Progres 30 Persen, Rumah Produksi Kopi Ditarget Rampung Bulan Depan

- Redaksi

Senin, 2 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Progres pembangunan salah satu rumah produksi kopi di Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

Progres pembangunan salah satu rumah produksi kopi di Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGARALAM – Pembangunan rumah produksi kopi di Desa Rempasai, Kecamatan Dempo Selatan dan Desa Gunung Agung, eerta Muara Siban, melalui suntikan BPM Livelihood Kementerian PUPR ditarget rampung pada akhir Sepetember 2021. Progres pengerjaannya pun, saat ini sudah mencapai 30 persen.

“Masih menyisakan waktu sekitar dua bulan atau hingga akhir September nanti bisa selesai. Kemudian dilanjutkan finishing saja,” ujar Koordinator Kotaku Pagar Alam, Aldi Ardiansyah, Senin (2/8/2021).

Ia mengatakan, pekerjaan yang dilaksanakan secara padat karya tersebut, sudah persiapan pengecoran bagian atap, seperti merangkai anyaman besi.

Lanjut Aldi, pengerjaan pembangunan rumah produksi kopi ini dengan speck bangunan dua lantai efektifnya sekitar Juni lalu. Sementara desain masing-masing bangunan berbeda-beda.

“Desain bangunan berbeda satu sama lain. Sebelumnya, rumah produksi kopi ini sudah dibangun pada 2020 dengan bangunan dua lantai,” katanya.

Selain ada bangunan dua lantai tersebut, rumah produksi ini juga difasilitasi dengan solardry atau rumah penjemuran kopi. Masing-masing rumah produksi memiliki jumlah solardry bevariasi satu sama lain.

Begitupun dengan ukuran luar rumah penjemuran, serta di bangun fasilitas penunjang, mulai dari akses jalan setapak menuju rumah produksi kopi, drainase hingga tembok penahan.

“Tak kalah penting air bersih yang bersumber dari sumur bor dan mata air hulu sungai. Rumah produksi ini nantinya akan dikelola Kelompok Pemelihara dan Pemanfaat,” sebutnya.

Sementara, Plt Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Pagar Alam David Kenedi mengatakan, adanya rumah produksi kopi ini diharapkan mampu mendorong petani memperbaiki cara pengelolaan menghasilkan kopi berkualitas baik. Di satu sisi lain, Pemkot Pagar Alam juga konsen dalam hal peningkatan produksi kopi ditingkat petani.

“Harapan kita demikian produksi kopi meningkat, juga perlu iringi dengan pengelolaan kopi yang baik. Tentunya, kualitas kopi Pagar Alam tidak kalah bersaing dengan daerah-daerah pengehasil kopi,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Tata Kelola Pemkot Pagar Alam Diuji, Sekda Minta OPD Jangan Setengah-Setengah
Pesan Menyentuh MUI Pagar Alam, Jangan Awali Pernikahan yang Sakral dengan Hal yang Menghilangkan Keberkahan
Cegah Konflik SARA, Asisten I Dahnial Nasution Buka Raker FPK Kota Pagar Alam
Kejar Predikat Sangat Baik, Sekda Pagar Alam Pimpin Langsung Rapat Evaluasi NSPK Manajemen ASN
Gerak Cepat Hadapi Musim Hujan, Pemkot Pagar Alam Kerahkan Gabungan OPD Bersihkan Drainase Terminal Nendagung
Sinergi Kuat untuk Kesejahteraan Pemkot dan DPRD Pagar Alam Sepakati APBD Perubahan 2026
Didaulat Jadi Tuan Rumah MTQ Tingkat Provinsi 2027, Pemkot Pagar Alam Gerak Cepat Bentuk Panitia
Ketok Palu APBD Perubahan 2026, DPRD Titip Catatan Kritis untuk Pemkot Pagar Alam

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:13 WIB

Tata Kelola Pemkot Pagar Alam Diuji, Sekda Minta OPD Jangan Setengah-Setengah

Minggu, 27 September 2026 - 13:09 WIB

Pesan Menyentuh MUI Pagar Alam, Jangan Awali Pernikahan yang Sakral dengan Hal yang Menghilangkan Keberkahan

Kamis, 24 September 2026 - 17:12 WIB

Cegah Konflik SARA, Asisten I Dahnial Nasution Buka Raker FPK Kota Pagar Alam

Kamis, 24 September 2026 - 17:11 WIB

Kejar Predikat Sangat Baik, Sekda Pagar Alam Pimpin Langsung Rapat Evaluasi NSPK Manajemen ASN

Kamis, 24 September 2026 - 14:28 WIB

Gerak Cepat Hadapi Musim Hujan, Pemkot Pagar Alam Kerahkan Gabungan OPD Bersihkan Drainase Terminal Nendagung

Berita Terbaru