Sejak Januari 425 Titik Panas Terdeteksi di Sumsel

- Redaksi

Rabu, 10 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG- Sejak Januari hingga April sudah ada 425 titik panas di Sumsel, hal itu tercatat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatra Selatan (Sumsel).

Bahkan pada bulan April mencatat titik panas terbanyak sepanjang 2023 yakni dengan 200 titik panas dimana pada bulan Januari tercatat ada 54 titik, Februari 45 titik dan Maret 91 titik.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Sumsel, Ansori mengatakan Pemprov Sumsel sudah menetapkan status siaga bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

“Terjadi peningkatan signifikan titik panas di Sumsel. Ini menjadi peringatan bagi para pemangku kepentingan baik masyarakat, pemerintah, perusahaan, dan pihak terakit lainnya untuk mewaspadai potensi kebakaran lahan,” Ansori, Rabu (10/5/2023).

Lanjutnya, Titik panas akan terus berpotensi meningkat pesat di musim kemarau nantinya. Selama delapan tahun terakhir kenaikan titik panas selalu dimulai pada bulan April, dan puncaknya Agustus dan September. Peningkatan ini dipengaruhi kondisi cuaca yang lebih kering.

“Saat ini sudah kita lakukan pemantau hotspot di seluruh wilayah sumsel, terutama di wilayah yang rawan terjadi karhutla,” jelasnya.

Guna mengantisipasi karhutla dan mengurangi titik panas, pihaknya tengah berkoordinasi dengan BNPB. Untuk pengadaan helikopter water boombing, Patroli dan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

“Semuanya sudah kita ajukan ke BPBD untuk segera menindaklanjuti hal tersebut. Kita masih menunggu dari BNPB mengingat potensi karhutla tetap ada meski hotspot masih sedikit,” terangnya.

Pemprov Sumsel telah memetakan ada 10 kabupaten dan kota yang rawan karhutla. Namun ada empat daerah mendapatkan perhatian khusus lantaran memiliki wilayah gambut yang luas yakni, Ogan Komering Ilir, Musi Banyuasin, Banyuasin dan Muara Enim.

“Daerah yang paling berpotensi besar dan paling rawan terjadi karhutla yang jelas yang punya lahan Gambut seperti Kabupaten Ogan Komering Ilir, Musi Banyuasin, Banyuasin, dan Muara Enim,” ujarnya.

Berita Terkait

Pledoi Dito Prayoga: Kuasa Hukum Bongkar Kelemahan Tuntutan, Minta Terdakwa Dibebaskan
Hakim Tolak Eksepsi Pasutri, Kasus Sembako Rp2,28 Miliar Masuk Babak Pembuktian
SMKN 2 Palembang Raih Juara 2 Creativity Activity di Cari Aman Academy 2026 Tingkat Nasional
Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang
KTP Dipinjam Bos, Siti Malah Diteror Debt Collector Pinjol Rp3,5 Juta
Tim Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor dalam OPS SIKAT-I MUSI 2026
Korupsi Guest House UIN Raden Fatah, Abdul Karim Divonis 1 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan JPU
Warga Lampung Tewas Dikeroyok di Palembang, Alami Luka Tusuk di Dada dan Punggung
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Pledoi Dito Prayoga: Kuasa Hukum Bongkar Kelemahan Tuntutan, Minta Terdakwa Dibebaskan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Hakim Tolak Eksepsi Pasutri, Kasus Sembako Rp2,28 Miliar Masuk Babak Pembuktian

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:48 WIB

SMKN 2 Palembang Raih Juara 2 Creativity Activity di Cari Aman Academy 2026 Tingkat Nasional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:20 WIB

KTP Dipinjam Bos, Siti Malah Diteror Debt Collector Pinjol Rp3,5 Juta

Berita Terbaru