Sumur Kering Dampak Musim Kemarau, Masyarakat Berduyun-duyun Mandi ke Sungai Musi

Empat Lawang203 Dilihat

SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Sejak beberapa bulan terakhir, sejumlah warga di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, memanfaatkan Sungai Musi untuk mandi dan mencuci.

Hal ini dikarenakan, dampak dari musim kemarau yang melanda sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Empat Lawang.

Akibatnya, banyak sumur warga mengalami kekeringan. Sehingga membuat warga memanfaatkan Sungai Musi untuk mandi dan mencuci pakaian.

Seperti yang terlihat dibawah Jembatan Musi II Tebing Tinggi, setiap sore banyak warga yang datang ke sungai untuk mandi dan mencuci.

Baca Juga :  Polisi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Wanita Tanpa Busana, Keluarga Korban Tersulut Emosi

Bahkan terlihat ada warga yang membawa derigen untuk menyetok air. Dan para anak-anak pun terlihat senang saat mandi di Sungai Musi.

Seperti yang dikatakan salah seorang warga jalan poros Tebing Tinggi. Dia mengaku kalau sumur miliknya sudah kering. Terpaksa dirinya bersama keluarga mandi di Sungai Musi.

Sementara itu, Nova warga Jalan Lingkar Kota Tebing Tinggi, mengatakan kalau sudah hampir dua bulan ini, sumur milik warga di kawasan tersebut mengalami kekeringan.

Jep, warga Tebing Tinggi lainnya, juga mengaku sejak musim kemarau ini banyak warga memanfaatkan Sungai Musi, hanya untuk mandi dan mencuci. Bahkan ada yang membawa drigen untuk menampung dan menyentok air.

Baca Juga :  Gerebek Tempat Penimbunan BBM Ilegal, Polres Empat Lawang Sita 5 Ton Lebih Pertalite

“Setiap sore orang ramai di sini untuk mandi, datang ada yang sekeluarga. Maklum sejak musim panas banyak sumur warga yang kering. Air sumurnya cukup untuk mandi dan minum saja,” ucapnya. (ANA)

    Komentar