Produksi Gabah Sumsel Tembus 3,5 Juta Ton, Naik 700 Ribu Ton

- Redaksi

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produksi Gabah Sumsel Tembus 3,5 Juta Ton, Naik 700 Ribu Ton

Produksi Gabah Sumsel Tembus 3,5 Juta Ton, Naik 700 Ribu Ton

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tahun ini Sumatera Selatan mampu meningkatkan produksi gabah kering giling (GKG). Bahkan, hingga September 2025 produksinya meningkat 600-700 ribu ton, menjadi 3,5 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya 2,7 juta ton.

“Rata-rata produktivitas lahan kita sudah mencapai 3,5 juta ton GKG, naik dari sebelumnya 2,7 juta ton. Artinya, ada lompatan signifikan dalam produktivitas. Presiden juga menargetkan peningkatan produksi sebesar 300 ribu ton (sepanjang 2025) dan hingga September saja, peningkatannya sudah lebih dari 600 ribu ton,” ujar Gubernur Sumsel Herman Deru saat menerima perwakilan anggota DPR RI Komisi IV dan V.

Menurutnya, capaian itu menggembirakan karena Sumsel menjadi salah satu daerah dengan peningkatan produksi tertinggi dibandingkan lumbung pangan lainnya.

“Ini juga sekaligus motivasi untuk terus mengoptimalkan potensi pertanian di daerah,,” katanya.

Deru menambahkan produksi gabah Sumsel masih potensial untuk dinaikkan. Terlebih, adanya program ekstensifikasi dan intensifikasi pertanian. Tahun ini, Sumsel ditugaskan Presiden Prabowo Subianto melakukan ekstensifikasi pertanian dengan target seluas 48 ribu hektare lahan pertanian baru (LPS).

“Program tersebut saat ini berjalan sesuai dengan harapan. Sebelumnya, luas pertanian di Sumsel sekitar 519 ribu hektare, dan dengan tambahan 48 ribu hektare ini, posisi Sumsel naik dari peringkat 8 ke 5 besar provinsi dengan kontribusi ketahanan pangan nasional tertinggi,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa mengatakan bahwa program ketahanan pangan menjadi agenda utama pemerintah. Sumsel memiliki peran strategis sebagai salah satu daerah penghasil pangan terbesar di Indonesia.

Dia juga menyoroti soal pentingnya saluran irigasi karena dapat meningkatkan potensi luas tanam dan produktivitas Sumsel. Termasuk, infrastruktur lain seperti jalan di wilayah produksi dan ke wilayah lain, serta kehadiran Pelabuhan Palembang New Port Tanjung Carat.

“Karena memang namanya ketahanan pangan membutuhkan interkoneksi satu sama lain,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Bisnis Perum Bulog Febby Novita mengatakan Bulog terus melakukan penyerapan gabah ke petani dengan harga Rp 6.500 per kg. Harga yang ditetapkan itu belum termasuk biaya angkut.

“Bulog membeli gabah Rp 6.500 di lokasi panen petani, jika ada ongkos angkut ke Bulog, (juga) akan di bayar oleh Bulog,” ujarnya.

Katanya, Bulog mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan. Selain menyerap gabah, Bulog juga melakukan penyerapan panen jagung sebesar Rp 6.400 per kg

“Untuk wilayah Sumsel Babel telah terserap Gabah sebanyak 193.569,1 ton dan jagung sebanyak 5.540,2 ton,” imbuhnya.

Berita Terkait

Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Palsu Bhayangkara Run 2026, Dua Pelaku Dibekuk di Pekanbaru
Hakim Soroti Adendum Kontrak Guest House UIN Raden Fatah, Saksi Akui Teken BAP Tanpa Periksa Pekerjaan
Rumah Disusupi Maling Saat Penghuni Terlelap, Tiga Ponsel Senilai Rp8 Juta Raib
PH Yansori: Tak Pernah Tahu Lahan yang Dijual Masuk Kawasan Hutan, Minta Hakim Pertimbangkan Itikad Baik Terdakwa
Berkas Tiga Tersangka Korupsi Distribusi Semen PT Semen Baturaja Resmi Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Palembang
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Akses Layanan Terapi bagi Disabilitas dan Lansia di Jambi
Perkuat Sinergi Bersama Stakeholder, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Optimalkan Layanan SPBU Pasca Sidak, Distribusi BBM Berangsur Kondusif
Wapres Gibran Tinjau Layanan RSUD Siti Fatimah, Tekankan Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:51 WIB

Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Palsu Bhayangkara Run 2026, Dua Pelaku Dibekuk di Pekanbaru

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:53 WIB

Rumah Disusupi Maling Saat Penghuni Terlelap, Tiga Ponsel Senilai Rp8 Juta Raib

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:50 WIB

PH Yansori: Tak Pernah Tahu Lahan yang Dijual Masuk Kawasan Hutan, Minta Hakim Pertimbangkan Itikad Baik Terdakwa

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:41 WIB

Berkas Tiga Tersangka Korupsi Distribusi Semen PT Semen Baturaja Resmi Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Palembang

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:13 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Akses Layanan Terapi bagi Disabilitas dan Lansia di Jambi

Berita Terbaru