Polisi Periksa Saksi dan Dokumen, Ledakan Pabrik Kimia di Cilegon

- Redaksi

Senin, 28 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, CILEGON – Polisi masih memeriksa saksi dan dokumen perusahaan PT Mitsubishi Chemical Indonesia (MCCI) terkait ledakan pipa bahan kimia di pabrik Cilegon, Rabu, (23/2) sekitar pukul 04.00 wib lalu. Total, baru ada 2 orang yang diperiksa sebagai saksi.
Polisi juga akan mengundang 11 pegawai MCCI untuk dimintai keterangan terkait ledakan di pabrik kimia tersebut.

“Sampai saat ini, Satreskrim Polres Cilegon, saksi yang sudah dimintai keterangan ada 2 saksi. serta untuk 11 orang yang berstatus sebagai saksi lainnya kami sudah kirimkan surat undangan klarifikasi,” kata Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono, dilansir dari cnn indonesia, Senin (28/02/2022).

Menurut AKBP Sigit Haryono keterangan dari berbagai saksi akan di analisa bersama menggunakan dokumen perusahaan.

“Saksi dan beberapa dokumen yang akan di analisa. Beberapa dokumen perusahaan yang akan dianalisa sudah diminta ke perusahaan,” terangnya.

Puslabfor Mabes Polri sudah melakukan olah TKP, tim KBR Gegana Brimob Polda Banten telah mengambil sampel bahan kimia dilokasi ledakan. Kemudian rekam medis dari klinik yang menangani enam korban sudah sudah diminta.

Keterangan saksi, dokumen perusahaan hingga hasil dari berbagai instansi akan di analisa oleh Sat Reskrim Polres Cilegon untuk menentukan penyebab ledakan dan menentukan siapa yang bertanggung jawab.

“Kita masih menunggu hasil dari olah TKP tersebut. Kami Satreskrim Polres Cilegon terus melakukan observasi lingkungan di sekitar TKP (ledakan),” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan pipa MCCI yang meledak di Cilegon, Banten, berisi cairan yang membuat suhu di lokasi kejadian mencapai sekitar 200 derajat celcius. Semburan cairan kimia itu juga dilaporkan cukup jauh dan mematikan tumbuhan yang terkena di sekitarnya.

“Ada campuran air dengan apa gitu, yang panasnya sampai 200 derajat, kurang lebih. Semburannya juga cukup jauh,” kata Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian, Kamis (24/2).

Namun Helldy membantah informasi yang beredar bahwa usai ledakan pabrik kimia itu, ada gas beracun yang menyebar. (*)

Berita Terkait

Berintegritas Tinggi dan Innovative, Dirkrimsus Polda Gorontalo Raih Penghargaan Level Asia
Hutama Karya Berikan Potongan Tarif Tol untuk Dukung Kelancaran Nataru
15 Personel Basarnas Palembang Dikirim ke Sumbar untuk Perkuat Operasi SAR
Pembangunan Ramp Junction Palembang Rampung, Tol Palindra – Kapal Betung Tersambung Menyeluruh
Polda Gorontalo Raih Penghargaan di Tingkat Nasional Dalam Penyelesaian Kasus Korupsi
Tol Betung – Tempino – Jambi Seksi 3 Beroperasi Tanpa Tarif
Tol Tempino – Ness Raih Bintang 5 pada Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi
Semarak HUT RI ke-80, Trafik Tol JTTS Naik 23 Persen

Berita Terkait

Selasa, 23 Desember 2025 - 22:16 WIB

Berintegritas Tinggi dan Innovative, Dirkrimsus Polda Gorontalo Raih Penghargaan Level Asia

Selasa, 2 Desember 2025 - 19:35 WIB

Hutama Karya Berikan Potongan Tarif Tol untuk Dukung Kelancaran Nataru

Senin, 1 Desember 2025 - 15:40 WIB

15 Personel Basarnas Palembang Dikirim ke Sumbar untuk Perkuat Operasi SAR

Jumat, 24 Oktober 2025 - 19:09 WIB

Pembangunan Ramp Junction Palembang Rampung, Tol Palindra – Kapal Betung Tersambung Menyeluruh

Senin, 20 Oktober 2025 - 18:37 WIB

Polda Gorontalo Raih Penghargaan di Tingkat Nasional Dalam Penyelesaian Kasus Korupsi

Berita Terbaru

Plt Bupati Muara Enim, Sumarni saat diwawancarai usai penyerahan SK tugas di Griya Agung Palembang, Rabu (10/6/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Gantikan Bupati, Sumarni Pastikan Seluruh Proyek 2026 Tetap Jalan

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:21 WIB