Status Waspada Gunung Api Dempo Belum Memerlukan Jalur Evakuasi

- Redaksi

Senin, 10 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni, memantau alat siesmograf di Pos Pematau Gunung Api Dempo. (Photo: Delta Handoko)

Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni, memantau alat siesmograf di Pos Pematau Gunung Api Dempo. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Saat mengunjungi pos pemantau Gunung Api Dempo, Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni, menegaskan bahwa permintaan untuk membuat jalur evakuasi terkait peningkatan status Gunung Api Dempo dari Level I Normal ke Level II waspada adalah suatu yang sudah sangat terlalu jauh menanggapi peningkatan status tersebut.

Ia mengatakan, sepengetahuan dirinya bahwa level setiap gunung api itu ada normal, waspada, awas dan siaga, yang semuanya tetap harus di waspadai karena ini merupakan fenomena alam.

“Kita tidak menganggap ini remeh, namun harus diikuti tahapannya serta selalu waspada,” terang Alpian, Senin (10/1/2022).

Menurutnya, berdasarkan rekomendasi bahwa jarak aman sekarang adalah radius 1 Km dari kawah dan 2 Km sektor utara, dan soal jarak ini juga, kata dia, perkampungan yang terdekat adalah kampung IV (empat).

“Dan kita ketahui bersama, bahwa saat ini akses menuju kampung IV pun sudah sangat baik, dengan kondisi jalan yang sudah di aspal,” kata dia.

Sehingga, kata dia, kalaupun terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, evakuasi pun sudah sangat mudah, dan tidak ada lagi yang jalannya masih berbentuk tanah di daerah-daerah terdekat Gunung Api Dempo.

“Jadi saya berfikir, saat diminta untuk membuat jalur evakuasi, ini untuk apa?,” tanya Alpian.

Dia menuturkan, sempat terpukul, ketika beberapa temannya dari luar Pagar Alam sempat membatalkan rencana untuk datang ke Pagar Alam karena dengan situasi terkini terhadap Gunung Api Dempo.

“Tapi saya selalu memastikan, bahwasanya Kota Pagar Alam, namun saya pribadi juga tidak menjamin karena ini adalah kejadian alam,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Tergiur Untung Besar, Pria 29 Tahun Simpan 2,3 Kg Ganja di Kost dan Kena Gerebek
Disiplin Berbuah Manis, 140 Warga Binaan Lapas Kelas III Pagar Alam Terima Remisi Umum HUT RI Ke-81
Helen Purnama Sari, Putri Pagar Alam Jadi Wasit Bulu Tangkis Kelas Dunia dan Wanita Pertama di Sumsel Raih Predikat Terbaik Asia
Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah
Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi
Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi
Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas
Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Disiplin Berbuah Manis, 140 Warga Binaan Lapas Kelas III Pagar Alam Terima Remisi Umum HUT RI Ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Helen Purnama Sari, Putri Pagar Alam Jadi Wasit Bulu Tangkis Kelas Dunia dan Wanita Pertama di Sumsel Raih Predikat Terbaik Asia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi

Berita Terbaru