Rumah Tani, Cikal Bakal Kebangkitan Kopi Pagar Alam

- Redaksi

Rabu, 22 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengguntingan pita peresmian rumah tani oleh Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni, di Kelurahan Agung Lawangan. (Photo: Delta Handoko)

Pengguntingan pita peresmian rumah tani oleh Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni, di Kelurahan Agung Lawangan. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Proses pembangunan Rumah Tani atau Rumah Produksi, Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), melalui suntikan dana BPM livelihood Kementerian PUPR kini telah selesai. Pada hari ini, Rabu (22/12/2021), diresmikan oleh Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni, bersamaan dengan penyerahan alat produksi pasca panen.

Sebgaimana diketahui, Bantuan sarana dari program BPM  livelihood tahun 2021 dari Kementrian PUPR RI juga dilengkapi dengan pembangunan 10 unit solar dry atau rumah penjemuran kopi. Sejurus, sarana pendukung peralatan pascapanen pengolahan kopi. Diantarnya mesin rosting, mesin pengemasan, holler, dan lainnya.

Nyimas Suryani, PPK PKP Sumsel MT didampingi Plt Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Pagaralam, David Kenedi, mengatakan, ada tiga lokasi mendapatkan bantuan untuk meningkatkan perekonomian di masyarakat ini.

“Pembangunannya tidak sekedar jadi, namun pembangunan salah satu rumah produksi kopi di Pagar Alam terbaik di Sumsel dan kita apresiasi dengan penghargaan. Ini berkat  kerja keras para LKM, KSM dan dukungan Disperkim dan Koordinator Kotaku,” ujarnya.

Sementara Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni, mengatakan, sebagaimana diketahui bersama, jika bicara soal kopi, ini adalah sumber penghidupan masyarakat Kota Pagar Alam yang sudah ada sejak zaman belanda dan termasuk menjadi primadona.

“Sehingga dengan adanya  program dari KOTAKU seperti rumah produksi ini, akan sangat membantu dan meningkatkan kualitas serta pendapatan petani,” papar Alpian.

Pasalnya, kata Alpian, dalam tiga tahun terakhir, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam mengambil posisi, untuk meningkatkan produktivitas kopi, serta memberi ruang sebesar-besarnya terhadap penggiat kopi untuk meningkatkan kualitas.

Menurutnya, bahwa upaya ini pun berjalan, para penggiat kopi di Pagar Alam bermunculan. Dan Pemkot Pagar Alam pun tetap konsisten dengan stek atau sambung pucuk. Tahun 2021 ini, kita pun malah di bantu Pemprov Sumsel melalui Bangub, untuk 1 juta stek kawe.

“Dan ini akan menjadi cikal bakal peningkatan produktivitas serta kualitas Kopi Pagar Alam,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Pagar Alam Kembali Raih WTP, Walikota Ludi Sampaikan LPP APBD 2025 ke DPRD
Pagar Alam Kirim Tim U-15 ke Piala Soeratin, Misi Bawa Nama Kota ke Jakabaring
Gubernur Sumsel Resmikan Rumah Baghi, Rumah Adat Pagar Alam Pusat Konsultasi Hukum
Gratis! Dinkes Pagar Alam Tebar 7 Layanan Kesehatan Di Momen HUT Ke-25
Sinegritas untuk Kemajuan! Sidang Paripurna DPRD Warnai HUT Ke-25 Kota Pagar Alam
Sehari Sepulang dari Tanah Suci, Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah Langsung Pimpin Upacara HUT ke-25 
HUT ke-25 Pagar Alam,UPT RSD Besemah Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Besemah Expo
Tangis Haru Pecah Di Gunung Gare! Walikota Ludi Oliansyah Bersama 208 Jamaah Haji Pagar Alam Pulang Dengan Selamat

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:51 WIB

Pagar Alam Kembali Raih WTP, Walikota Ludi Sampaikan LPP APBD 2025 ke DPRD

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:45 WIB

Pagar Alam Kirim Tim U-15 ke Piala Soeratin, Misi Bawa Nama Kota ke Jakabaring

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:59 WIB

Gubernur Sumsel Resmikan Rumah Baghi, Rumah Adat Pagar Alam Pusat Konsultasi Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:39 WIB

Gratis! Dinkes Pagar Alam Tebar 7 Layanan Kesehatan Di Momen HUT Ke-25

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:37 WIB

Sinegritas untuk Kemajuan! Sidang Paripurna DPRD Warnai HUT Ke-25 Kota Pagar Alam

Berita Terbaru