Sekda Palembang Tekankan OPD Miliki Program Prioritas

- Redaksi

Sabtu, 23 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Palembang, Ratu Dewa. (Photo: Yudiansyah)

Sekda Palembang, Ratu Dewa. (Photo: Yudiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Program kerja Pemerintah kota Palembang harus memiliki inovatif yang sejalan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), di mana RAPBD Induk 2022 tengah di susun. Jika tidak sesuai maka akan dihapus.

“Dalam menyusun RKPD, ada enam program prioritas yang disusun dan harus dijalankan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tahun mendatang. RKPD maupun RJPMD di antaranya pembangunan infrastruktur, pariwisata, olahraga, zona integritas, investasi dan ekonomi kreatif,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang, Ratu Dewa.

Untuk program prioritas Pemkot Palembang di 2022, Pemkot tekankan dengan OPD harus linier RJPMD pusat, RKPD provinsi dengan RKPD kota harus sejalan. Sehingga ini bisa dijawab ketika pertanggungjawaban lima tahunan.

Di luar itu, seperti pendidikan dan kesehatan, ini memang dari UU harus dijalankan dengan nilai syarat minimal 20 persen anggaran untuk pendidikan dan 10 persen dalam penganggaran kesehatan. “Maka setiap OPD tidak bisa lari dari program prioritas ini, ke program-program baru,” katanya.

Penyusunan program prioritas ini, diarahkan bisa menjawab Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Kalau selama ini 78,3 persen, harus naik menjadi 79,45 persen. Kemudian dapat mengurangi angka kemiskinan arahnya kesana.

“Visi misi juga harus sejalan dengan provinsi dan pusat. Itu yang dikaji kemarin,” katanya.

Maka itu, bagi OPD yang penyusunan program kerjanya tidak sesuai, maka tidak akan disetujui. Kalau program yang sifatnya banyaklah pelatihan, sosialisasi, tidak ada invoasi menjawab itu semua maka akan dihapua.

“Karena tidak sesuai dengan proyeksi untuk menjawab program 5 tahun Pemkot Palembang, atau tidak sesuai  RKPD,” katanya.

Soal pendapatan, asumsi dari Pemkot Palembang masih dikisaran Rp860 miliar. Tapi keinginan dari Walikota dan Banggar DPRD Palembang ada kajian yang komperhensip. Walaupun di Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) ada tim kecil yg dibentuk denga melibatkan akademisi.

“Tetapi kita ingin pendapatan itu tetap meningkat. Apalagi kondisi covid kita sudah membaik, dengan kondisi sedikit  melandai,” katanya.

Di mana, kondisi COVID-19 Palembang sudah 0 persen terkonfirmasi positif, kasus aktif 0, 11 persen, meninggal 0, BOR 5, 54 persen, dan yang sembuh meningkat.

“Maka ada proyeksi kedepan pendapatan akan meningkat, tapi ini harus benar-benar terlibat dalam meningkatkannya, seperti pajak restoran semua Aparatur Sipil Negara (ASN) jadi penggawas, tidak cukup hanya pasang taping box tapi diawasi benar-benar,” katanya. (ANA)

Berita Terkait

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying
Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia
Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib
Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati
Jangan Asal Salahkan Gubernur, DPRD Sumsel Ungkap Fakta Kewenangan Jalan Rusak di Sumsel
86 Solution Ikut Sukseskan Konser Spektakuler Slank di Palembang

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:53 WIB

Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 17:30 WIB

Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:08 WIB

Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib

Senin, 25 Mei 2026 - 17:03 WIB

Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB