Progres 3 Rumah Produksi 95 Persen, Kesejahteraan Petani Kopi akan Semakin Terangkat

- Redaksi

Rabu, 6 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu rumah Produksi Kopi di Kota Pagar Alam bantuan Kementrian PUPR  melalui program BPM livelihood. (Photo: Delta Handoko)

Salah satu rumah Produksi Kopi di Kota Pagar Alam bantuan Kementrian PUPR  melalui program BPM livelihood. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Pembangunan rumah produksi kopi di tiga lokasi di Pagar Alam, menunjukan progres penyelesaian. Sebab, sarana sebagai perbaikan mutu kualitas komoditi utama di Bumi Besemah tersebut, sudah tahap finishing.

“Sejak beberapa waktu lalu di bangun, saat ini kondisi fisik secara total sudah sekitar 95 persen. Tinggal finishing saja,” ucap Koordinator Kotaku Pagar Alam, Aldi Ardiansyah, Rabu (6/10/2021).

Dia menyebutkan, selain bangunan utama, juga telah rampung fasilitas pendukungnya, baik itu akses ke rumah produksi kopi yang berupa jalan cor beton dan drainase. Demikian juga dengan solar dray atau tempat rumah penjemuran kopi, saat ini tengah pemasangan plastik.

Tinggal lagi, kata dia, jika selesai 100 persen oleh pihak KMW Sumsel akan dilakukan sertifikasi lagi. Ini dimaksudkan, sebagai upaya pengawasan pengerjaan, apakah sesuai dengan perencanaan kegiatan fisik bangunan.

Lanjut Aldi, tidak kalah penting dari pembangunan rumah produksi di Muara Siban, Gunung Agung di Kecamatan Dempo Utara dan Rempasai di Kecamatan Dempo Tengah ini, tidak luput dari dukungan pemerintah Kota. Sehingga pembangunan yang disuntik melalui bantuan Kementrian PUPR ini melalui program BPM livelihood, juga dibantu prasarana lainnya.

“Bantuan peralatan dari Dinas Pridnagkop UKM Pagar Alam, berupa peralatan untuk pengolahan kopi, di antaranya mesin dismil bubuk (roasting) mesin packeging, mesin pulper, dan mesin holer,” bebernya.

Ditambahkan Efriansyah, Ketua KSM Petik Merah, salah satu penerima bantuan mengatakan, sejak lama mendambakan adanya sarana bangunan rumah produksi kopi.

“Hadirnya rumah produksi kopi menjadi satu langkah progres untuk mensejahterahkan petani kopi, tidak hanya di Penjalang, juga Pagar Alam,” terangnya. (ANA)

Berita Terkait

Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah
Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi
Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi
Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas
Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor
Puluhan Hektar Lahan Area Bandara Atung Bungsu Jadi Santapan Si Jago Merah, Armada STN Turut Berjibaku Lakukan Pemadaman
Ratusan Pendaftar Siap Pecahkan Rekor Bentangkan 2026 Meter Sang Saka Di Atap Dempo 
Pemkot Pagar Alam Dukung Pecahkan Rekor di Atas Awan! Bentang Bendera 2026 Meter di Puncak Dempo

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor

Berita Terbaru

Empat Lawang

Puluhan Dram Band SD-SMP Tampil Memukau

Sabtu, 15 Agu 2026 - 16:09 WIB