Perkuat Hilirasi Migas, PGN Fokus Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur Gas Bumi

- Redaksi

Kamis, 6 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berkomitmen terus melanjutkan pengembangan infrastruktur gas bumi untuk memperkuat hilirisasi migas dan ketahanan energi nasional. Langkah ini sejalan dengan strategi pemerintah dalam mengurangi ketergantungan impor energi dan meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

Dalam Rakernas Aspebindo, (27/2/2025), Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu menyampaikan pentingnya peran gas bumi dalam hilirasi migas untuk mengurangi ketergantungan impor energi dan memberikan nilai tambah bagi ekonomi. Maka PGN menjawab hal ini dengan program strategis pengembangan gas bumi.

“Kami terus membangun pipa transmisi dan distribsui gas bumi untuk konektivitas antar wilayah dan meningkatkan akses gas bumi bagi pengguna baru. Dengan adanya potensi demand yang cukup besar di wilayah Indonesia bagian Tengah dan Timur, salah satunya dari smelter, maka infrastruktur beyond pipeline turut dikembangkan,” jelas Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Rosa Permata Sari dalam acara yang sama.

Salah satu bentuk infrastruktur beyond pipeline yaitu terminal Penerima LNG dan LNG Hub untuk membawa LNG dari Lapangan baru di wilayah timur Indonesia. Infrastruktur ini juga berperan meningkatkan storage LNG, sehingga bisa meningkatkan ketahanan suplai gas.

“Kami memetakan canvassing market dan ada kawasan industri yang sangat memungkinkan untuk disupply dengan LNG di wilayah Indonesia bagian tengah-timur. PGN siap berkolaborasi dengan industri dalam penyediaan energi yang efektif dan efisien,” ujar Rosa.

Tak hanya menambah nilai ekonomi di industri, PGN mendukung penuh untuk pengurangan impor LPG melalui pembangunan jaringan gas rumah tangga (jargas). Tahun 2025, PGN akan membangun jargas sebanyak 200.000 Sambungan Rumah (SR). Secara makro, pemanfaatan gas bumi melalui jargas berpotensi mengurangi impor LPG hingga 100.000 metrik ton dan menghemat subsidi energi hingga Rp 672 miliar per 1 juta sambungan.

“Kami juga menggiatkan pemanfaatan limbah kelapa sawit atau POME untuk diubah menjadi Biomethane. Lokasi proyek Biomethane berada di Sumatera, di mana biomethane yang setara dengan gas bumi akan diinjeksikan pada jaringan pipa eksisting. Proyek ini menjadi peluang untuk pertumbuhan energi hijau ke depan,” tutup Rosa.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Berkelanjutan Melalui Inovasi Budidaya dan Pemberdayaan Masyarakat
Pertamina Patra Niaga Resmi Buka PINDEX 2026, Tampilkan Inovasi Engineering Sektor Energi Hilir
Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden, Herman Deru Dinilai Sukses Bangun Pesisir Berkelanjutan
Pertamina Patra Niaga Hadirkan Beragam Inovasi Engineering untuk Mendukung Ketahanan dan Kemandirian Energi Nasional Melalui Gelaran PINDEX 2026
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Avtur di Seluruh Indonesia, Konektivitas Udara Kian Kuat
Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Turunkan Harga Dexlite dan Pertamina Dex
Pertamina Patra Niaga Perkuat Semangat Berbagi melalui 2.031 Hewan Kurban pada Momentum Iduladha 1447 H
Pertamina Patra Niaga Tambah Penyaluran 9 Juta Tabung LPG 3 Kg, Penuhi Kebutuhan Masyarakat Selama Libur Panjang Iduladha
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:53 WIB

Pertamina Patra Niaga Resmi Buka PINDEX 2026, Tampilkan Inovasi Engineering Sektor Energi Hilir

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:38 WIB

Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden, Herman Deru Dinilai Sukses Bangun Pesisir Berkelanjutan

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:23 WIB

Pertamina Patra Niaga Hadirkan Beragam Inovasi Engineering untuk Mendukung Ketahanan dan Kemandirian Energi Nasional Melalui Gelaran PINDEX 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 00:38 WIB

Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Avtur di Seluruh Indonesia, Konektivitas Udara Kian Kuat

Senin, 1 Juni 2026 - 00:01 WIB

Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Turunkan Harga Dexlite dan Pertamina Dex

Berita Terbaru