Sumur Kering Dampak Musim Kemarau, Masyarakat Berduyun-duyun Mandi ke Sungai Musi

- Redaksi

Jumat, 8 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Sejak beberapa bulan terakhir, sejumlah warga di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, memanfaatkan Sungai Musi untuk mandi dan mencuci.

Hal ini dikarenakan, dampak dari musim kemarau yang melanda sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Empat Lawang.

Akibatnya, banyak sumur warga mengalami kekeringan. Sehingga membuat warga memanfaatkan Sungai Musi untuk mandi dan mencuci pakaian.

Seperti yang terlihat dibawah Jembatan Musi II Tebing Tinggi, setiap sore banyak warga yang datang ke sungai untuk mandi dan mencuci.

Bahkan terlihat ada warga yang membawa derigen untuk menyetok air. Dan para anak-anak pun terlihat senang saat mandi di Sungai Musi.

Seperti yang dikatakan salah seorang warga jalan poros Tebing Tinggi. Dia mengaku kalau sumur miliknya sudah kering. Terpaksa dirinya bersama keluarga mandi di Sungai Musi.

Sementara itu, Nova warga Jalan Lingkar Kota Tebing Tinggi, mengatakan kalau sudah hampir dua bulan ini, sumur milik warga di kawasan tersebut mengalami kekeringan.

Jep, warga Tebing Tinggi lainnya, juga mengaku sejak musim kemarau ini banyak warga memanfaatkan Sungai Musi, hanya untuk mandi dan mencuci. Bahkan ada yang membawa drigen untuk menampung dan menyentok air.

“Setiap sore orang ramai di sini untuk mandi, datang ada yang sekeluarga. Maklum sejak musim panas banyak sumur warga yang kering. Air sumurnya cukup untuk mandi dan minum saja,” ucapnya. (ANA)

Berita Terkait

Korban Kedua Anak yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan pada Hari Keempat Pencarian
Satu Korban yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Lagi Masih Dicari
Dua Bocah SD Hilang Terseret Arus Sungai Musi, Pencarian Hari Kedua Masih Berlangsung
HUT ke-19 Empat Lawang Jadi Momentum Perkuat Arah Pembangunan Daerah
Pemkab Empat Lawang Bantah Isu Mobil Dinas Rp3,5 Miliar, Anggaran Dialihkan untuk BPJS Kesehatan
Pemkab Empat Lawang Siapkan 7 Agenda Besar HUT ke-19 Tahun 2026, Fokus pada Dampak ke Masyarakat
DPRD Empat Lawang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati 2025, Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas
Bupati dan wakil Bupati Empat Lawang Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Sawal 1447 H

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:40 WIB

Korban Kedua Anak yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan pada Hari Keempat Pencarian

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:36 WIB

Satu Korban yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Lagi Masih Dicari

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:14 WIB

Dua Bocah SD Hilang Terseret Arus Sungai Musi, Pencarian Hari Kedua Masih Berlangsung

Selasa, 21 April 2026 - 20:37 WIB

HUT ke-19 Empat Lawang Jadi Momentum Perkuat Arah Pembangunan Daerah

Sabtu, 4 April 2026 - 19:28 WIB

Pemkab Empat Lawang Bantah Isu Mobil Dinas Rp3,5 Miliar, Anggaran Dialihkan untuk BPJS Kesehatan

Berita Terbaru

Kapolsek Buay Madang Timur Iptu Swisspo, memimpin langsung pengamanan Perayaan Ekaristi Penerimaan Sakramen Krisma di Gereja Trinitas Bangun Sari, Desa Srikaton.

OKU Timur

Polsek Buay Madang Timur Amankan Perayaan Sakramen Krisma

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:28 WIB

Kapolsek Buay Madang Timur Iptu Swisspo, melakukan koordinasi dengan panitia Pengajian Akbar di Ponpes Al Istiqomah, Desa Sumber Harjo.

OKU Timur

Persiapan Pengajian Akbar di Ponpes Al Istiqomah BMT

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:23 WIB

Foto tim pengacara dan keluarga korban Kristina

Kota Palembang

Keluarga Dan Kuasa Hukum Almarhumah Christina Minta Pelaku Dihukum Mati

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:15 WIB