Sinergi Pemkab Musi Banyuasin dan PLN, Listrik Segera Mengalir di 19 Titik Secara Bertahap

- Redaksi

Minggu, 20 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID,. PALEMBANG – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bersama PLN Unit Induk Diatribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) terus memperkuat sinergi demi meningkatkan rasio elektrifikasi di wilayah Musi Banyuasin, salah satunya melalui migrasi pelanggan PT MEP menjadi pelanggan PLN. Kolaborasi ini telah menghasilkan kesepakatan bersama untuk segera mengoperasikan jaringan listrik di 19 titik lokasi secara bertahap, yang tersebar di 14 kecamatan.

Kesepakatan tersebut mencakup Pembangunan Jaringan dan Penyediaan Tenaga Listrik di Titik Ukur Pelanggan, termasuk di antaranya Titik Ukur Danau Cala, Setia Jaya, Talang Mandung, Layan, Pinggap Pengaturan, Sumber Agung, Mekar Jaya, Loka Jaya, Tanjung Agung, Rantau Keroya, Nusa Serasan, Tenggulang Jaya, Lubuk Harjo, Mendis, Pangkalan Bayat, Sungai Baung, Plakat Tinggi, Peninggalan, dan Suka Jadi.

General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, menjelaskan bahwa hingga pertengahan April 2025, pembangunan jaringan telah rampung dan sudah beroperasi di 2 titik, yakni Titik Ukur Mekar Jaya (5 Desa) dan Tenggulang Jaya (Dusun Rawa 10). Untuk kedua wilayah tersebut, pendaftaran pasang baru PLN telah resmi dibuka melalui layanan resmi PLN.

“Kami tegaskan bahwa tidak ada biaya lain selain yang telah ditetapkan secara resmi. Seluruh proses kami jamin transparan dan dapat diakses langsung oleh masyarakat,” ujar Adhi.

Pelanggan MEP dilayani dengan Layanan Pascabayar. Biaya Pasang Baru Daya 900 terdiri dari Biaya Penyambungan sebesar Rp. 843.000,- dan Uang Jaminan Langganan sebesar Rp. 64.800,- (Total Biaya 907.800,-). Biaya tersebut diluar biaya Instalasi, NIDI dan SLO. Untuk pendaftaran dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile dan Layanan Satu Pintu.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada. “Kami mengimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap oknum yang mengatasnamakan PLN atau pemerintah daerah, apalagi jika meminta atau mengkoordinir sejumlah uang di luar prosedur resmi. Bila menemukan praktik seperti itu, segera laporkan ke PLN,” tegasnya.

Untuk titik-titik lainnya, PLN akan memberikan informasi resmi terkait jadwal penyambungan dan pembukaan layanan pasang baru. Masyarakat diminta untuk tetap mengikuti perkembangan melalui kanal komunikasi resmi PLN.

Berita Terkait

Pemkab Muba Kebut Peralihan Listrik, Target 15 Mei PLN Layani Seluruh Pelanggan
Bangun Muba Aman Secara Hukum, Bupati-Kajari Teken Kesepakatan Perdata dan TUN
Audisi D’Academy 8 Membludak di Muba, Bupati Toha Suntik Semangat Ribuan Peserta
Serius Tangani Anak Putus Sekolah, Pemkab Muba Turun Langsung ke Kecamatan Babat Toman
Wabup Tekankan Peran Camat, Migrasi Listrik MEP ke PLN Ditargetkan Tuntas 15 Mei
Ini Capaian Peningkatan Penyelesaian Perkara Polres Muba Triwulan 1 Tahun 2026
Bupati Toha Beri Tenggat Waktu 4 Bulan, Agustus Semua Aset Harus Tertib
Instruksi Bupati Muba Dijawab Aksi Nyata, Warga – Perusahaan Gotong Royong Bangun Jalan Desa
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 20:55 WIB

Pemkab Muba Kebut Peralihan Listrik, Target 15 Mei PLN Layani Seluruh Pelanggan

Senin, 20 April 2026 - 14:41 WIB

Bangun Muba Aman Secara Hukum, Bupati-Kajari Teken Kesepakatan Perdata dan TUN

Sabtu, 18 April 2026 - 13:33 WIB

Audisi D’Academy 8 Membludak di Muba, Bupati Toha Suntik Semangat Ribuan Peserta

Jumat, 17 April 2026 - 17:19 WIB

Serius Tangani Anak Putus Sekolah, Pemkab Muba Turun Langsung ke Kecamatan Babat Toman

Jumat, 17 April 2026 - 17:16 WIB

Wabup Tekankan Peran Camat, Migrasi Listrik MEP ke PLN Ditargetkan Tuntas 15 Mei

Berita Terbaru

Muaraenim

Menanti Jalinan Ukhuwah di Serambi Masjid

Rabu, 22 Apr 2026 - 20:45 WIB