PPA Tangani 5 Kasus, Kekerasan Psikis Mendominasi

- Redaksi

Selasa, 7 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor UPTD PPA Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

Kantor UPTD PPA Pagar Alam. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Kekerasan terhadap perempuan dan anak masih terus terjadi. Bahkan, sepanjang Januari hingga November 2021, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Pagar Alam, mencatat ada 37 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Di mana, 16 kasus di antaranya harus dibawa ke pengadilan. Terbaru, sejak di launching pada 18 November 2021, Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Pagar Alam sudah menangani 5 kasus tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Ada lima kasus tindak kekerasan, yang telah kita layani bersama Tim Sikolog dan konsultan hukum,” ujar Kepala UPTD PPA Pagar Alam, Hema Ovida, Selasa (7/12/2021).

Hema menyebut, jika kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan, masih terus terjadi, dengan tindakan kekerasan psikis dan fisik, yang rata-rata dilakukan oleh orang dikenal atau terdekat. Sementara bentuk dominasi catatan adalah kekerasan psikis.

“Rata-rata tindak kekerasan itu dilakukan oleh orang dikenal atau orang dekat. Makanya, fokus kita lebih kepada pencegahan terhadap PPA, mengingat lokus kekerasan justru terjadi di rumah. Rerata justru orang terdekat sebagai pelaku,” ungkapnya.

Keberadaan UPTD PPA diakui Ovida, tentu saja sangat membantu bagi korban kekerasan, mengingat mereka memiliki tempat untuk mengadu, dengan tidak dikenai biaya dan ini UPTD PPA milik pemerintah daerah, begitu pula kerahasiaan mereka pun terjaga.

“Kita berharap dengan adanya UPTD PPA, untuk tindak kekerasan terhadap PPA bisa terhandel dan berkurang,” harapnya. (ANA)

Berita Terkait

Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah
Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi
Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi
Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas
Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor
Puluhan Hektar Lahan Area Bandara Atung Bungsu Jadi Santapan Si Jago Merah, Armada STN Turut Berjibaku Lakukan Pemadaman
Ratusan Pendaftar Siap Pecahkan Rekor Bentangkan 2026 Meter Sang Saka Di Atap Dempo 
Pemkot Pagar Alam Dukung Pecahkan Rekor di Atas Awan! Bentang Bendera 2026 Meter di Puncak Dempo

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Momen Haru Dies Natalis Ke-26 UNILED,Hargai Pengabdian Dosen Hingga Beri Hadiah Umrah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Habis Kesabaran! Embat Kopi Tetangga Berulang Kali, Pria Dempo Tengah Diringkus Polisi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Terungkap! Fakta Mundurnya Kadis PUTR Kota Pagar Alam, Pamit Sebelum Di Evaluasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Tolak Normalisasi LGBT di Agustusan, MUI dan NU Pagar Alam Desak Pemkot Bersikap Tegas

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Pagar Alam Tancap Gas Jadi Lumbung Bawang Putih Sumsel, Target 50 Hektare untuk Tekan Impor

Berita Terbaru

Sumsel

Menemukan Pancasila dalam Pengalaman Hidup Saya

Sabtu, 15 Agu 2026 - 23:26 WIB

Empat Lawang

Bupati Joncik Kukuhkan Paskibraka Empat Lawang

Sabtu, 15 Agu 2026 - 22:51 WIB