Produksi Gabah OKU Timur Merosot

- Redaksi

Selasa, 2 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapublik.id, OKU Timur –

 

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten OKU Timur mencatat terjadi penurunan produksi Gabah Kering Giling (GKG) dan produksi Gabah Kering Petani (GKP) dalam dalam 3 tahun belakang, sejak 2019-2021.

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten OKU Timur, Junadi, melalui Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Onziar Dinata mengatakan, produksi GKG dan GKP di Kabupaten OKU Timur mengalami puncak tertingginya pada 2018. Dengan luas panen 179.499 hektar, produksi GKG sebanyak 1.162.102 ton, dan produksi GKP mencapai 1.324.796 ton.

 

Pada 2019, dengan luas panen 164.946 hektar, produksi GKG sebanyak 1.095.510 ton, dan produksi GKP mencapai 1.266.339 ton.

 

Pada 2020, dengan luas panen 99.646 hektar, produksi GKG 633.628 ton, dan produksi GKP 737.979 ton.

 

Pada 2021, dengan luas panen 92.863 hektar, produksi GKG sebanyak 558.995 ton, dan produksi GKP mencapai 651.055 ton.

 

“penurunan produksi (GKG dan GKP) dapat disebabkan adanya perubahan iklim, dan gagal panen, karena serangan hama, seperti tikus, wereng, dan lahan sudah jenuh. Rata-rata di OKU Timur menggunakan padi jenis IP 300 yang terus menerus dipupuk non organik. Sehingga tanah menjadi asam atau tandus . Untuk memperbaiki itu, petani dianjurkan menggunakan organik, mengolah jerami, jangan dibakar. Untuk memperbaiki tanah yang selama ini menggunakan pupuk non organik,” ungkapnya, Selasa (02/08/2022).

 

Dia menambahkan, dengan luas tanaman pada 2021 seluas 97.751 hektar, kecamatan Belitang dan Buay Madang Timur (BMT) diyakini sebagai kecamatan penghasil GKG dan GKP terbesar di OKU Timur.

 

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten OKU Timur mencatat Bumi Sebiduk Sehaluan pada 2010 – 2021 mengalami surplus beras. Pada 2021, jumlah penduduk OKU Timur sebanyak 653.062 jiwa, dan produksi beras 356.360 ton, dengan rata-rata konsumsi per kapita 93 kg pertahun, itu mempunyai total konsumsi sebanyak 60.734 ton beras. Sehingga, Kabupaten OKU Timur mengalami surplus beras sebanyak 295.626 ton.

 

“OKU Timur mengalami surplus beras, dengan konsumsi rata-rata 93 kg per tahun. Sehingga dapat menopang kebutuhan daerah lain di Sumsel. Seperti Palembang, Lampung, dan Jakarta,” imbuhnya.

Berita Terkait

Perkuat Sinergitas, Personel Polsek Buay Madang Timur Sambangi Warga Desa Tanjung Agung
Timsus Macan Putih Polsek Buay Madang Timur Gelar Patroli Hunting Antisipasi 3C dan Narkoba
Kanit Samapta Polsek BMT Jadi Pembina Upacara di Sekolah Charitas 03, Sosialisasikan Program POLIDIK
Kapolres OKU Timur Hadiri Pembukaan PKL PMII, Ajak Kader Bersinergi dan Peduli Isu Karhutla
Kapolsek Buay Madang Timur Dialog Kamtibmas Bersama Warga Usai Sholat Subuh Keliling
Antisipasi Begal dan C3, Timsus Macan Putih Polsek Buay Madang Timur Gelar Patroli Hunting Malam
Dekatkan Diri ke Masyarakat, Polsek Buay Madang Timur Gelar Jumat Keliling di Desa Kedung Rejo
Wujudkan Zona Zero Begal, Timsus Macan Putih Polsek BMT Gelar Razia dan Patroli Hunting Malam

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Perkuat Sinergitas, Personel Polsek Buay Madang Timur Sambangi Warga Desa Tanjung Agung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Timsus Macan Putih Polsek Buay Madang Timur Gelar Patroli Hunting Antisipasi 3C dan Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kanit Samapta Polsek BMT Jadi Pembina Upacara di Sekolah Charitas 03, Sosialisasikan Program POLIDIK

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Kapolres OKU Timur Hadiri Pembukaan PKL PMII, Ajak Kader Bersinergi dan Peduli Isu Karhutla

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Kapolsek Buay Madang Timur Dialog Kamtibmas Bersama Warga Usai Sholat Subuh Keliling

Berita Terbaru