Polda Sumsel Tegaskan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Musim Kemarau

- Redaksi

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Polda Sumsel saat mengikuti Apel. (Photo: Suci)

Personel Polda Sumsel saat mengikuti Apel. (Photo: Suci)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Menyongsong musim kemarau yang rawan terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Apel Gelar Pasukan, Peralatan, dan Simulasi Penanggulangan Karhutla di Lapangan Mapolda Sumsel Palembang.

Tujuan dari apel ini adalah untuk memastikan kesiap siagaan Personel Polda Sumsel dan jajaran baik personel maupun peralatan dalam menghadapi potensi karhutla yang kerap mengancam wilayah Sumsel di musim kemarau.

Dalam kesempatan tersebut, ditampilkan berbagai jenis peralatan pemadaman, termasuk mobil pemadam, alat semprot portabel, drone pemantau titik panas, serta alat berat untuk membuka akses ke titik-titik rawan api.

Dalam arahannya, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol M. Zulkarnain mengungkapkan bahwa apel gelar pasukan ini bukan sekedar seremonial.

“Namun, sejatinya adalah wujud nyata Polda Sumsel dalam menghadapi tantangan bencana kebakaran hutan dan lahan, yang saban tahun menjadi momok serius bagi masyarakat dan lingkungan di wilayah Provinsi Sumsel,” ungkap dia, Kamis (7/8/2025).

Jenderal bintang satu ini menyampaikan, berdasarkan data dari BMKG, puncak musim kemarau tahun ini diprediksi terjadi pada bulan Agustus hingga September 2025.

Dan Gubernur Sumsel telah menetapkan status siaga darurat asap dan karhutlah ditujuh kabupaten/Kota yang memiliki kerawanan tinggi,yakni Ogan Ilir, OKI, Prabumulih, Pali, Banyuasin, Muba dan Kabupaten Muara Enim.

“Sebagai langkah proaktif, Polda Sumsel telah menyiapkan personel terlatih melalui pelatihan terpadu, guna meningkatkan pengetahuan,dan keterampilan serta ketanggapan operasional dalam penanganan Karhutlah,” ujar dia.

Menurut Alumni Akpol 94 ini, penanganan Karhutlah membutuhkan sinergi yang kokoh, oleh karena itu,Polda Sumsel terus memperkuat kolaborasi strategis dengan unsur TNI,BPBD,SAR,Dinkes, mangga Agni, serta komunitas masyarakat peduli Api sebagai garda terdepan dalam pencegahan dan pemadaman dini.

“Kita ketahui provinsi Sumatera Selatan merupakan wilayah yang mendapat Atensi nasional, apabila karhutlah tidak ditangani dengan cepat dan tepat, bukan hanya masyarakat lokal yang terdampak, namun juga kawasan regional, bahkan negara tetangga akan menerima imbas dari bencana asap lintas batas” kata dia.

“Selaras dengan hal tersebut, kita harus senantiasa siaga terhadap potensi ancaman karhutlah, karena dapat terjadi sewaktu waktu terlebih dipuncak musim kemarau seperti saat ini,dan Polda Sumsel siap dengan langkah preventif, preemtif, serta Gakkum secara profesional dan akuntabel untuk mereduksi resiko bencana sejak dini,” tutur dia.

Kabid Humas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menekankan pentingnya sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengantisipasi kebakaran.

“Kami dari Polda Sumsel siap mendukung penuh upaya penanggulangan karhutla. Personel dan peralatan sudah kami siapkan, patroli dan sosialisasi terus kami gencarkan,” ujarnya.

Menurut mantan Kapolresta Pekanbaru  ini, tindakan pembakaran hutan untuk membuka lahan baru atau membersihkan sisa panen tidak boleh dilakukan lagi, karena dampaknya bisa berskala regional bahkan internasional, terutama dari sisi kesehatan dan transportasi udara akibat kabut asap.

“Kami imbau kepada para pemilik lahan, khususnya perusahaan, agar siaga menghadapi musim kemarau. Sediakan sumber air, kanal isolasi api, serta peralatan pemadam yang mudah dijangkau,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan simulasi penanggulangan karhutla, mulai dari deteksi titik api menggunakan drone, evakuasi warga, hingga proses pemadaman api oleh tim Polda Sumsel yang sudah mengikuti pelatihan dari BPBD, Manggala Agni, dan relawan. Simulasi tersebut menggambarkan kesiapan taktis seluruh elemen dalam menghadapi skenario terburuk.

Adapun wilayah-wilayah rawan Karhutla seperti Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir, dan Ogan Ilir dan 3 Kabupaten lainnya kembali menjadi fokus perhatian pada tahun ini. Kepolisian menegaskan akan bertindak tegas terhadap pelaku pembakaran, baik individu maupun korporasi, guna menekan potensi bencana sejak dini.

Melalui kegiatan ini, Sumatera Selatan meneguhkan komitmennya untuk tidak lagi menjadi langganan kabut asap. Pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat diharapkan bahu-membahu dalam menciptakan musim kemarau yang bebas dari karhutla.

“Kalau semua pihak bergerak bersama dan patuh terhadap aturan, kami optimis tahun ini bisa dilewati tanpa tragedi asap,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Modus Janjikan Lolos Kerja di PDAM dan Damkar, Oknum ASN di Palembang Ditangkap Polisi
Sewa Pompa Cor Lewat Google, Warga Palembang Kehilangan Rp7 Juta Diduga Ditipu Akun Palsu
Terekam CCTV, Aksi Pencurian Motor di Kantor Dinas Perkim Palembang Berujung Laporan ke Polisi
Night Ride Palembang Darussalam, Astra Motor Sumsel Kenalkan New Honda Vario Evo 160 kepada Komunitas
ARYADUTA Palembang Tawarkan Promo Eksklusif di Sumsel Wedding Expo 2026, Gratis Akad hingga Photobooth
Dianiaya Istri Sirih, Pria Ini Lapor Polisi
Curi Becak, Pemuda di Tangga Takat Dibekuk Buser Polsek SU II Palembang
Disnakertrans Muba Gandeng Pertamina EP Zona 4, Perkuat Penyerapan Tenaga Kerja Lokal dan Program Magang

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:48 WIB

Modus Janjikan Lolos Kerja di PDAM dan Damkar, Oknum ASN di Palembang Ditangkap Polisi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:23 WIB

Sewa Pompa Cor Lewat Google, Warga Palembang Kehilangan Rp7 Juta Diduga Ditipu Akun Palsu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:21 WIB

Terekam CCTV, Aksi Pencurian Motor di Kantor Dinas Perkim Palembang Berujung Laporan ke Polisi

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:14 WIB

ARYADUTA Palembang Tawarkan Promo Eksklusif di Sumsel Wedding Expo 2026, Gratis Akad hingga Photobooth

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Dianiaya Istri Sirih, Pria Ini Lapor Polisi

Berita Terbaru