SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG —Kepedulian terhadap korban banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara terus mengalir dari berbagai lembaga pendidikan. SD Yayasan IBA Palembang menjadi salah satu sekolah yang menunjukkan solidaritas tinggi dengan menyalurkan lebih dari 1 ton sembako hasil sumbangan para siswa, orang tua murid, guru, dan seluruh warga sekolah.
Bantuan tersebut terdiri dari beras, gula, mi instan, minyak, tepung, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya yang dikumpulkan dalam beberapa hari terakhir. Seluruh bantuan segera dikirim menuju wilayah-wilayah terdampak banjir.
Kepala SD Yayasan IBA Palembang, H. Paidi PRH, S.Pd., S.Sos., menyampaikan apresiasi atas besarnya kepedulian keluarga besar sekolah terhadap aksi kemanusiaan ini.
“Seluruh warga SD Yayasan IBA Palembang menunjukkan kepedulian dan keikhlasan luar biasa. Bantuan ini merupakan wujud nyata solidaritas dan empati bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah banjir besar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar Paidi.
Ia berharap gerakan berbagi tersebut dapat menjadi amal jariyah bagi para donatur sekaligus menginspirasi para siswa untuk menumbuhkan nilai gotong royong sejak dini.
“Kami berdoa semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan para wali murid dan siswa dengan keberkahan dan kelapangan rezeki. Sikap peduli ini menjadi teladan untuk membentuk karakter generasi yang berempati dan dermawan,” tambahnya.
Paidi juga menyampaikan doa khusus bagi para korban yang masih berjuang memulihkan kondisi pascabencana. “Semoga para korban diberikan kekuatan, ketabahan, dan perlindungan-Nya. Kami berharap wilayah terdampak segera pulih sehingga masyarakat dapat kembali hidup aman dan tenang,” ujarnya.
Adapun rincian total bantuan lebih dari 1 ton tersebut adalah sebagai berikut:
Bahan Pokok Utama:
Beras: 757 kg
Gula: 154,25 kg
Mi instan: 326 bungkus dan 77 dus
Bahan Pokok Tambahan:
Tepung terigu: 11 kg
Minyak: 1 dus + 3,5 liter
Kopi hitam: 1 bungkus
Kopi sachet: 5 sachet
Teh kotak: 3 kotak
Kental manis sachet: 25 sachet
Kecap manis: 824 gram
Masako: 7 sachet
Sabun cuci piring: 116 ml
Roti gabing: 1 bungkus
Kerupuk mentah: 2 bungkus
Total keseluruhan bantuan diperkirakan mencapai lebih dari 1 ton, menjadikan SD Yayasan IBA sebagai salah satu sekolah dengan kontribusi terbesar dalam aksi kemanusiaan ini.
Paidi menegaskan bahwa kegiatan sosial tersebut bukan sekadar aksi sesaat, melainkan bagian dari budaya kepedulian yang terus dipupuk di lingkungan sekolah. “Aksi kemanusiaan ini diharapkan mampu menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk turut meringankan beban korban bencana,” pungkasnya.

















