Sumsel Targetkan Panen Satu Juta Ton Pipilan Kering Jagung

- Redaksi

Rabu, 29 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumsel, Bambang Pramono. (Photo: Reza Mardiansyah)

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumsel, Bambang Pramono. (Photo: Reza Mardiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menargetkan satu juta ton Pililan Kering Jagung di tahun 2021. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumsel, Bambang Pramono, usai panen Raya Jagung Nusantara secara serentak seluruh Indonesia bersama Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo secara virtual, Rabu (29/9/2021).

Kata Bambang Sumsel sendiri telah melakukan panen jagung di tiga titik lokasi yaitu di Kabupaten Musi Rawas, OKUT, dan Banyuasin. Menurutnya, produksi jagung Indonesia mencapai 23 juta ton. Sedangkan Sumsel per 28 September 2021 sudah mencapai luas panen sekitar 112 hektar atau setara 707.546 ton pipilan kering.

Ditargetkan pada tahun 2021 ini, Sumsel dapat berkontribusi panen jagung menjadi 1 juta ton pipilan kering. Karena sebelumnya di tahun 2020 panen jagung mencapai 927 ribu ton pipilan kering.

“Kita masih ada waktu 3 bulan untuk panen lagi, mudah-mudahan dengan produktivitas panen jagung Sumsel yang berada di atas nasional yaitu 6,7 ton per hektar, hal ini dapat tercapai,” katanya.

Lanjut dia, bahwa sejak 2019, Sumsel sudah masuk 10 besar skala nasional sebagai daerah penghasil jagung. Sumsel juga menyiapkan untuk melakukan Ekstensiftkasi (upaya meningkatkan hasil pertanian dengan memperluas lahan pertanian) dengan penanaman padi padi jagung atau padi jagung di beberapa daerah Sumsel antara Iain, OKUS, OKUT, dan MUBA.

“Seperti yang di targetkan Gubernur, termasuk jagung padi juga kita tahun ini masih di pringkat ke 5 tetapi target beliau kita akan mencapai paling tidak no 3 nasional,” jelasnya.

Sementara itu, ia juga mengatakan untuk penampung jagung Sumatra Selatan masih dilakukan pengiriman lokal seperti Lampung dan Jawa Barat. Wilayah tersebut menggunakan jagung sebagai pakan ternak untuk daerah tersebut. “Pengirimannya di Lampung dan Jawa Barat,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Penerapan pancasila dalam Kehidupan Sehari-hariku
Menerapkan Pancasila Mulai dari Hal-Hal Sederhana
Peran Penting Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Pancasila sebagai Panduan untuk Menjadi Mahasiswa yang Bertanggung Jawab
Mengamalkan Pancasila Mulai dari Diri Sendiri
Pancasila sebagai Pedoman Sikap dan Perilaku Mahasiswa
Diri Saya dan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Modus Petugas Lapas Palsu di OKU Timur, Sepeda Motor Petani Raib di Halaman Markas Polisi

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:15 WIB

Penerapan pancasila dalam Kehidupan Sehari-hariku

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:09 WIB

Menerapkan Pancasila Mulai dari Hal-Hal Sederhana

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:03 WIB

Peran Penting Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:55 WIB

Pancasila sebagai Panduan untuk Menjadi Mahasiswa yang Bertanggung Jawab

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:49 WIB

Mengamalkan Pancasila Mulai dari Diri Sendiri

Berita Terbaru

Sumsel

Penerapan pancasila dalam Kehidupan Sehari-hariku

Jumat, 21 Agu 2026 - 06:15 WIB

Sumsel

Menerapkan Pancasila Mulai dari Hal-Hal Sederhana

Jumat, 21 Agu 2026 - 06:09 WIB

Sumsel

Peran Penting Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Jumat, 21 Agu 2026 - 06:03 WIB

Sumsel

Mengamalkan Pancasila Mulai dari Diri Sendiri

Jumat, 21 Agu 2026 - 05:49 WIB