Sekda Minta Arsiparis Jangan Gaptek di Era Kemajuan Teknologi 

- Redaksi

Senin, 13 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), SA Supriono mengatakan, Arsiparis memiliki tugas penting dalam bidang kearsipan. Karena itu para Arsiparis diminta untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuannya di tengah perkembangan zaman yang kian pesat.

“Para Arsiparis jangan gagap teknologi (gaptek), saat ini sudah serba digital. Kalau bikin Pdf saja tidak bisa, tidak usah jadi Arsiparis,” ujar Supriono dalam sambutannya pada kegiatan Diklat Fungsional Arsiparis Provinsi Sumsel Tahun 2023 di Aula Putri Kembang Dadar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sumsel, Senin (13/11/2023).

Dalam melaksanakan tugas, lanjut Sekda  peran Arsiparis sangat penting. Pekerjaan itu disebutnya sebagai simpul akhir dari semua lalu lintas. Dengan tertatanya arsip, dokumentasi berbagai kegiatan bisa dicari dengan mudah.

“Bahkan, arsip yang baik bisa menyelematkan seseorang yang terkena masalah hukum. Kalau sistem pengarsipan dan dokumen ada, dia bisa selamat. Kalau dokumen yang dibutuhkan hilang, dia bisa masuk penjara,” katanya.

Menurut dia,  pengarsipan tidak hanya dalam bentuk surat menyurat, tapi juga dokumentasi kegiatan berupa foto, video  prasasti dan sebagainya.

“Diklat Fungsional Arsiparis ini merupakan langkah nyata untuk memberikan bekal kompetensi kepada peserta agar mampu menyusun instrumen pengelolaan arsip,” imbuhnya.

Kepala BPSDMD Provinsi Sumsel Edwar Juliartha dalam laporannya mengatakan, diklat kali ini diikuti 26 peserta  para Arsiparis yang tersebar di instansi pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Sumsel. Pelaksanaan Diklat akan digelar 13 – 17 November 2023 di BPSDMD Sumsel.

“Materinya berupa kuliah atau ceramah umum, diskusi kelompok, exercise, studi kasus, brainstorming, simulasi dan role playing. Tenaga pengajar berasal dari Dinas Kearsipan Sumsel, pejabat di OPD dan BPSDMD Sumsel,” tandasnya.

Berita Terkait

Kejari Palembang: Penyidikan Korupsi Lampu Jalan dan Solar Cell Terus Dikebut. 
Ahli Dewan Pers: Sengketa Jurnalistik Harus Diselesaikan di Dewan Pers, Sidang Gugatan 25 Media Ditunda Lagi
Diserang Pria Bersenjata Tajam Saat Jemput Teman, Pemuda di Palembang Alami Luka Robek di Kepala
Diduga Jadi Korban Perundungan di Sekolah, Bocah 6 Tahun Alami Iritasi Mata, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum
Kejari Palembang Periksa 69 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Lampu Jalan, Delapan Anggota DPRD Sudah Dimintai Keterangan
GRANSI dan Forum LSM Bersatu Desak Kejari Palembang Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI
Kebakaran Hanguskan Counter HP dan Warung Seblak di Plaju, Tiga Bedeng Ikut Terdampak
Inflasi Sumsel Melandai, Sinergi TPID dan BI Berhasil Jaga Stabilitas Harga Pangan

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Kejari Palembang: Penyidikan Korupsi Lampu Jalan dan Solar Cell Terus Dikebut. 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Ahli Dewan Pers: Sengketa Jurnalistik Harus Diselesaikan di Dewan Pers, Sidang Gugatan 25 Media Ditunda Lagi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Diserang Pria Bersenjata Tajam Saat Jemput Teman, Pemuda di Palembang Alami Luka Robek di Kepala

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:31 WIB

Diduga Jadi Korban Perundungan di Sekolah, Bocah 6 Tahun Alami Iritasi Mata, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Kejari Palembang Periksa 69 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Lampu Jalan, Delapan Anggota DPRD Sudah Dimintai Keterangan

Berita Terbaru