Presiden Resmikan SPALDT Milik Jadi Yang Pertama Diresmikan Jokowi

- Redaksi

Kamis, 26 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG- PJ Walikota Ratu Dewa menghadiri secara langsung kegiatan peresmian Sistem Pengelolaan Limbah Domestik Terpusat (SPALDT) oleh Presiden Jokowi di Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang, Kamis (26/10/2023).

Diketahui Palembang menjadi kota yang pertama kali diresmikanya proyek SPALDT secara nasional oleh Presiden Jokowi selama dua periode ia memimpin Indonesia.

“Selama 9 tahun ini saya telah meresmikan banyak sekali bendungan, bandara, jalan tol, pelabuhan dan berbagai infrastruktur lainnya. Tetapi baru kali ini yang pertama kalinya dalam 9 tahun saya meresmikan sistem pengelolaan air limbah domestik yang terpusat,” ujar Jokowi.

Presiden Ketujuh Indonesia ini mengatakan, sistem pengelolaan air limbah domestik terpusat ini sangat penting untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, juga meningkatkan kualitas lingkungan.

“Kita tau Sungai Musi ini sangat penting bagi masyarakat di Provinsi Sumsel, khususnya di Kota Palembang. Namun kita juga tau sungai musi juga dimanfaatkan masyarakat untuk mandi dan mendukung kegiatan rumah tangga lainya padahal Sungai Musi sudah tercemar limbah sehingga dapar membahayakan kondisi kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Karena itu, lanjut Jokowi, keberadaan sistem pengelolaan limbah domestik ini sangat pentiang untuk mengurangi pencemaran di sungai musi yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat dan menurunkan kualitas lingkungan di Palembang.

“Saya menyambut baik pengoperasian sistem pengelolaan air limbah ini yang dibangun anggaran Rp 1,32 Triliun. Ini hasil kerjasama kolaborasi, antara Pemerintah Australia yang paling banyak ini 690 M, kemudian Pemerintah Pusat 624 M dan Pemerintah Daerah 24 M,” bebernya.

Tak lupa, mantan Walikota Solo ini mengucapkan terimakasih pada Pemerintah Australia yang telah membantu proyek ini bagi masyarakat sehingga bisa terealisasi.

“Sekarang baru menjangkau 10 persen dari penduduk Palembang, nantinya bisa terus dilanjutkan agar sungai musi semakin bersih, indah, dan masyarakat yang hidup di sekitarnya dapat semakin sehat dan aman beraktivitas,” tutupnya.

Dalam kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Kepala Staff Kepresidenan (KSP) Moeldoko, Menteri PU PR Basuki Hadimuljono, PJ Gubernur Sumsel Agus Fatoni serta Dubes Australia untuk Indonesia.

Berita Terkait

Kejari Palembang Periksa Admin PT Amanda Tiga Mandiri dan Anggota DPRD Terkait Dugaan Korupsi Lampu Jalan
Diduga Sebarkan Rekaman Pribadi Tanpa Izin, Staf TU SMA Negeri Dilaporkan ke Polisi
Nasabah Bongkar Tabungan Raib di Sidang Korupsi BTN e-Batara Pos, Rp125 Juta Tinggal Rp200 Ribu
Niat Ikut Trading, Warga Palembang Malah Kehilangan Rp30 Juta
Dorong Optimalisasi Aset melalui Lelang Serentak II Tahun 2026, Bank Sumsel Babel Hadirkan 61 Objek Lelang Terbuka bagi Masyarakat dan Dunia Usaha
Enam Terdakwa Korupsi Pelebaran Jalan Ratu Seriun Divonis 2 Tahun Penjara
DPO Jambret di Palembang Ditangkap Buser Polsek IB II
Cabuli Pelajar, AN Diserahkan Keluarga Korban ke Polisi

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Kejari Palembang Periksa Admin PT Amanda Tiga Mandiri dan Anggota DPRD Terkait Dugaan Korupsi Lampu Jalan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Diduga Sebarkan Rekaman Pribadi Tanpa Izin, Staf TU SMA Negeri Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Nasabah Bongkar Tabungan Raib di Sidang Korupsi BTN e-Batara Pos, Rp125 Juta Tinggal Rp200 Ribu

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Niat Ikut Trading, Warga Palembang Malah Kehilangan Rp30 Juta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Dorong Optimalisasi Aset melalui Lelang Serentak II Tahun 2026, Bank Sumsel Babel Hadirkan 61 Objek Lelang Terbuka bagi Masyarakat dan Dunia Usaha

Berita Terbaru

Niat Ikut Trading, Warga Palembang Malah Kehilangan Rp30 JutaNiat Ikut Trading, Warga Palembang Malah Kehilangan Rp30 Juta

Kota Palembang

Niat Ikut Trading, Warga Palembang Malah Kehilangan Rp30 Juta

Rabu, 26 Agu 2026 - 16:58 WIB