Bersama PU PR Wali Kota Ratu Dewa Tinjau Genangan Air di SU II, Longsor Gandus

- Redaksi

Sabtu, 6 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, turun langsung meninjau genangan air di Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, pada Sabtu (6/12/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai langkah cepat Pemerintah Kota Palembang menyikapi tingginya genangan air yang dikeluhkan masyarakat.

Peninjauan lapangan dilakukan bersama Kepala Dinas Kominfo Adi Zahri, pejabat setempat, serta Komunitas Peduli Sungai dan Banjir, sebagai bentuk kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi persoalan lingkungan.

Ratu Dewa mengatakan bahwa dirinya telah menginstruksikan Dinas PUPR untuk menelusuri jalur drainase secara menyeluruh agar penyebab genangan dapat teridentifikasi secara pasti.

“Saya sudah meminta Dinas PUPR untuk menelusuri drainase hingga kita tahu pembuangan air ini jatuhnya ke mana, dan juga langsung kita cek Dinas PUPR yang sedang bekerja agar warga sini tidak lagi kebanjiran,” ujarnya.

Wali Kota Palembang ini juga menyalurkan sejumlah bantuan paket sembako bagi warga kurang mampu yang terdampak banjir.

Selain penanganan banjir, Ratu Dewa memastikan seluruh program pengentasan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tetap berjalan. Pemerintah Kota Palembang bekerja sama dengan pemerintah pusat dan Forum CSR, menargetkan 3.067 RTLH direnovasi.

“Tadi sudah kita cek ada beberapa rumah warga yang terdampak banjir juga terdata akan diperbaiki. Bahkan target kita tahun 2026 semua RTLH sebanyak 3.067 selesai,” jelasnya.

Sebelum meninjau genangan air, Wali Kota Ratu Dewa juga meninjau lokasi tanah longsor di Jalan Pangeran Ing Kenayan, Sungai Jong, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus.

Longsor di sekitar area jembatan tersebut berdampak pada sejumlah rumah warga.

Ratu Dewa memastikan proses penanganan di lapangan berlangsung cepat dengan menurunkan alat berat dari Dinas PUPR.

“Saya sudah minta PUPR menurunkan alat berat sehingga bisa mengangkat serpihan-serpihan maupun bebatuan. Saya targetkan tujuh hari selesai,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah kota berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan lingkungan demi keamanan dan kenyamanan masyarakat Palembang.

Berita Terkait

Gelar Aksi di Ampera, EcoVoice Desak Evaluasi Tata Kelola SDA dan Penindakan Perusahaan Terindikasi Karhutla
Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang
Astra Motor Sumsel Bekali 154 Alumni & Mahasiswa Unsri Lewat Marketing Bootcamp
Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus
Pertamina Peduli, 10.000 Masker Dibagikan kepada Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Palembang
Berkas Dilimpahkan ke PN Tipikor Palembang, Iwan Tuaji dan Alhefy Kurniawan Sidang Perdana 13 Oktober
Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu
Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Gelar Aksi di Ampera, EcoVoice Desak Evaluasi Tata Kelola SDA dan Penindakan Perusahaan Terindikasi Karhutla

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Astra Motor Sumsel Bekali 154 Alumni & Mahasiswa Unsri Lewat Marketing Bootcamp

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Stop Bullying! LBH Bima Sakti Ingatkan Mahasiswa Bela Negara Dimulai dari Kampus

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Pertamina Peduli, 10.000 Masker Dibagikan kepada Masyarakat Terdampak Kabut Asap di Palembang

Berita Terbaru