Poltekpar Minta Maaf, Dirut Klarifikasi Dugem di Kampus 

- Redaksi

Rabu, 6 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang memberikan konfirmasi klarifikasi atas video viral “‘Dugem di Kampus, Bareng Kaprodi’ di Kampus Poltekpar.

Direktur Poltekpar Palembang Anwari Masatip memebenarkan video yang beredar sehingga mengundang banyak persepsi negatif dari publik berada di dalam kampus Poltekpar dan yang berjoget merupakan mahasiswa Poltekpar dengan seorang Female Dj yang diundang untuk mengisi acara.

“Ya itu benar Mahasiswa Poltekpar dan lokasi acara berada di Resto Praktek Kampus Poltekpar,” kata Anwari dalam Jump Pers, Rabu (6/12/2023).

Namun menurut Anwari narasi dugem yang dituliskan oleh sang Dj dinilai telah menyebabkan kabar negatif bagi lembaga pendidikan yang dipimpinnya.

“Function tersebut biasa dilakukan Poltekpar setiap tahunya menjelang Ujian Semester, namun kegiatan itu menampilkan keterampilan positif dari mahasiswa. Hanya saja di penghujung acara ada hiburan musik yang di isi FDj tersebut,” ungkapnya.

Video viral ini merupakan sebagian kecil dari kegiatan positif yang telah dilakukan sebelumnya. Justru yang viral adalah penampilan FDJ yang disebut sebagai ‘dugem’. Momen itu pun hanya berlangsung 20 menit

“Bahkan tangkapan layar seorang perempuan berpakaian seksi di awal video bukan mahasiswa, tapi FDJ yang mengisi acara,” kata Anwari, menunjukkan bahwa video yang dibuat oleh FDJ Shinta telah menimbulkan kesalahpahaman di kalangan masyarakat.

Terlepas dari itu, Anwari merasa pihaknya telah melakukan kelalaian hingga, sehingga cepat melakukan evaluasi agar kedepan tak terjadi hal yang sama.

“Kami memohonan maaf kepada masyarakat Sumatra Selatan (Sumsel) yang terganggu karena video viral tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, FDj Shinta Mispan menjelaskan jika video itu ia unggah atas kebutuhan konten pribadi saja, ia pun memohon maaf karena postingannya tersebut menghebohkan halayak.

Ia menjelaskan jika acara itu hanya berlangsung semala 20 menit dan hanya seperti konser musik. “Tapi karena saya DJ jadi saya edit sedemikian rupa sehingga heboh, untuk itu saya memohon maaf kepada pihak Poltekpar dan juga masyarakat,” katanya.

Dirinyapun mengaku jika ia sering diundang untuk mengisi acara di Akademisi seperti wisuda Kampus dan acara lainya. Hanya saja kelalainya dalam memberi narasi pada video yang ia unggah sehingga melupakan Asensi bahwa ia sedang berada di lingkungan pendidikan.

“Sudah sering diundang oleh akademisi kampus – kampus seperti wisuda. Bikin Konten pribadi sebagai Dj dan tidak tahu akan berdampak seperti ini,” ungkapnya.

Berita Terkait

Lima Wakil Sumsel Siap Bawa Misi Budaya ke Ajang Nasional Putri Anak dan Remaja 2026
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Perkuat Pengawasan BBM Subsidi, 8.589 Nopol Diblokir
Kaca Mobil Dipecah  Uang Rp 4,8 Juta dan HP Raib
Dua PPPK Jadi Tersangka OTT Dana Sekolah, SIRA Minta Polda Telusuri Aktor di Baliknya
Dua Pelajar Naik Motor Tanpa Helm Berhenti di Zebra Cross Petugas Satlantas Palembang Beri Hukuman Hormat Bentuk Pembinaan 
Viral di Media Sosial, Polda Sumsel Tangkap Pelaku Kekerasan Terhadap Anak
Semarak Honda DBL 2026 Bersama Astra Motor Sumsel
Dukung Petugas Satgas Karhutla, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Kembali Salurkan Bantuan Logistik ke Posko BPBD Sumsel

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:00 WIB

Lima Wakil Sumsel Siap Bawa Misi Budaya ke Ajang Nasional Putri Anak dan Remaja 2026

Minggu, 20 September 2026 - 13:03 WIB

Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Perkuat Pengawasan BBM Subsidi, 8.589 Nopol Diblokir

Sabtu, 19 September 2026 - 18:10 WIB

Kaca Mobil Dipecah  Uang Rp 4,8 Juta dan HP Raib

Sabtu, 19 September 2026 - 17:00 WIB

Dua PPPK Jadi Tersangka OTT Dana Sekolah, SIRA Minta Polda Telusuri Aktor di Baliknya

Sabtu, 19 September 2026 - 16:57 WIB

Dua Pelajar Naik Motor Tanpa Helm Berhenti di Zebra Cross Petugas Satlantas Palembang Beri Hukuman Hormat Bentuk Pembinaan 

Berita Terbaru