Nama : Yuri Daffania Islami Putri
NIM : PO7131126075
Prodi : D3 Gizi
Menerapkan Pancasila Mulai dari Hal-Hal Sederhana
Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang terdiri dari lima sila. Pancasila juga bukan hanya sekedar untuk dihafalkan, tetapi juga harus di terapkan dalam kehidupan sehari-hari. sebagai pelajar, kita juga mempunyai peran dalam menerapkan Pancasila. Hal-hal kecil seperti menghargai teman, membantu satu sama lain, menjaga kerukunan dan bersikap adil juga merupakan bentuk dari Pancasila yang dapat kita terapkan baik di rumah, di sekolah, maupun di lingkungan sekitar.
Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila pertama berhubungan dengan kepercayaan dan hubungan kita dengan tuhan. Sebagai seorang muslim, saya berusaha mengerjakan sholat lima waktu, berdoa sebelum memulai kegiatan dan selalu memiliki rasa syukur atas apa yang di miliki. Selain itu, saya menghargai teman teman yang mempunyai agama atau kepercayaan yang berbeda. Karena menurut saya, saling menghargai dalam hal agama ataupun kepercayaan sangat penting terlebih Indonesia mempunyai banyak agama dan kepercayaan yang berbeda.
Sila Kedua: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradap
Sila kedua mengajarkan untuk menghargai dan memperlakukan orang lain dengan baik. Dalam kehidupan sehari-hari, Saya menerapkannya dengan cara membantu teman yang sedang kesulitan, tidak melakukan perundungan, dan tidak mengejek atau merendahkan sesama teman. Kita harus menghindari perundungan, karena setiap orang berhak mendapatkan perlakuan yang baik. Hal kecil seperti saling membantu maupun menghargai sesama manusia itu sudah menunjukkan bahwa kita telah menerapkan nilai kemanusiaan.
Sila Ketiga: Persatuan Indonesia
Sila ketiga mengajarkan kita untuk menjaga persatuan. Indonesia memiliki banyak perbedaan, mulai dari agama, suku, bahasa, budaya serta kebiasaan. Dirumah, saya juga membantu ibu mengurus pekerjaan rumah, di sekolah, kita dapat berteman dengan siapa saja tanpa melihat perbedaan. Ketika mendapat tugas kelompok, saya harus bekerja sama dan tidak membeda-bedakan teman. Jika ada perbedaan pendapat, saya akan membicarakan pendapat tersebut dengan baik agar tidak menimbulkan pertengkaran dengan teman.
Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan
Sila keempat mengajarkan kita untuk menyelesaikan masalah dengan cara bermusyawarah. Ketika saya mendapat tugas kelompok, setiap anggota kelompok biasanya memiliki pendapat masing-masing. Saya memberikan kesempatan kepada semua teman kelompok saya untuk menyampaikan pendapat mereka masing-masing. Setelah mereka sudah selessai menyampaikan pendapat mereka, barulah kita akan menentukan keputusan bersama. Menurut saya, belajar menghargai pendapat orang lain juga penting karena tidak semua orang mempunyai pemikiran yang sama. Dengan melakukan musyawarah, masalah dapat diselesaikan dengan lebih baik dan tidak merugikan satu pihak.
Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Sila Kelima Mengajarkan kita untuk bersikap adil kepada orang lain. Ketika di rumah, saya suka berbagi makanan dengan adik saya dan tidak memilih-milih atau mengambil sesuatu untuk diri saya sendiri. Ketika di sekolah, kita tidak boleh membeda bedakan temandalam pergaulan. Semua teman harus diperlakukan sama, baik dekat maupun yang tidak terlalu dekat dengan kita. Kita juga tidak boleh iri atau merasa tidak senang ketika teman lainnya mendapatkan sesuatu yang lebih baik, karena setiap orang mempunyai hak untuk berbahagia walau caranya tidak sama dengan yang lain.
Penerapan Pancasila dapat dimulai dari hal-hal yang sederhana, seperti menghormati perbedaan, membantu teman, menjaga persatuan, menghargai pendapat satu sama lain, dan bersikap adil dengan sesama manusia. Jika nilai-nilai tersebut diterapkan dengan konsisten, hal ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih rukun, damai, dan saling menghargai.







