Pj Gubernur Dukung ASN Pemprov Sumsel  Miliki Kecakapan bidang Digitalisasi

- Redaksi

Rabu, 6 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni diwakili Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Edward Chandra mendukung Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel memiliki keahlian pada bidang digitalisasi. Hal ini diungkapkan dalam kegiatan Literasi Digital Sektor Pemerintahan Tahun 2024 dengan Tema ‘Pemilu Damai di Ruang Digital’ di Hotel Harper Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (6/3/2024).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Direktorat Pemberdayaan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Republik Indonesia (RI) bekerjasama dengan Dinas Kominfo Provinsi Sumsel dan BPSDMD Sumsel. Kegiatan diawali dengan peluncuran Literasi Digital Nasional secara virtual, oleh Presiden RI Joko Widodo.

Bimbingan dilakukan sebagai bentuk kolaborasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan guna membangun ASN kompeten, terampil dan dapat memenuhi tugas fungsi pelayanan publik.

“Literasi digital dan digitalisasi merupakan hal yang penting untuk kita perhatikan. Seperti yang sering disampaikan Pj. Gubernur, bahwa melalui media digital kita dapat membangun kepercayaan publik dengan memberikan informasi positif,” ujar Edward.

Edward menyampaikan bahwa literasi digital sangat penting dan dapat menjadi alat positif dalam membangun kepercayaan masyarakat. Kemudian, dia berharap dengan kegiatan ini ASN Sumsel mampu cakap belajar dan menggunakan teknologi serta mempelajari digitalisasi dengan baik.

Dia menyebut Pj Gubernur Sumsel juga sangat mendukung pengembangan digitalisasi dan literasi digital di lingkungan Pemprov Sumsel. Bahkan, dia juga meminta para ASN menjadi generasi cerdas dan tidak mudah percaya berita hoax.

“Untuk itu, Pak Pj Gubernur mengarahkan para OPD melakukan publikasi berbagai kegiatan positif yang menjadi program-program pembangunan dan prestasi yang diraih oleh Pemprov Sumsel. Sehingga berita negatif dapat tertutupi oleh berita positif dan meminimalisir berkembangnya berita hoax,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan mampu membentuk ruang digital yang sehat dan menciptakan kedewasaan politik untuk membentuk pemilih cerdas, kondusif, aman dan damai. Selain itu, dirinya berharap bimbingan tersebut dapat memberikan pemahaman tentang keamanan digital dikarenakan seorang ASN perlu memahami bagaimana kerahasiaan data di lingkungan pemerintahan.

“Kedepannya untuk pemilihan kepala daerah, ASN di Sumsel tetap diharapkan netral sebagai perekat dan pemersatu bangsa dan membangun kepercayaan masyarakat dalam membangun hak pilihnya,” katanya.

“Keamanan data digital kita harus mengantisipasi, mungkin program ini dapat memberikan materi mengenai ini juga untuk memberikan pemahaman mengenai keamanan data digital,” sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pemberdayaan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Slamet Santoso mengatakan dengan pembekelan literasi digital para ASN dapat menjadi penengah dan penetral dunia digital yang ada. Dia juga berharap agen perubahan mampu menjadi wakil yang membantu ruang digital yang lebih sejuk dan damai.

Slamet juga mengungkapkan bahwa sikap netralitas ASN dibutuhkan dalam dunia digital yang rawan akan berita hoax dan ujaran kebencian. Melalui pembekalan tersebut dan sikap netral ASN diharapkan dapat menjadi pemersatu bangsa pada Pilkada yang akan segera dilaksanakan.

“ASN kalau netral itu dapat membawa dua hal jadi perekat pemersatu bangsa dan dapat memicu partisipasi publik terkhususnya pada Pilkada mendatang,” ucap Slamet.

“Harapan kami rekan-rekan ASN bisa menjadi agen perubahan menjadi suri tauladan masyarakat sekitar bahkan dapat melayani masyarakat kita dengan sebaik baiknya,” sambungnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir pula Kepala BPSDMD Provinsi Sumsel Edwar Juliartha, Kepala Dinas Kominfo Pemprov Sumsel Rika Efrianti, Kepala OPD di lingkungan  Provinsi Sumsel.

Berita Terkait

Korupsi E-Batara Pos Rp4,67 Miliar, Mantan Kepala Kantor Pos Air Sugihan Ditahan Kejari OKI
Astra Motor Sumsel Gandeng Driver Ojol Tebarkan Semangat #Cari_Aman
Fera Julianty Hilang Sejak Dua Hari, Orang Tua Lapor ke Polrestabes Palembang
Pria Diduga Rudapaksa Perempuan Berkebutuhan Khusus di Palembang, Aksi Terekam CCTV
Sambut Libur Sekolah, Telkomsel Hadirkan Paket Internet RoaMAX Malaysia Untuk Pelanggan di Sumbagsel
Terungkap di Sidang Korupsi KUR BSI: Syarat PT KIM Tak Lengkap, Mantan Branch Manager Akui Tetap Setujui Pencairan Rp9,5 Miliar
Buron Hampir Tiga Bulan, Pelaku Curas dan Penganiayaan Sadis di Banyuasin Ditangkap
Dorong Pariwisata, BI Sumsel dan Pemerintah Kota Palembang Siap Gelar Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo 7th Tahun 2026

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:38 WIB

Korupsi E-Batara Pos Rp4,67 Miliar, Mantan Kepala Kantor Pos Air Sugihan Ditahan Kejari OKI

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:29 WIB

Astra Motor Sumsel Gandeng Driver Ojol Tebarkan Semangat #Cari_Aman

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:27 WIB

Fera Julianty Hilang Sejak Dua Hari, Orang Tua Lapor ke Polrestabes Palembang

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:20 WIB

Sambut Libur Sekolah, Telkomsel Hadirkan Paket Internet RoaMAX Malaysia Untuk Pelanggan di Sumbagsel

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:39 WIB

Terungkap di Sidang Korupsi KUR BSI: Syarat PT KIM Tak Lengkap, Mantan Branch Manager Akui Tetap Setujui Pencairan Rp9,5 Miliar

Berita Terbaru

Kota Palembang

Astra Motor Sumsel Gandeng Driver Ojol Tebarkan Semangat #Cari_Aman

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:29 WIB