Presiden Perintahkan Tarif PCR Turun, Deru: Kalau Pacak Gratiske Be!

- Redaksi

Senin, 25 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel, Herman Deru. (Photo: Reza Mardiansyah)

Gubernur Sumsel, Herman Deru. (Photo: Reza Mardiansyah)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Presiden Joko Widodo, memerintahkan tarif tes PCR diturunkan menjadi Rp300 ribu dari awalnya Rp500 ribu. Keputusan ini disampaikan Presiden melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marve), Luhut Binsar Pandjaitan.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, bahwa ini merupakan sebuah keberkahan. Artinya ada keringanan yang diberikan pemerintah pusat. Namun, ia berharap kalau bisa tes ini digratiskan saja.

Kalau pacak gratis ke be (Kalau bisa digratiskan saja). Kalau biso gratis ngapo nak mayar (Kalau bisa gratis kenapa perlu bayar),” kata Deru, pakai bahasa lokal Palembang, Senin (25/10/2021).

Deru berharap dengan adanya kebijakan penurunan tes PCR ini, kedepan Pemerintah Pusat bisa mensubsidikan pada setiap tes COVID-19.

“Kedepan kalau bisa Negara untuk tes semacam ini disubsidikan saja, apalagi untuk negeri. Tapi ya kalau swasta tidak usah. Kalau ada ketentuan pusat untuk mengratiskan ya kita gratiskan juga,” terangnya.

Terlepas dari hal tersebut, Deru tetap berharap kesadaran masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan. Tidak hanya cukup memakai masker saja, namun harus tetap rutin mencuci tangan dengan sabun dan juga menjaga jarak saat beraktivitas diluar rumah.

“Paling penting adalah jangan terlalu euphoria dengan kondisi pandemi yang mulai berangsur membaik ini. Salah satunya, kita berharap agar mobilitas masyarakat tetap diminimalisir. Artinya jika memang tidak penting dan tidak mendesak, kurangi mobilitas,” ucapnya. (ANA)

Berita Terkait

Jaga Kondusifitas Kamtibmas, Polsek Buay Madang Timur Gelar KRYD dan Patroli Subuh
Cegah Karhutla, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Sosialisasi dan Sebar Maklumat Kapolda Sumsel
Kejati Sumsel Pastikan Tak Ada Perkara Korupsi yang Mangkrak, Ketut Sumedana: Semua Diproses hingga Persidangan
Eksepsi: Dakwaan Diklaim Kabur, Terdakwa Bongkar Peran Harmizon dalam Kasus Irigasi Muara Enim
Antar Pesanan Driver Ojol di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan
Terseret Arus Saat Menyeberang, Wili Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Dicari
SS Diamankan Security Usai Diduga Bobol Gudang di IB II Palembang
Kejari Palembang Geledah Kantor Dishub dan Rumah Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pemeliharaan Lampu Jalan APBD-P 2025

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:04 WIB

Jaga Kondusifitas Kamtibmas, Polsek Buay Madang Timur Gelar KRYD dan Patroli Subuh

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Buay Madang Timur Gencarkan Sosialisasi dan Sebar Maklumat Kapolda Sumsel

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:57 WIB

Kejati Sumsel Pastikan Tak Ada Perkara Korupsi yang Mangkrak, Ketut Sumedana: Semua Diproses hingga Persidangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:40 WIB

Eksepsi: Dakwaan Diklaim Kabur, Terdakwa Bongkar Peran Harmizon dalam Kasus Irigasi Muara Enim

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:34 WIB

Terseret Arus Saat Menyeberang, Wili Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Dicari

Berita Terbaru