Rumah Sakit Ernaldi Bahar Suntik Vaksin 60 Pasien ODGJ

- Redaksi

Selasa, 13 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasien ODGJ yang sedang melakukan vaksinasi. (Photo: Reza Mardiansyah)

Pasien ODGJ yang sedang melakukan vaksinasi. (Photo: Reza Mardiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Rumah Sakit Ernaldi Bahar, menggelar vaksinasi masal bagi pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang tengah dirawat. Vaksinasi ini dilakukan terhadap 60 pasien ODGJ.

Direktur Utama RS Ernaldi Bahar, Yumidiansi mengatakan, jika ada sebanyak 74 Pasien ODGJ yang dirawat, namun hanya 60 Pasien yang bisa melakukan Vaksinasi. Sisanya masih belum bisa divaksin karena dalam kondisi positif COVID-19.

“Ada 60 Pasien yang melakukan vaksinasi. Vaksinasi ODGJ ini masuk dalam sasaran vaksin bagi penyandang disabilitas,” kata Yumidiansi, Selasa (13/7/2021).

Sebelum melakukan vaksinasi kepada pasien ODGJ, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan meminta persetujuan keluarga Pasien terlebih dahulu. Hal ini dilakukan guna menjelaskan kepada keluarga pasien apa saja efek samping yang akan di rasakan pasien setelah melakukan vaksin. “Jadi apa yang kami lakukan bisa dipahami pihak keluarga,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, jika untuk pasien ODGJ di RS Ernaldi Bahar, perawatan bukan hanya dilakukan untuk memulihkan mental Pasien. Perawatan juga dilakukan bagi pasien yang terkena COVID-19. “Jadi Pasien selain sembuhkan jiwa, COVID-19 juga diobati,” jelasnya.

Yumidiansi menambahkan, jika RS Ernaldi Bahar menjadi salah satu Rumah Sakit yang telah ditunjuk oleh Gubernur Sumsel sebagai RS rujukan untuk melayani pasien positif COVID-19 umum.

“Kami sudah punya mekanisme ketika pasien datang langsung melakukan screening. Terutama bagi pasien yang bergejala. Jika hasil screening menunjukkan reaktif, maka langsung ditempatkan di ruangan khusus dan dirawat sesuai mekanisme penanganan COVID-19,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Kapolres Empat Lawang Lepas Tim Dan Atlet Bulutangkis Menuju Kapolda Cup Esport
Kasus Super Flu Masuk di Sumsel, 5 Orang Terjangkit
Kasus Bocah SD Lebam di Kedua Matanya, Ini Tanggapan Dokter Spesialis di Palembang
88 Persen Siswa SD di Palembang Alami Gigi Berlubang dan Penumpukan Kotoran Telinga
Imbas Siswa Keracunan, MBG di SDN 178 Palembang Distop Sementara
Antisipasi Kenaikan Kasus DBD, Dinkes Segera Sebar Larvasida
Bocah Kelamin Ganda Segera Dioperasi, Orangtua: Semoga Berjalan Lancar
Bayi 10 Bulan Idap Penyakit Hipospedia, Berharap Dapat Bantuan Pemerintah

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:55 WIB

Kapolres Empat Lawang Lepas Tim Dan Atlet Bulutangkis Menuju Kapolda Cup Esport

Senin, 5 Januari 2026 - 20:17 WIB

Kasus Super Flu Masuk di Sumsel, 5 Orang Terjangkit

Selasa, 4 November 2025 - 17:28 WIB

Kasus Bocah SD Lebam di Kedua Matanya, Ini Tanggapan Dokter Spesialis di Palembang

Jumat, 26 September 2025 - 22:38 WIB

88 Persen Siswa SD di Palembang Alami Gigi Berlubang dan Penumpukan Kotoran Telinga

Jumat, 26 September 2025 - 16:13 WIB

Imbas Siswa Keracunan, MBG di SDN 178 Palembang Distop Sementara

Berita Terbaru

Kota Palembang

Dipukuli Pakai Helm, Rio Kemudian Dikejar Pelaku Sambil Bawa Pisau

Senin, 24 Agu 2026 - 17:24 WIB

Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso.

Kota Palembang

Polda Sumsel Proses 20 Tersangka dari 16 Kasus Karhutla

Senin, 24 Agu 2026 - 16:52 WIB