuai dengan janji saya, pembarian sembako baru kita bagikan 100, sisanya 480 kita bagikan hari ini dan pasti kebagian semua” ujar Ratu Dewa.

    Ratu Dewa menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Kota Palembang yang berjumlah 12.812.

    “Mudah-mudahan bantuan pasca idul fitri ini membantu dan bisa dimanfaatian dengan sebaik baiknya oleh KPM di Jakabaring,” ujarnya.

    Pemberian bantuan paket sembako ini, kata Ratu Dewa, akan terus dilanjutkan mengingat sembako sangat dibutuhkan oleh warga.

    “Apalagi di kondisi harga yang sekarang, kita berbagi sampai keseluruhan kelurahan dan kecamatan yang ada di Palembang,” ucap dia.

    Selanjutnya Ratu Dewa juga berfokus untuk menyelesaikan dokumen kependudukan warga, seperti KK, Akte kelahiran, KIS, KIP dan KIA.

    “Semua kita layani karena sifatnya jemput bola jangan sampai warga yang menunggu tapi kita yang mendatangi warga, semoga pelayanan ini bermanfaat untuk mereka,” tutupnya.

  • Ratu Dewa Apresiasi Peran DPD REI Sumsel Membangun Perekonomian Kota Palembang

    Ratu Dewa Apresiasi Peran DPD REI Sumsel Membangun Perekonomian Kota Palembang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pj Walikota Ratu Dewa mengapresiasi peran DPD Real Estate Indonesia (REI) Sumatera Selatan (Sumsel) yang sudah memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan di Kota Palembang.

    Diketahui Real Estat Indonesia (REI) merupakan sebuah organisasi persatuan perusahaan-perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang properti/pengembang perumahan.

    Apresiasi itu diungkapkan Ratu Dewa dalam acara Halal Bi Halal bersama Pengurus DPD REI Sumsel yang berlangsung di Ballroom II Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (17/4/202) siang.

    Pj Walikota Ratu Dewa mengucapkan syukur karena kehadiran dan peran REI yang begitu dirasakan oleh masyarakat, termasuk dengan membantu Pemkot Palembang dalam pemasangan lampu jalan.

    “Alhamdulillah syukur keberadaan REI Sumsel memberikan warna yang luar biasa, kami tau persis bagaimana REI membantu pembangunan di Kota Palembang. REI juga hadir membantu dalam pemasangan lampu jalan baru, juga membantu Pemkot Palembang di setiap titik-titik tertentu,” ujar Ratu Dewa.

    Menurut Ratu Dewa, karena pembangunan yang telah dilakukan itulah sehingga membuat ekonomi di Kota Palembang semakin menggeliat dengan positif.

    “Sehingga cukup terasa dibantu oleh REI, begitu juga dengan pengendalian inflasi yang terpelihara cukup baik. Semua ini juga berkat para pimpinan dari perbankan,” bebernya.

    Pj Walikota menyebutkan bahwa program strategis Palembang cukup banyak sehingga dirinya tak bisa bekerja sendiri, tentunya butuh bantuan berbagai pihak.

    “Pendidikan, kesehatan, perekonomian, infratruktur dan inverstasi yang masuk ke kota Palembang,” bebernya.

    Sementara itu, Ketua DPD REI Sumsel Zewwy Salim menuturkan bahwa acara HBH ini merupakan agenda silaturahmi tahunan antara pengurus REI bersama pemerintah kota maupun provinsi.

    “REI Sumsel sampai hari ini memiliki prestasi lumayan bagus dengan 400 anggota yang tersebar di 17 kabupaten kota, suatu kebanggaan bagi kami REI Sumsel menuliskan tinta emas bagi pembanguna Sumsel, tahun 2023 anggota sudah membangun 14 ribu lebih rumah MBR (masyarakat berpenghasilan rendah) dan komersil. Perekonomian di Sumsel kgususnya Palembang terus meningkat dan kondusif,” tutupnya.

