Sumsel Belum Bisa Vaksinasi Anak, Ini Sebabnya

- Redaksi

Rabu, 15 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy. (Photo: Reza Mardiansyah)

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy. (Photo: Reza Mardiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Provinsi Sumatera Selatan masih akan menunggu untuk melakukan vaksinsi anak usia 6-11 tahun. Hal ini lantaran belum tercapainya vaksinasi Lansia yang saat ini masih di angka 60 persen realisasinya.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lestu Nurainy saat dihubungi menjelaskan, jika syarat untuk melakukan Vaksinasi Anak adalah capaian Vaksinasi secara umum telah mencapai 70 persen. “Oleh karena itu saat ini Sumsel belum bisa melakukan Vaksin anak karena Vaksinasi Lansianya yang masih 60 persen,” kata Lesty, Rabu (15/12/2021).

Meski memiliki berbagai kendala mulai dari adanya pihak keluarga yang tidak mengizinkan orang tuanya di vaksin hingga proses Screaning yang tidak memungkinkan untuk di vaksin.

Pihaknya tetap menegaskan untuk mengejar capaian vaksinasi Lansia. Apalagi dikatakanya di seluruh kabupaten kota se-Sumsel capaian Vaksinasi Lansia nya belum ada yang mencapai 60 persen.

“Secara umum capaian vaksinasi di Kabupaten Kota memang ada yang sudah mencapai 70 persen, namun tidak untuk Lansia nya, bahkan yang tertinggi baru mencapai 54 persen untuk vaksinasi Lansia. Saya berharap Vaksinasi untuk anak ini bisa dilakukan akhir Desember nanti,” ungkapnya.

Diketahui saat ini Vaksinasi Sumsel secara umum keseluruhan telah mencapai 62,37 persen untuk dosis pertama dan 37,44 dosis kedua. Sedangkan untuk Vaksinasi Lansia keseluruhan baru mencapai 44,78 persen dosis pertama dan 25,30 persen dosis kedua. (ANA)

Berita Terkait

Jaga Kondusifitas Kamtibmas, Polsek Buay Madang Timur Gelar KRYD dan Patroli Subuh
Cegah Karhutla, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Sosialisasi dan Sebar Maklumat Kapolda Sumsel
Kejati Sumsel Pastikan Tak Ada Perkara Korupsi yang Mangkrak, Ketut Sumedana: Semua Diproses hingga Persidangan
Eksepsi: Dakwaan Diklaim Kabur, Terdakwa Bongkar Peran Harmizon dalam Kasus Irigasi Muara Enim
Antar Pesanan Driver Ojol di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan
Terseret Arus Saat Menyeberang, Wili Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Dicari
SS Diamankan Security Usai Diduga Bobol Gudang di IB II Palembang
Kejari Palembang Geledah Kantor Dishub dan Rumah Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pemeliharaan Lampu Jalan APBD-P 2025

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:04 WIB

Jaga Kondusifitas Kamtibmas, Polsek Buay Madang Timur Gelar KRYD dan Patroli Subuh

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Sosialisasi dan Sebar Maklumat Kapolda Sumsel

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:57 WIB

Kejati Sumsel Pastikan Tak Ada Perkara Korupsi yang Mangkrak, Ketut Sumedana: Semua Diproses hingga Persidangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:40 WIB

Eksepsi: Dakwaan Diklaim Kabur, Terdakwa Bongkar Peran Harmizon dalam Kasus Irigasi Muara Enim

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:34 WIB

Terseret Arus Saat Menyeberang, Wili Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Dicari

Berita Terbaru