PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Suasana religius dan penuh kekhusyukan mewarnai Masjid Assa’adah Polda Sumatera Selatan saat ratusan peserta mengikuti kegiatan Khotmil Al-Qur’an yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 sekaligus menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat tersebut diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri dari personel Polri, santri dari berbagai pondok pesantren di Kota Palembang, mahasiswa, tokoh agama, pengurus masjid, serta jamaah yang hadir.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Shalat Ashar berjamaah, dilanjutkan dengan pembukaan dan penyampaian maksud serta tujuan pelaksanaan Khotmil Al-Qur’an. Selanjutnya para peserta melaksanakan pembacaan Al-Qur’an secara bersama-sama sesuai pembagian juz hingga seluruh 30 juz Al-Qur’an berhasil dikhatamkan.
Sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan doa bersama, para peserta memanjatkan harapan untuk kemajuan Kota Palembang serta keberhasilan Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Setelah khataman selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa Khotmil Al-Qur’an yang dipimpin tokoh agama.
Karo SDM Polda Sumsel, Kombes Pol. Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan rohani dan mental personel sekaligus sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Melalui Khotmil Al-Qur’an ini, kami berharap dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan seluruh peserta, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah serta sinergi antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat. Momentum HUT Kota Palembang dan Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi kesempatan untuk bersama-sama memanjatkan doa demi kemajuan Kota Palembang serta kelancaran tugas-tugas Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Sudrajad.
Ia menambahkan, nilai-nilai spiritual yang ditanamkan melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi energi positif bagi seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Polda Sumsel berkomitmen untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bersifat religius, humanis, dan edukatif. Kami meyakini bahwa keamanan dan ketertiban yang kondusif dapat terwujud melalui kolaborasi dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.
Menjelang waktu Maghrib, kegiatan dihentikan sejenak untuk pelaksanaan Shalat Maghrib berjamaah dan makan malam bersama. Setelah itu, peserta kembali melanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dzikir, serta doa bersama hingga menjelang waktu Isya. Kegiatan kemudian ditutup dengan mengikuti live streaming Khotmil Al-Qur’an bersama yang diselenggarakan di Masjid Agung Palembang.
Adapun peserta kegiatan terdiri dari dua pimpinan halaqah, 75 santri Pondok Pesantren Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) Palembang, 40 santri Pondok Pesantren Aswaja Palembang, 36 santri Pondok Pesantren Darunnur Al Mustafa, 65 santri Pondok Pesantren Al Amalul Khoir, 35 santri Pondok Pesantren Al Izzah Palembang, sembilan mahasiswa UIN Raden Fatah, serta 38 personel Polri.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Selain meningkatkan nilai-nilai spiritual, kegiatan ini juga memperkuat silaturahmi, kebersamaan, serta sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Sumatera Selatan.
Melalui doa bersama yang dipanjatkan, seluruh peserta berharap Kota Palembang semakin maju, aman, sejahtera, dan berdaya saing, serta Polri senantiasa diberikan kemudahan dan keberkahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Penulis : Kiki
Editor : Jaks

















