September, Pagar Alam Kembali Gelar PTM Terbatas

- Redaksi

Jumat, 20 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Dikdasmen Dinas Pendidikan Pagar Alam, Ardiansyah. (Photo: Delta Handoko)

Kabid Dikdasmen Dinas Pendidikan Pagar Alam, Ardiansyah. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Meskipun penularan COVID-19 di Pagar Alam saat ini sudah turun dari zona merah ke zona kuning, namun pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), belum diberlakukan.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Pagar Alam sudah menerapkan PTM pada tahun ajaran 2021/2022 dengan sistem terbatas. Namun, lantaran terjadi peningkatan jumlah paparan COVID-19 hingga ditetapkannya Pagar Alam zona merah serta PPKM level 3, PTM terbatas kembali ditiadakan dan diganti dengan metode dalam jaringan (Daring).

Dikatakan Kabid Disdakmen Dinas Pendidikan Pagar Alam, Ardiansyah, meski saat ini sudah kembali ke zona kuning atau resiko rendah penyebaran COVID-19, namun pihaknya belum menerapkan kembali pembelajaran secara tatap muka karena masih berkordinasi dengan Pengawas, MKKS SMP dan SMA, KKS SD Kemenag.

“Tapi ketentuannya juga bergantung dari Satgas Penannganan COVID-19 daerah, dan kalaupun nanti di izinkan untuk PTM, tentunya tetap dengan PTM terbatas dan penerapan prokes yang ketat,” ucap Ardi.

Ketua Musywarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Suniar menambahkan, bahwa berdasarkan hasil rapat dengan anggota MKKS belum lama ini, sekarang masih dalam proses persiapan dan pembaharuan administrasi.

Misalnya, kata Suniar, Pembaharuan Izin orangtua atau Wali siswa, serta pembaharuan persetujuan komite sekolah, mengingat surat edaran Walikota Pagar Alam selaku Ketua Satgas penanganan COVID-19 berakhir pada 23 Agustus mendatang.

“Jika tidak ada halangan PTM terbatas akan kembali di uji cobakan pada awal September dengan tetap mengedepankan prokes,” imbuh Suniar.

“Dengan catatan, siswa siswi mendapatkan izin dari orangtua untuk mengikuti PTM. Mereka yang belum mendapatkan persetujuan, tetap dipersilahkan untuk mengikuti PTM secara daring,” tambahnya. (ANA)

Berita Terkait

Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah
Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi
Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi
Cetak Generasi Melek Keuangan, Kemenag Sumsel dan BI Gelar Kick Off Edukasi Kebanksentralan
Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas
Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor
Puluhan Hektar Lahan Area Bandara Atung Bungsu Jadi Santapan Si Jago Merah, Armada STN Turut Berjibaku Lakukan Pemadaman
Ratusan Pendaftar Siap Pecahkan Rekor Bentangkan 2026 Meter Sang Saka Di Atap Dempo 

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Cetak Generasi Melek Keuangan, Kemenag Sumsel dan BI Gelar Kick Off Edukasi Kebanksentralan

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor

Berita Terbaru