  • Ratu Dewa Berharap Tenaga Non ASN Lulus Semua PPPK

    Ratu Dewa Berharap Tenaga Non ASN Lulus Semua PPPK

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG- Pj Walikota Palembang, Ratu Dewa sampaikan banyak wejangan untuk para tenaga non-PNSD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang yang akan mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

    Bukan tanpa alasan, wejangan yang diberikan tersebut tak lain guna mengharapkan seluruh tenaga non-PNSD tersebut dapat berhasil dan sukses menjadi PPPK dengan nilai yang diharapkan.

    “Mungkin dalam bulan depan akan ada pembukaan. Manfaatkanlah momentum ini dengan belajar dan terus bertanya kepada pendahulunya bagaimana caranya agar bisa lulus dan kemudian tanyakan juga kisi-kisi soalnya itu bagaimana,” kata Ratu Dewa di sela kegiatan Halal Bihalal bersama staff ASN di Rumah Dinas Walikota, Jalan Tasik Palembang, Selasa (16/04).

    Dijelaskan Ratu Dewa, pihak Pemkot Palembang sebelumnya juga telah mengrimkan surat kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) Republik Indonesia terkait kuota seleksi penerimaan PPPK di kota Palembang.

    “Alhamdulillah direspon sebanyak 6ribu lebih. Saat ini masih ada di angkat 3,6ribu lebih pegawai non-PNSD yang masih belum menjadi PPPK” ujarnya.

    Disampaikannya, bahwa Pemkot Palembang juga telah menyiapkan banyak formasi dalam seleksi PPPK kedepan, baik Guru, Tenaga Kesehatan, Tenaga TU dan lain sebagainya.

    “Formasinya semua telah tersedia, hanya saja saya mohon mereka dapat benar-benar belajar dalam menghadapi tes nantinya,” tutupnya.

  • Pj Wako Palembang Sidak Kedisiplinan Pegawai Hari Pertama Kerja

    Pj Wako Palembang Sidak Kedisiplinan Pegawai Hari Pertama Kerja

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG- Hari pertama masuk kerja pasca cuti bersama Lebaran Idul Fitri 1445 H, Pj Walikota Ratu Dewa turun langsung melakukan kunjungan ke kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) hingga ke kantor Kecamatan Kemuning, Selasa (16/4/2024) pagi.

    Dalam pelaksanaan sidak tersebut, Ratu Dewa bersama dengan tim terlihat berkeliling mengecek satu persatu ruangan dan pelayanan yang ada di kantor Disdukcapil.

    Kedisiplinan pegawai menjadi perhatian serius oleh Pj Walikota Palembang Ratu Dewa.

    Maka dari itu, Ia ingin benar- benar memastikan kehadiran pegawai di kantor Disdukcapil dan tentunya memberikan pelayananan terbaik bagi warga.

    Ratu Dewa juga tampak akrab berbincang dengan warga yang sedang mengurus berbagai dokumen kependudukan.

    “Sesuai dengan pembicaraan saya awal, pasca libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri, hari ini dibagi beberapa tim untuk sidak ke lapangan mengecek kehadiran dan kedisiplinan pegawai baik itu pns, non pnsd dan pppk,” kata Pj Walikota Palembang Ratu Dewa.

    Berdasarkan pantauan dan laporan tim di lapangan, Ratu Dewa menyebutkan bahwa di hari pertama ini kedisiplinan pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang secara umum sudah cukup baik.

    “Dan kami lihat langsung Alhamdulillah syukur tren cukup meningkat kedisiplinan, kenapa saya pilih Capil ? karena Capil adalah sentral pelayanan, pelayanan kepada masyarakat yang bersentuhan langsung termasuk di sekretariat,” ujar Rati Dewa.

    Untuk di kantor Disdukcapil hampir keseluruhan pegawai hadir hanya ada satu orang yang sakit.

    “Sebagai sampel saya kira 99 persen hadir hanya 1 orang yang sakit selebihnya hadir semua. Di tempat lain saya dapat laporan mayoritas semua pegawai dan non pnsd hadir semua, tinggal saya minta laporan tertulis nanti dari tim yang terdiri dari ketua Sekda, Inspektur dan BKPSDM,” tutupnya.