Rute Penerbangan Tujuan Palembang Meningkat 20 Persen

- Redaksi

Minggu, 11 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bandara SMB II Palembang.

Ilustrasi bandara SMB II Palembang.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Selama periode perjalanan mudik hari raya Natal 2022 – Tahun Baru 2023, jumlah penumpang pesawat terbang tujuan Palembang, diestimasi naik mencapai lebih dari 20 persen.

Eksekutif General Manager Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang R Iwan Winata mengungkapkan, kenaikan jumlah penumpang tersebut sangat mungkin terjadi melihat adanya relaksasi perjalanan saat ini usai Covid-19.

“Melihat kondisi itu diestimasi naik-nya sekitar 15-20 persen atau mungkin bisa lebih, dari jumlah penumpang November- 8 Desember ini yang per hari sebanyak 7.000 orang,” ungkap dia, Sabtu (11/12/2022).

Menurut dia, kenaikan jumlah penumpang di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II tersebut akan mulai terjadi setidaknya pada tanggal 23-24 Desember 2022 hingga sepekan, setelah tahun baru 2023.

Dalam peningkatan tersebut sebagian besar penumpang merupakan pelaku perjalanan asal Pulau Jawa yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta.

Sebab diketahui, lanjutnya, beberapa maskapai penerbangan seperti Garuda Indonesia, Lion Grup dan Citylink sudah melakukan penambahan penerbangan dengan rute Palembang-Jakarta atau sebaliknya.

“Jadi selama periode Natal dan Tahun Baru ini kami total melayani 40-50 aircraft movement (pergerakan pesawat) per hari,” kata dia.

Dia menjelaskan, otoritas keamanan bandara bersama petugas gabungan TNI/Polri tetap bersiaga untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan penumpang, termasuk dalam proses skrining Covid-19.

Di mana, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II mendirikan posko gabungan pada 18 Desember 2022 sebagai upaya meningkatkan pengamanan.

Pihaknya berharap tidak terjadi hambatan yang mengharuskan pemerintah menerbitkan regulasi pembatasan perjalanan penerbangan kembali seperti tahun 2020-2021 yang diketahui merupakan masa peningkatan kasus Covid-19.

“Sebab semua upaya ini sudah mengacu sesuai Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor 211 tentang program keamanan penerbangan nasional, dan regulasi penanggulangan Covid-19,” pungkas dia. (*)

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan UMKM Binaan dan Layanan MyPertamina di Jambore Forketas Sumsel 2026
Task Force Percepatan Investasi Sumsel Diperkuat, BI dan Pemprov Fokus Tingkatkan Daya Saing Daerah
Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling
KKJ Soroti Gugatan terhadap 25 Media di Palembang: Dinilai Ancam Kemerdekaan Pers
Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying
Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia
Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:24 WIB

Task Force Percepatan Investasi Sumsel Diperkuat, BI dan Pemprov Fokus Tingkatkan Daya Saing Daerah

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:06 WIB

Motor Driver Ojol Raib Digondol Maling

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:47 WIB

KKJ Soroti Gugatan terhadap 25 Media di Palembang: Dinilai Ancam Kemerdekaan Pers

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:54 WIB

Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying

Berita Terbaru