PKS: Kenaikan BBM tidak Selaras Tema HUT RI

- Redaksi

Sabtu, 10 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Menindaklanjuti pidato Walikota Pagar Alam perihal Perubahan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBDP) tahun anggaran 2022 yang dilaksanakan Jum’at kemarin (9/9/2022), Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Pagar Alam menegaskan sikap menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Penolakan ini disampaikan Ketua Fraksi Abdul Fikrianto didamping Sekretaris Firmansyah, yang menyatakan bahwa Fraksi PKS telah melakukan kajian terhadap apa yang disampaikan pihak eksekutif terhadap RAPBDP Kota Pagar Alam tahun anggaran 2022.

Menurut Fikri, Fraksi PKS sangat prihatin terhadap kebikan pemerintah ini yang menaikan harga BBM, dan ini sangatlah tidak selaras dengan tema ataupun jargon yang digaungkan pada momen HUT RI ke-77 lalu yakni Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat.

“Untuk itulah kami Fraksi PKS Pagar Alam menyatakan menolak kebijakan tersebut,” ungkapnya.

Dirinya mengatakan, bahwa Fraksi PKS DPRD Pagar Alam meminta Pemerintah untuk membuat kebijakan dalam mengantisipasi dampak dari kenaikan BBM ini, serta mengusulkan pembatalan kenaikan BBM.

“Dan kami (fraksi PKS) juga minta penjelasan mengenai defisit terhadap perubahan  APBD Pagar alam tahun 2022 sebeesar Rp112 milyar,” jelasnya.

Pemerintah sendiri secara resmi telah menaikan harga BBM jenis Pertalite, Pertamax, hingga Solar. Kenaikan tersebut diberlakukan mulai 3 September 2022, sejak pukul 14.30 WIB.

Perubahan harga BBM meliputi jenis Pertalite subsidi, dari yang sebelumnya Rp7.650 per liter, naik menjadi Rp10.000 per liter. Sedangkan untuk Pertamax non subsidi dihargai Rp14.500 per liter, naik Rp2.000 dari tarif sebelumnya. Demikian pula dengan Solar subsidi, dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter. (ANA)

Berita Terkait

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi
Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona
Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan
Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan
Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Langka Progresif Walikota Pagar Alam Sektor Pariwisata, Launching Titik Nol Pendakian Puncak Dempo
Gerebek Tempat Karaoke, Tim Gabungan Temukan Tiga Pemandu Karaoke Positif Narkoba
LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:53 WIB

Transfer Pusat Makin Seret,Pemkot Pagar Alam Putar Otak Kejar PAD Sektor Pajak dan Retribusi

Selasa, 3 November 2026 - 12:53 WIB

Sejarah Baru! Kopi Pagar Alam Kembali ke Eropa Setelah Era VOC, Kini Dibawa Petani Sendiri ke Barcelona

Minggu, 1 November 2026 - 18:00 WIB

Lepas 41 Atlet POPDA,Wako Ludi :Buktikan Pagar Alam Bisa Juara Meski Punya Keterbatasan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Pagar Alam Susun KLHS RDTR 2026! Asisten II Cholmin: Pembangunan Tak Boleh Tabrak Lingkungan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Berita Terbaru

Kota Palembang

Optimalisasi Zakat Jadi Modal Usaha! Gerakkan Ekonomi Umat

Kamis, 5 Nov 2026 - 18:17 WIB