PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Kekhawatiran mendalam dirasakan pasangan suami istri M Fikri (51) dan Etty Sumiaty (45) setelah putri mereka, Fera Julianty (16), tidak kunjung pulang ke rumah sejak dua hari terakhir. Berbagai upaya pencarian telah dilakukan, namun belum membuahkan hasil hingga akhirnya mereka melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang, Jumat (19/6/2026) pagi.
Dengan membawa foto sang anak, Etty yang merupakan warga Jalan Tanah Merah Lorong Penungkal, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, menuturkan bahwa terakhir kali Fera berada di rumah pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
“Hari itu anak saya masih berada di rumah. Karena listrik padam dan wifi mati, dia meminta uang Rp20 ribu dengan alasan untuk membeli kuota internet,” ujar Etty kepada petugas.
Namun hingga malam hari, Fera tak kunjung kembali ke rumah. Keluarga yang semula mengira Fera hanya pergi sebentar mulai panik setelah nomor telepon genggamnya tidak lagi dapat dihubungi.
“Kami tunggu sampai malam, tapi anak saya tidak pulang. Saat kami coba hubungi, nomor handphonenya sudah tidak aktif,” katanya.
Merasa khawatir, Fikri kemudian berupaya mencari keberadaan putrinya ke rumah sanak keluarga maupun teman-temannya. Namun pencarian tersebut belum membuahkan hasil.
“Saya sudah mencari ke rumah keluarga dan teman-temannya, tetapi tidak ada yang mengetahui keberadaan Fera,” ungkapnya.
Fikri menjelaskan, saat meninggalkan rumah putrinya mengenakan pakaian berwarna cokelat. Fera memiliki tinggi badan sekitar 160 sentimeter, berat badan 76 kilogram, rambut hitam panjang lurus, kulit sawo matang, serta terdapat bekas luka di bagian dagu.
Melalui laporan ini, keluarga berharap masyarakat yang mengetahui atau melihat keberadaan Fera dapat segera memberikan informasi kepada pihak keluarga melalui nomor telepon 081374469492.
“Kami sangat berharap Fera segera pulang. Ayah dan ibu menunggu di rumah,” tutup Fikri.
Penulis : Kiki
Editor : Jaks

















