Pancasila sebagai Pedoman Sikap dan Perilaku Mahasiswa

- Redaksi

Jumat, 21 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Sakinah Nahdah Abbiyah

NIM    : PO7131126067

Prodi  : D3-Gizi

 

Pancasila sebagai Pedoman Sikap dan Perilaku Mahasiswa

 

Menjadi mahasiswa baru berarti melangkah ke dunia yang jauh lebih luas daripada masa sekolah. Jika dulu Pancasila terasa hanya sebagai materi hafalan menjelang ujian atau teks yang dibaca setiap upacara hari Senin, dunia kampus langsung memberi sudut pandang yang berbeda.

 

Halo semuanya perkenalkan nama saya Sakinah Nahdah Abbiyah, saya mahasiswa baru jurusan Gizi prodi D3-Gizi di Poltekkes Kemenkes Palembang. Sebagai mahasiswa baru, kita mulai menyadari bahwa kelima sila dalam Pancasila sebenarnya adalah aturan main untuk hidup bersama di negara seberagam ini.

 

Sila Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang Adil dan Beradab mengajari kita cara bersikap saling menghargai. Di kos atau di kelas, kita bertetangga dan berteman dengan orang-orang yang beda keyakinan. Di sinilah nilai toleransi dan rasa kemanusiaan dites secara langsung, bukan cuma di atas kertas. Eh tapi bagaimana si cara menerapkan Pancasila sebagai Pedoman Sikap dan Perilaku Mahasiswa? Kita dapat menerapkan dari kelima sila Pancasila dari dalam diri seorang mahasiswa

 

Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, mengajarkan mahasiswa untuk memiliki keimanan serta menghargai kebebasan orang lain dalam menjalankan agamanya. Dalam kehidupan kampus, penerapannya dapat dilakukan dengan menjalankan ibadah sesuai kepercayaan masing-masing dan memberikan kesempatan kepada teman untuk beribadah tanpa gangguan. Selain itu, mahasiswa juga perlu menghindari sikap yang merendahkan keyakinan orang lain. Dengan adanya sikap saling menghormati, perbedaan agama di lingkungan kampus tidak menjadi penghalang untuk berteman dan bekerja sama.

 

Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, berkaitan dengan bagaimana mahasiswa memperlakukan orang lain dengan baik dan menghargai setiap manusia. Contohnya adalah tidak melakukan perundungan, tidak menghina kekurangan orang lain, serta bersedia membantu teman yang sedang mengalami kesulitan. Ketika melihat teman melakukan kesalahan, kita juga sebaiknya mengingatkan dengan cara yang baik, bukan mempermalukannya di depan orang lain. Sikap tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki rasa empati dan menghargai sesama.

 

 

Sila ketiga, Persatuan Indonesia, mengajarkan pentingnya menjaga persatuan meskipun terdapat banyak perbedaan. Di lingkungan kampus, mahasiswa dapat berasal dari berbagai daerah dan mempunyai kebiasaan yang berbeda. Perbedaan tersebut seharusnya tidak membuat kita membentuk kelompok yang saling menjauh. Sebaliknya, mahasiswa dapat membangun hubungan yang baik dengan siapa saja dan bekerja sama tanpa memandang asal daerah, suku, maupun latar belakang. Menjaga persatuan juga dapat dilakukan dengan tidak menyebarkan berita atau informasi yang dapat menimbulkan permusuhan.

 

Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dapat diterapkan ketika mahasiswa menghadapi suatu persoalan bersama. Dalam kegiatan kelas maupun organisasi, setiap orang memiliki hak untuk menyampaikan pendapat. Namun, pendapat tersebut harus disampaikan dengan sopan dan tetap menghargai pendapat orang lain. Jika terjadi perbedaan pendapat, mahasiswa dapat melakukan musyawarah untuk menemukan keputusan yang terbaik. Setelah keputusan disepakati, setiap anggota juga harus menghormati dan menjalankannya dengan penuh tanggung jawab.

 

Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, mengajarkan mahasiswa untuk bersikap adil dan tidak hanya memikirkan kepentingan diri sendiri. Penerapannya dapat dilakukan dalam berbagai kegiatan, misalnya membagi tugas kelompok sesuai kemampuan anggota, memberikan kesempatan yang sama kepada teman untuk berpendapat, serta tidak mengambil hak orang lain. Mahasiswa juga dapat menunjukkan kepedulian dengan ikut dalam kegiatan sosial atau membantu orang yang membutuhkan sesuai kemampuan yang dimiliki.

 

Kesimpulan saya sebagai mahasiswa, saya akan berusaha untuk terus menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila merupakan pedoman yang penting bagi mahasiswa dalam menentukan sikap dan perilaku di kehidupan sehari-hari. Kelima sila di dalam Pancasila mengajarkan mahasiswa untuk memiliki keimanan, menghargai sesama, menjaga persatuan, menyelesaikan masalah melalui musyawarah, serta bersikap adil kepada orang lain. Nilai-nilai tersebut dapat diterapkan melalui tindakan sederhana di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Berita Terkait

DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit
Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 
Bupati Toha Lantik Pejabat Pemkab Muba, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar
Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Empat Lawang, Evaluasi Pelaksanaan Tugas
Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan
Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap
Dua Wartawan Diduga Dianiaya saat Liput Kericuhan di Polda Sumsel

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:08 WIB

DR Conie SH : Kuasa Hukum Korban Penusukan Berharap Pihak Pemerintah Membantu Biaya Rumah Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Terduga Provokator Bawa Pisau Diamankan Kapolri Minta Lakukan Investigasi Menyeluruh 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bupati Toha Lantik Pejabat Pemkab Muba, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:15 WIB

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Empat Lawang, Evaluasi Pelaksanaan Tugas

Berita Terbaru

Empat Lawang

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar

Selasa, 13 Okt 2026 - 23:15 WIB