PLN Prediksi Konsumsi Listrik di Sumsel Alami Penurunan Hingga 4,2 Persen pada Lebaran 2025

- Redaksi

Senin, 24 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang saat dibincangi langsung, Senin (24/3/2025). (Foto: Tia)

General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang saat dibincangi langsung, Senin (24/3/2025). (Foto: Tia)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – PLN UID S2JB memperkirakan konsumsi kelistrikan di Sumatra Selatan (Sumsel) akan mengalami penurunan hingga 4,2 persen atau beban puncak hanya menjadi 869 MW pada momen Lebaran 2025.

General Manager PLN UID S2JB Adhi Herlambang menejelaskan jika hal itu terjadi karena penurunan penggunaan listrik dari sejumlah industri ataupun pelanggan VVIP/VIP perkantoran, serta konsumsi listrik rumahan menurun akibat aktivitas mudik.

“Sebetulnya kalau event penting seperti Idul Fitri kemudian Natal, beban kelistrikan secara historis malah turun. Namun, dari isu kecukupan daya tidak akan ada kendala atau dalam kondisi aman,” ujar Adhi, Senin (24/3/2025).

Ia menjelaskan rata-rata konsumsi di bulan Ramadhan mengalami penurunan sekitar 1,2 persen atau dari yang biasanya mencapai 907 megawatt (MW) di Sumsel menjadi 895 MW.

“Penurunan beban itu menjadi tantangan, sebab perlu dilakukan pengaturan pada pembangkitnya. Untuk wilayah Sumsel sendiri, kemampuan pembangkit di 1.800 MW. Jika kebutuhan Idul Fitri hanya 869 MW, artinya masih ada sekitar 1.000 MW,” jelasnya.

Ia mengatakan jika pihaknya juga telah mengaktifkan masa siaga yang berlangsung selama 17 Maret hingga 11 April 2025.

“Selama masa itu, telah disediakan sebanyak 159 posko dengan jumlah personel 106 karyawan PLN dan Petugas Pelayanan Teknis (Yantek) sebanyak 1.454 orang. Kami juga sudah memetakan objek vital yang mencapai 182, serta pelanggan VVIP dan VIP sebanyak 71,” katanya.

Selain itu, telah disediakan juga infrastruktur bagi para pemudik yang menggunakan mobil listrik berupa Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di rest area tol dan beberapa titik konektivitas.

“Total SPKLU di wilayah Sumsel, Jambi dan Bengkulu sebanyak 70 mesin yang tersebar di 63 lokasi. Kalau untuk Sumsel ada 44 mesin yang berada di 34 lokasi, jadi satu lokasi ada yang 2 SPKLU, kemudian di rest area jumlahnya 7,” ungkap dia. (Tia)

Berita Terkait

Cabuli Pelajar, AN Diserahkan Keluarga Korban ke Polisi
SIRA Bakal Demo di Pemprov Sumsel, Soroti Dugaan Pelanggaran PT Samora Usaha Jaya
Herman Deru Ajak Masyarakat Sumsel Perkuat Gotong Royong Hadapi Kemarau dan Karhutla
Wamen Kesehatan WamenDagri kunjungi RSUD Bari Palembang Pastikan Layanan Terbaik 
Honda Sumsel Bersama Kodam II Sriwijaya Gaungkan Budaya #Cari_Aman
Kejari Palembang Periksa Dua Staf PT Amanda Tiga Mandiri Kasus Penyidikan Kasus Lampu Jalan 
Dipukuli Pakai Helm, Rio Kemudian Dikejar Pelaku Sambil Bawa Pisau
Polda Sumsel Proses 20 Tersangka dari 16 Kasus Karhutla
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Cabuli Pelajar, AN Diserahkan Keluarga Korban ke Polisi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:55 WIB

SIRA Bakal Demo di Pemprov Sumsel, Soroti Dugaan Pelanggaran PT Samora Usaha Jaya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Herman Deru Ajak Masyarakat Sumsel Perkuat Gotong Royong Hadapi Kemarau dan Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:28 WIB

Wamen Kesehatan WamenDagri kunjungi RSUD Bari Palembang Pastikan Layanan Terbaik 

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Honda Sumsel Bersama Kodam II Sriwijaya Gaungkan Budaya #Cari_Aman

Berita Terbaru

Sumsel

Penerapan Sila-Sila Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Rabu, 26 Agu 2026 - 02:05 WIB