SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sriwijaya FC kembali meraih kemenangan dalam laga uji coba pramusim, kali ini menghadapi PSPS Pekanbaru dengan skor tipis 1-0. Laga digelar di Lapangan PSF Pancoran, Jakarta Selatan, pada Sabtu pagi, 26 Juli 2025.
Gol semata wayang Elang Andalas dicetak oleh Eros Darmawan pada menit ke-31 babak kedua, memanfaatkan assist matang dari rekan setimnya, Ade Suryana. Meski unggul secara skor, pelatih kepala SFC Achmad Zulkifli menegaskan bahwa laga ini belum menjadi cerminan kekuatan penuh timnya.
“Alhamdulillah kita bisa menang, tapi ini baru uji coba awal. Kita belum masuk ke ranah taktikal, masih evaluasi dasar saja,” ungkap Coach Azul, sapaan akrabnya.
Menurutnya, dalam laga yang berlangsung selama 2×30 menit ini, ia belum menurunkan skuat inti maupun skema terbaik. Tim pelatih masih dalam proses menilai kemampuan seluruh pemain secara individu maupun kelompok.
“Kita belum bentuk skema inti. Ini masih tahap cari-cari, siapa pemain yang cocok untuk membela Sriwijaya FC di Liga 2 nanti,” ujarnya. Ia juga mengatakan bahwa para pemain saat ini baru diperkenalkan pada prinsip-prinsip dasar bermain baik saat menyerang maupun bertahan.
Coach Azul juga menyampaikan bahwa ia baru akan mulai mempersiapkan latihan taktikal secara menyeluruh pada bulan Agustus 2025 mendatang. Menurutnya, waktu tersebut lebih ideal karena mendekati jadwal kompetisi resmi Liga 2 musim 2025/2026.
“Untuk sementara ini uji coba hanya bertujuan melihat sejauh mana pemahaman individu terhadap posisi dan tugas mereka dalam permainan. Bukan untuk unjuk kekuatan penuh,” jelasnya.
Setelah kemenangan melawan PSPS Pekanbaru, Sriwijaya FC dijadwalkan menghadapi Dewa United klub Liga 1 dalam laga uji coba lanjutan pada Rabu, 30 Juli 2025, di Lapangan Megamendung, Bogor, pukul 15.00 WIB. Azul menegaskan bahwa meski lawan berikut lebih berat, timnya tetap akan fokus pada proses pembentukan fondasi permainan, bukan hasil akhir.
Sebelumnya, SFC juga menang 1-0 atas MSG di Lapangan B Senayan, Selasa malam, 22 Juli 2025. Dalam laga itu, Jakson menjadi pencetak gol tunggal setelah menerima umpan dari Escobar. Kemenangan beruntun ini tentu menjadi modal awal yang baik bagi Laskar Wong Kito, meski masih menyimpan kekuatan sesungguhnya.

















