oleh

Progres 3 Rumah Produksi 95 Persen, Kesejahteraan Petani Kopi akan Semakin Terangkat

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Pembangunan rumah produksi kopi di tiga lokasi di Pagar Alam, menunjukan progres penyelesaian. Sebab, sarana sebagai perbaikan mutu kualitas komoditi utama di Bumi Besemah tersebut, sudah tahap finishing.

“Sejak beberapa waktu lalu di bangun, saat ini kondisi fisik secara total sudah sekitar 95 persen. Tinggal finishing saja,” ucap Koordinator Kotaku Pagar Alam, Aldi Ardiansyah, Rabu (6/10/2021).

Dia menyebutkan, selain bangunan utama, juga telah rampung fasilitas pendukungnya, baik itu akses ke rumah produksi kopi yang berupa jalan cor beton dan drainase. Demikian juga dengan solar dray atau tempat rumah penjemuran kopi, saat ini tengah pemasangan plastik.

Tinggal lagi, kata dia, jika selesai 100 persen oleh pihak KMW Sumsel akan dilakukan sertifikasi lagi. Ini dimaksudkan, sebagai upaya pengawasan pengerjaan, apakah sesuai dengan perencanaan kegiatan fisik bangunan.

Lanjut Aldi, tidak kalah penting dari pembangunan rumah produksi di Muara Siban, Gunung Agung di Kecamatan Dempo Utara dan Rempasai di Kecamatan Dempo Tengah ini, tidak luput dari dukungan pemerintah Kota. Sehingga pembangunan yang disuntik melalui bantuan Kementrian PUPR ini melalui program BPM livelihood, juga dibantu prasarana lainnya.

“Bantuan peralatan dari Dinas Pridnagkop UKM Pagar Alam, berupa peralatan untuk pengolahan kopi, di antaranya mesin dismil bubuk (roasting) mesin packeging, mesin pulper, dan mesin holer,” bebernya.

Ditambahkan Efriansyah, Ketua KSM Petik Merah, salah satu penerima bantuan mengatakan, sejak lama mendambakan adanya sarana bangunan rumah produksi kopi.

“Hadirnya rumah produksi kopi menjadi satu langkah progres untuk mensejahterahkan petani kopi, tidak hanya di Penjalang, juga Pagar Alam,” terangnya. (ANA)

Komentar

Berita Hangat Lainya